
Sementara itu, Ibu Rita mengomel sendiri karena Rissa semua teman temannya sekarang tau jika dia merampas rumah sakit yang dia jalankan sekarang. Sejak tadi ibu Rita berteriak teriak memaki Rissa tapi sayang hanya bisa di dalam mobilnya. Saat sedang kesal, ponselnya berdering, Ibu Rita membuka tasnya dengan susah payah untuk mengambil ponselnya
"Siapa sih nelfon!" ucapnya
Baru saja mengambil ponsel dan menggeser tombol hijau di layar ponselnya saat melihat ternyata Utomo menelponnya, tapi Ibu Rita di kejutan dengan adanya truk yang melintas dari arah kanan di perempat jalan.
Tiiiiiiiinnnnnnnn!!!!
"Aaaaaaa!!!" Teriak Ibu Rita membanting setir dan mobilnya langsung berbelok dan langsung menerobos jalan hingga melompat dan menabrak dinding beton milik sebuah perusahaan. Ibu Rita langsung tidak sadarkan diri dengan darah segar mengalir dari kepalanya.
"Ma,, Mama dimana ma? mama kenapa ma?"
Terdengar ucapan Utomo dari sambungan telfon, tapi dia tidak mendengar jawaban ibunya. Utomo jadi cemas karena mendengar suara teriakan dan juga suara benturan yang sanga keras. Dia memanggil manggil Ibu nya namun masih tidak mendapat jawaban.
"Hallo?!" ucap seorang pria
"Hallo?! dimana ibu saya?" tanya utomo
"Ibu anda kecelakaan tuan, mobilnya menabrak pagar perusahan penyedot tinja kami!" jawabnya
"Apa?!"
Utomo dibuat terkejut saat mendengar ibunya kecelakaan.
"Tolong, bawa ibu saya ke rumah sakit terdekat, saya akan menyusul kesana" ucap Utomo dengan rasa cemas
"Baik" jawabnya
Setelah mematikan sambungan telfon, orang itu bersama pegawai lainnya membawa ibu Rita ke rumah sakit terdekat. Dan rumah sakit itu adalah Rumah sakit Tri Medika. Kemudian orang itu mengirimkan alamat rumah sakitnya kepada utomo dan pemuda itu langsung menuju ke sana.
Ibu Rita mendapat penanganan di ruang IGD oleh dokter yang berjaga, Kondisinya saat ini masih kritis akibat kecelakaan itu. Sementara itu, utomo sudah sampai di rumah sakit, saat sampai dia baru sadar dan baru teringat jika dia saat ini berada di rumah sakit milik Dermawan.
"Ini kan rumah sakit Mas awan, kenapa orang tadi membawanya kesini?!" ucap nya.
__ADS_1
Tak lama dokter keluar dari ruang IGD dan Utomo terkejut saat melihat dokter itu adalah dokter Virza , salah satu dokter yang dulu bekerja di rumah sakit Sugih Waras dan mengundurkan diri.
"Dokter Virza,," ucap Utomo
"Tuan, ibu Anda saat ini masih belum sadar, dan kakinya mengalami kelumpuhan total, kami sudah berkonsultasi dengan dokter ortopedi tadi. Kedua kaki ibu Rita mengalami kerusakan syaraf akibat kecelakaan itu" ucap dokter
Utomo lemas mendengar ucapan dokter, dia saja sangat terkejut dengan berita ini apalagi nanti sang mama yang mengetahui kenyataan, jika mamanya tidak bisa berjalan lagi seperti biasa.
Belum hilang keterkejutannya, Suster keluar dan memberitahukan jika Ibu Rita sudah sadar. Lalu dengan cepat Dokter dan Utomo masuk kedalam ruang IGD
"Dokter! kenapa kakiku tidak bisa bergerak??" tanya Ibu Rita tiba tiba, karena dia sempat ingin menggerakkan kakinya tapi tidak bisa
"Ibu,,, dengan berat hati kami sampaikan, bahwa ibu mengalami kelumpuhan akibat kecelakan yang ibu alami" jawab Dokter
"Apa?!" