Fake Nerd And Most Wanted Boy

Fake Nerd And Most Wanted Boy
Part 5


__ADS_3

"Sebagai perempuan itu kita harus menjaga sikap kita pada lawan jenis agar tidak terlihat murahan."


_Keyra_


---


Tiba-tiba datang para cabe dan duduk di dekat meja Key dkk.


"Nerd, pindah gih sana!! Nggak level amat lo duduk sama most wanted sekolah ini." ucap Zea sinis.


"Emangnya lo merasa pantas yah? Baju lo aja kayak mau pergi ke club malam." sahut Key tak kalah sinis.


"Pokoknya gue nggak mau tahu. Lo harus ngejauhin cowok gue, Rafa." kata Zea penuh penekanan.


"Stres nih cewek, jangan ngaku-ngaku lo. Dalam mimpi pun gue nggak akan sudi menjadi pacar lo." ketus Rafa dengan kata-kata pedasnya.


"Ihhh.. Ayang kok gitu sih?" ucap Zea dengan nada manjanya.


Mendengar nada manja Zea, Key pun berlagak muntah hingga membuat Tasya terkekeh geli melihat tingkah Key.


"Ayang-ayang pala lo." ucap Rafa ketus.


"Jelas-jelas gue lebih cantik daripada nerd ini. Tapi kenapa kalian lebih membela nerd ini sih?" tanya Zea kesal.


"Iya, lo cantik. Tapi kelakuan lo murahan." kata Kelvin pedas.


Zea yang mendengar ucapan Kelvin merasa tertohok.


"Dengerin tuh!! Jadi cewek jangan murah. Masa mahal cabe di pasar daripada diri lo." ucap Key tak kalah pedas.


"Jaga omongan lo bitch. Dasar nerd nggak sadar diri. Masuk sekolah pakai jalur beasiswa aja belagu."


"Lo yang bitch, dasar cabe. Lagian terserah gue dong. Mau gue masuk sekolah pakai jalur beasiswa ataupun bukan, itu bukan urusan lo."


Zea mengambil jus strawberry milik Mike lalu menyiramkannya kepada Key karena dia benar-benar merasa geram.


Astaga! Benar-benar nantangin nih orang, batin Key kesal.


"Anjirrr!! Jus strawberry gue." pekik Mike histeris.


"Eh, diam lo, nyet. Itu mah nggak sebanding dengan yang di rasain Key." ucap Axel sambil menoyor kepala sahabatnya itu hingga membuat Mike merenggut kesal.


Axel membuka seragamnya, lalu ia memakaikannya kepada Key karena baju Key mulai tembus pandang.


Semua cewek yang berada di dalam kantin malah menjadi histeris karena melihat perlakuan Axel yang begitu manis kepada Key. Selain itu mereka berteriak histeris karena Axel cuma memakai baju kaos tipis hingga menampilkan lekukan tubuhnya yang sangat atletis.


"Lo apa-apaan sih pakai acara numpahin minuman segala ke gue?" bentak Key.


"Biar lo sadar diri kalau lo nggak pantas berada di sekolah elit ini."


Key memberikan tatapan membunuhnya kepada Zea. Melihat tatapan tajam Key, Zea merasa takut tetapi dia berusaha menyembunyikan ketakutannya dan mengangkat dagunya dengan angkuh.


Sebelum keluar dari kantin, Key menendang tulang kering Zea sehingga membuat Zea berteriak kesakitan. Setelah itu Key langsung pergi dan berjalan dengan cepat menuju ruangan khususnya, diikuti oleh Tasya.


"Kesal banget gue melihat Zea, sok berkuasa banget dia. Andaikan saja nggak ada Bang Axel, mungkin dia udah menginap di rumah sakit." ucap Key mengeluarkan unek-uneknya.


"Gue juga kesal banget sama Zea dan gengnya."


"Haha... Tapi biarin aja lah dulu, nanti akan ada saatnya membalas mereka." ucap Key dengan seringaiannya.


"Betul tuh. Gue akan membuat dia bertekuk lutut pada kita." sahut Tasya.


"Ya udah, gue ganti baju dulu yah."


"Oke. Tapi jangan lama-lama!" ucap Tasya.

__ADS_1


Key memasuki ruang ganti dan memakai baju santainya karena ia berniat untuk bolos. Moodnya benar-benar sudah hancur gara-gara Zea.


"Eh, lo nggak masuk kelas?" tanya Tasya.


"Nggak, males gue."


"Oh, pinjamin gue baju lo dong. Gue juga malas masuk ke dalam kelas."


"Ambil aja, kan ukuran baju kita sama."


Tasya pergi ke ruang ganti untuk mengganti pakaiannya. Sementara itu, Key memainkan handphonenya.


"Hei! Gimana kalau kita pergi ke cafe aja sekarang?" usul Tasya.


"Wah, ide bagus. Daripada kita nungguin bel pulang berbunyi. Kan masih lama."


"Nah, sekarang kita pakai penyamaran biar nggak ada yang mengenali kita."


Mereka keluar dari dalam ruangan dengan memakai masker, topi, kacamata, dan jaket hitam. Udah kayak artis aja.


****


Setibanya di cafe, mereka langsung memesan makanan. Setelah itu Key menonton MV terbaru EXO. Mumpung ada wifi gratis, kenapa enggak di manfaatin.


Key kembali lagi memulai acara fangirlingannya tanpa mempedulikan lingkungan sekitarnya.


