Gadis Antik Penjual Bubur

Gadis Antik Penjual Bubur
Acuh tak Acuh


__ADS_3

Awan sudah tidak kaget lagi mendengar papanya akan menikah jumat nanti. Pemuda itu hanya diam dan terlihat acuh tak acuh


"Terserah papa!" jawab Awan lalu berdiri dan hendak pergi


"Papa ingin kamu hadir saat acara itu nanti" sambung pak Adi dan langkah Awan terhenti tanpa berbalik


"Jangan berharap Aku akan hadir! karena aku tidak akan pernah hadir!" jawab Awan kemudian pergi dari rumah


Pak Adi terlihat sedikit kecewa, tapi Rita dan Utomo tampak biasa saja.


"Lama lama dia juga akan bisa menerima ini semua mas, kamu jangan terlalu memikirkan" ucap Ibu Rita.


Pak Adi menghela nafas kasar, ntah apa yang sedang di pikirkan pria paruh baya itu sekarang.


Dermawan keluar membawa mobil ibunya menuju ke kantor pak Frans, begitu sampai disana Dermawan sudah di tunggu dan langsung di sambut oleh kuasa hukum ibunya.


"Selamat malam pak" ucap Dermawan


"Malam, ayo silahkan duduk" ucap pak Frans.


Lalu keduanya duduk di sofa, tak lupa pak Frans membawa dokumen dan di letakkan di atas meja.

__ADS_1


"Mau minum apa?" tawar pak Frans


"Air putih saja pak" jawab Awan


Lalu pak Frans mengambil air mineral dan meletakkan di atas meja


"Jadi Dermawan, Saya ini sudah bekerja dengan keluarga mu selama bertahun tahun, dari mulai kakekmu dulu. Dan ibu mu sudah meminta padaku untuk membuatkan surat wasiat untukmu sebelum dia meninggal saat itu. Ini, kamu baca sendiri suratnya" ucap pak Frans memberikan surat Wasiat yang di tinggalkan ibu Wina untuk Dermawan.


Kemudian Dermawan membaca surat wasiat itu , ternyata Ibu Wina meninggalkan banyak warisan untuk putra semata wayangnya dan satu keinginan ibu Wina kepada Dermawan yaitu meminta pada putranya itu untuk membangun rumah sakit baru.


"Alasan Ibu mu meminta mu membuat Rumah sakit itu katanya, rumah sakit yang selama ini di rintis keluarga kalian akan sulit untuk di ambil alih, Karena pada waktu Ibu mu saki sakitan, Ibu mu memberi kuasa sepenuhnya kepada papa mu untuk memimpin rumah sakit. Papa mu tidak akan begitu saja mau memberikan rumah sakit itu kepada mu karena papa mu sangat mengincar rumah sakit itu" ucap pak Frans


"Jadi maksud bapak, papa ku menikahi ibu ku hanya menginginkan rumah sakit bukan karena Cinta?" tanya Dermawan


Dari pembicaraan itu, Dermawan dapat menyimpulkan sendiri. Jadi selama ini, papanya hanya menginginkan rumah sakit bukan mencintai ibu nya. Dia jadi teringat pesan ibunya,,,


"Ini semua sertifikat tanah, rumah, kebun dan harta harta lain yang di tinggalkan ibu mu sudah bapak urus dan beralih atas nama mu, kamu bisa memiliki dan menggunakannya, bahkan kamu bisa membangun rumah sakit baru itu dengan harta ini, Tapi, pesan ibu mu, kamu bisa mendapatkan itu dengan 2 pilihan. Pertama, kamu sudah lulus kuliah, atau yang ke dua kamu sudah menikah. Jika salah satunya belum terpenuhi, maka ini semua masih akan aku simpan dan kamu hanya mendapatkan uang bulanan dan pembiayaan kuliah kamu sampai selesai Wan" ucap pak Frans


Sepanjang perjalanan pulang, Dermawan selalu teringat ucapan pak Frans, Dermawan jadi teringat dengan obrolannya saat itu bersama Rissa


"Jadi,,, kamu pilih jadi kekasihku, atau calon istri ku?" tanya Dermawan

__ADS_1


"Calon istrimu!" jawab Rissa dengan tersenyum


"Rissa" Lalu Dermawan berbalik arah menuju ke rumah ibunya. Dermawan ingin bertemu dengan Rissa.


Sementara itu, Rissa yang sejak tadi siang mengurung diri di kamar, gadis itu keluar dari kamar untuk membereskan barang barangnya di atas meja. Saat sedang berberes, Rissa melihat kertas putih bertuliskan pesan dari Dermawan. Lalu Rissa mengambilnya dan membaca pesan itu.


"Apa kamu benar benar serius sama aku mas? atau kamu sama seperti yang lain?" ucap Rissa lalu membawa barang barang nya ke kamar bersama surat dari Dermawan.


Mobil Dermawan sampai di depan rumah ibunya, terlihat di dalam rumah itu sudah gelap, Dermawan yakin Rissa sudah tidur.


"Apa Rissa mau aku ajak menikah?"


Mengingat kembali Rissa sedang marah dengan nya, Dermawan jadi berfikir keras sekarang.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Wahh kira kira oma mau gak yahh di ajakin nikah? 😅


__ADS_2