Fake Nerd And Most Wanted Boy

Fake Nerd And Most Wanted Boy
Part 6


__ADS_3

"Hina aja gue terus, sampai mulut kalian berbusa pun gue nggak akan peduli."


_Keyra_


****


Key sudah siap dengan pakaian nerdnya. Ia langsung turun ke bawah untuk sarapan bersama orang tuanya.


"Pagi semua!!" sapa Key pelan dan bisa juga di katakan berbisik.


"Kok kamu bisik-bisik gitu sih, princess?" tanya Axel heran.


"Aduh abang, teriak-teriak salah, nggak teriak-teriak juga salah. Key serasa menjadi Raisa karena serba salah." ucap Key mendramatis.


"Duduk dulu, princess." suruh Alex.


Key duduk manis setelah mendengar ucapan Alex. Setelah itu mereka sekeluarga mulai sarapan dengan tenang.


"Hmm.. Daddy mau bicara serius sama kamu." ucap Alex dengan ekspresi seriusnya setelah mereka selesai makan.


"Mau ngomong apa, dad?"


"Mulai sekarang kamu yang akan menjadi CEO di sekolah AHS." cetus Alex.


"Kok nggak Bang Axel aja sih, dad?" protes Key.


"Abang kamu udah jadi CEO di sekolah daddy yang lain."


"Huh, iya deh." ucap Key pasrah.


"Dan nanti sore daddy akan ngenalin kamu sebagai CEO baru." ucap Alex lagi.


"Oke. Key pergi dulu semuanya." pamitnya, lalu ia pun mulai mencium pipi keluarganya satu persatu.


"Hati-hati!! Jangan ngebut!!" pesan Ara.


"Enggak janji, mom." sahut Key lalu ia pun terkekeh pelan.


Key segera memasuki mobilnya dan menuju sekolah dengan kecepatan di atas rata-rata.


****


"Perhatian semuanya!! Kelas kalian kedatangan 3 murid baru. Silahkan masuk dan perkenalkan diri kalian masing-masing!!" perintah bu guru.


"Perkenalkan nama gue Chilla Rayhana Putri."


"Nama gue Kelly Sterry Aldora."


"Nama gue Aura Nandini Utomo."


Kelas menjadi heboh seketika karena anak baru yang masuk ke dalam kelas mereka adalah anak orang kaya dan selain itu mereka juga cantik.


Dasar fake friend.


Mereka kan sahabat gue di Amerika dulu, batin Key.


"Sekarang kalian duduk di belakang Key. Angkat tanganmu, Key!" perintah bu guru.


Key langsung mengangkat tangannya.


Ketiga gadis itu pun duduk di belakang Key. Setelah itu pelajaran pun di mulai.


Key tidak serius memperhatikan materi yang di terangkan oleh bu guru sama sekali. Jangan salah loh, meskipun ia tidak memperhatikan materi yang di terangkan oleh bu guru secara serius, tapi ia dapat menangkap materi yang di sampaikan oleh bu guru tersebut.


Kring kring..... Bel istirahat berbunyi dengan merdunya.😂


"Akhirnya." gumam Key bersemangat.

__ADS_1


Ketiga anak baru tadi berjalan menghampiri meja Key. Lalu mereka mulai memperkenalkan diri tanpa adanya rasa gengsi sama sekali karena telah berbicara dengan seorang nerd.


"Hay, kenalin gue Chilla."


"Hay!! Gue Elly."


"Gue Aura."


"Gue Keyra. Angelia. Alexander." ucap Key penuh penekanan.


"Omo!! Ini lo, Key???? Kok lo jadi nerd gini sih???" tanya Chilla histeris.


"Hehe.. Pengen merasakan suasana baru aja sih." cengir Key.


"Oh ya, ini siapa?" tanya Elly pada Key sambil menatap gadis nerd yang berada di samping Key.


"Hay, gue Tasya Angela Leonardo." ucap Tasya memperkenalkan diri.


"Hay!! Salken." ucap Elly.


"Kantin kuy." ajak Aura.


"Kuy." sahut mereka kompak.


Akhirnya gue bisa berkumpul lagi dengan sahabat-sahabat gue, batin Key senang.


Selama di perjalanan menuju kantin, banyak sekali tatapan memuja yang mengarah kepada ke tiga sahabat Key dan banyak juga yang menghina Key dan Tasya. Tapi, mereka tidak mempedulikannya. Seolah-olah yang berbicara itu hanya makhluk halus yang tak terlihat keberadaannya.


Setibanya di kantin mereka langsung duduk di pojok, seperti biasanya.


"Kalian mau pesan apa?" tanya Elly.


"Samain aja." sahut mereka kompak.


"Oke. Gue pesan dulu. Ditunggu yah." ucap Elly lalu ia pun beranjak dan mulai memesankan makanan untuk teman-temannya.


"Udah dan kita yang akan mewakili rapat itu." jawab Chilla.


"Oh gitu. Eh, gue ke toilet dulu yah, guys." pamit Key.