"Omg! Chanyeol gue keren banget.


Baekhyun pacar gue juga keren banget.


Suho gebetan gue, meleleh gue liatnya." oceh Key sambil menggigit bibir bawahnya agar ia tidak kelepasan berteriak histeris.


"Lo berisik banget sih." kata Tasya kesal.


"Nggak ah.. Yang imut itu, mata bulat, dan bibir berbentuk love itu siapa namanya?" tanya Tasya penasaran.


"Ohh, itu D.O Kyungsoo."


"Kyaaaa... Dia lucu banget." ucap Tasya berbinar-binar.


"Kirimin ke laptop gue segala tentang EXO yah!! Mulai sekarang gue akan menjadi fans berat mereka. Eh, lebih tepatnya, fans berat My D.O."


"Oke. Tapi kapan-kapan aja yah?"


"Sip."


Hoho! Akhirnya gue punya teman k-popers juga, batin Key senang.


Tak terasa berjam-jam telah mereka lewatkan. Hingga pada akhirnya mereka pulang ke rumah masing-masing. Setibanya di rumah, Key langsung berteriak seperti biasanya.


"HELLO!!!! I'M COMING!! KEY YANG CANTIK BIN IMUT SUDAH PULANG DENGAN SELAMAT DAN SEHAT. ADA YANG KANGEN KEY??"


Key melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah. Tapi langkahnya langsung terhenti disaat melihat Axel bersama teman-temannya.


Astaga kok ada teman-teman Bang Axel sih? Gue malu banget nih, batin Key berteriak.


Tanpa Key sadari pipinya bersemu merah karena merasa malu.


"Aduh princess, jangan teriak-teriak dong!! Nggak malu apa sama teman-temannya abang?" ujar Axel. Sedangkan teman-teman Axel menatap Key dengan tatapan cengonya.


"Hehe.. Key kan nggak tahu, ya udah. Key ke atas dulu yah, bang." pamit Key sedikit salting, lalu ia langsung berlari menaiki tangga.


Setibanya di dalam kamar, ia segera menguncinya.


"HUAAAA... I'M KUDU OTTOKE?" teriaknya frustasi, lalu ia menghempaskan badannya ke atas kasur dan memeluk gulingnya dengan gemas.

__ADS_1


Malu. Itulah yang dia rasakan sekarang ini. Untung saja di sekolah ia menyamar menjadi nerd.


"Princess jangan teriak-teriak!!" teriak Axel dari bawah.


"Malu banget gue, kenapa Bang Axel membawa temannya kesini sih?


Mau di taruh dimana wajah gue yang cantik dan imut ini?


Eomma, appa, oppa, my husband Chanyeol, help me!!" ocehnya tak jelas.


"Kok gue jadi bicara sendiri sih?" gumamnya lagi.


Setelah ia berhasil menenangkan dirinya. Ia mulai mengepoi biasnya, Chanyeol, Baekhyun, Suho, dan artis Korea lainnya.


"Kyaaaaaa!!! CHANYEOL!!" teriaknya histeris.


Key mulai mengikuti gerakan dance yang terpampang di layar laptopnya. Bahkan ia juga berteriak-teriak gak jelas karena biasnya tersebut.


Tok tok tok!


Key membuka pintu kamarnya dengan perasaan yang sangat kesal. Gimana nggak kesal coba, saat sedang asik-asiknya dance and nyanyi malah di ganggu.


"Apa?" ketus Key.


"Jangan berisik dong, princess!! Abang dan teman-teman nggak bisa konsentrasi gara-gara mendengar teriakan kamu." ucap Axel.


"Itu mah derita lo." ucap Key dan tertawa. Disaat Axel melayangkan tatapan tajamnya barulah Key diam dan menjawab dengan ogah-ogahan.


"Iya deh. Key nggak akan ribut lagi."


"Udah! Abang pergi aja sana! Hush hush!" ucapnya mengusirnya Axel.


"Ngusir nih ceritanya?" tanya Axel.


"Iya, kenapa?" tantang Key.


"Huft.. Lebih baik aku ngalah aja deh sama princess." ucap Axel pasrah daripada memperpanjang masalah.


"Begitu dong!! Ngalah sama yang lebih kecil."


Setelah Axel pergi, Key kembali masuk ke dalam kamarnya.


****


Rafa POV.


Sepulang sekolah kami langsung pergi ke rumah Axel karena kami akan membuat tugas bersama.


Saat sedang asik-asiknya mengobrol, tiba-tiba terdengar teriakan seorang cewek yang tak lain adalah adiknya Axel.


Cantik-cantik kok suka teriak? Tapi kok dia malah terlihat lucu yah? Hmm...


Kok gue deg-deg an gak jelas sih melihatnya? Masa sih gue........... Arghh! Lupakan!


Setelah dia pergi ke kamarnya, kami langsung pergi ke kamar Axel untuk membuat tugas sekolah kami.


Saat sedang asik-asiknya membuat tugas sekolah, terdengar lagi teriakan Adik Axel.


Akhirnya Axel pergi menghampiri adiknya tersebut. Waktu Axel pergi, gue melihat-lihat isi kamar Axel dan banyak sekali foto dia dan keluarganya.


Selain itu dapat gue lihat banyak sekali foto Axel dengan adiknya. Mulai dari bayi sampai masa sekarang.


Foto adiknya Axel sangat-sangat cantik dan imut.


-Tbc-

__ADS_1


__ADS_2