Setelah berpamitan, ia segera pergi menuju toilet. Setelah selesai, ia pun keluar dari dalam toilet.


Tiba-tiba ada seorang cowok yang menabraknya sehingga mengakibatkan bokong Key mendarat di atas lantai dengan kasar yang mengakibatkan Key meringis kesakitan. Bukannya di tolongin seperti di drama korea, Key malah di omelin dan mejadi pihak yang di salahkan.


"Heh, lo! Jalan itu pakai mata dong!" ucap cowok itu dengan nada yang nyolotnya.


"Heh?! Lo yang menabrak gue, kok lo yang nyolot sih?" balas Key dengan nada yang sangat kesal.


"Beraninya lo nantangin gue, nerd!"


Lebih baik gue kerjain nih cowok ngeselin, pikir Key.


"Emang gue nantangin lo apa?" tanya Key sok polos.


"Lo salah cari lawan, nerd." ejeknya dan tersenyum meremehkan.


"Orang ke sekolah itu nggak mencari lawan tapi mencari ilmu sebanyak-banyaknya." kata Key bijak.


"Arghhh! Kok lo ngeselin banget sih jadi cewek?!" ucapnya frustasi.


"Apa? Gue imut? Makasih loh atas pujiannya." ucap Key masih sok polos.


"Lo? Imut? Yang ada gue jijik ngeliat lo." ucapnya sambil memasang wajah jijiknya.


"Oh ya? Kok lo masih ngeliatin gue?" tanya Key sambil mengangkat alisnya sebelah.


"Arghh... Nggak ada gunanya gue bicara sama lo." ucapnya frustasi dan segera pergi meninggalkan Key.

__ADS_1


Sedari tadi mereka berdua sudah menjadi pusat perhatian. Tapi Key hanya menganggap orang lain tersebut makhluk gaib.


"Haha.. Rasain lo!" gumam Key sambil tersenyum puas.


Key kembali ke kantin.


"Kok lo lama banget sih?" tanya Aura kesal.


"Tadi gue ketemu sama cowok ngeselin, masa dia yang nabrak gue dan gue yang di salahin. Gue kerjain aja tuh cowok dan memasang tampang sok polos gue, jadi dia pergi dengan tampang frustasi gitu deh." curhat Key.


"Haha..." tawa mereka kompak.


"Kok kalian tertawa sih? Teman kalian yang cantik bin imut ini lagi kesal kalian malah tertawa." ucap Key cemberut.


"Abisnya lo masang muka sok polos sih, nggak kebayang gue, pasti dia kesal banget sama lo." ucap Aura sambil terkekeh.


"Bodo amat! Dia yang salah! Ah, udahlah! Mending gue makan aja." gerutu Key lalu ia mulai memakan baksonya.


Kring kring..... bel masuk pun berbunyi dengan nyaringnya.


Setibanya di kelas. "Lo udah ngerjain pr belum?" tanya Tasya pada Key.


"Lah?? Memangnya ada pr??" tanya Key balik.


"Iya, pr Fisika."


"Ohh.. Gue kan anak baru, wajarlah gue nggak tahu. Iya kan, guys?" tanya Key pada Chilla, Elly, dan Aura.


"Iya yah. Jadi kalian punya alasan." kata Tasya.


"Tapi gue malas banget belajar. Cabut kuy!!" ajak Aura.


"Hah? Lo masih anak baru, malah main cabut aja." ucap Tasya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Hehe.. Nggak jadi deh." cengir Aura.


Pak guru masuk ke dalam kelas. Ia menyuruh para murid untuk mengumpulkan pr.


"Siapa yang tidak membuat pr?" tanya pak guru.


Keempat gadis itu pun mengangkat tangannya.


"Kenapa kalian tidak membuat pr?" tanya pak guru.


"Kami kan anak baru pak, jadi tidak tahu." jawab Aura.


"Oh begitu." ucap pak guru dan melanjutkan acara mengajarnya.


Saat orang sibuk menyalin catatan yang ada di papan tulis, Key malah membuat karyanya sendiri.


Chanyeol I love you❤❤❤❤


Baekhyun saranghae💕💕💕


Suho I like you💞💞


"kapan kalian melihat fans kalian yang cantik dan imut ini?"


"Key pinjam catatan lo dong." pinta Chilla seusai belajar.


"Nih." ucap Key sambil menahan tawanya.


"Ihh. Apaan nih?? Astaga, Key! Gue pikir lo mencatat tadi, karena lo serius amat. Ternyata oh ternyata...." ucap Chilla sambil menggeleng-gelengkan kepalanya prihatin.


"Haha..."


Waktu terus berjalan dengan cepat. Hingga tibalah waktu pulang sekolah. Sepulang sekolah Key langsung pergi menuju ke ruangan khususnya karena nanti sore akan ada rapat dan ia langsung tidur setibanya di ruangan khusus tersebut karena ia merasa sangat lelah.

__ADS_1


-Tbc-


__ADS_2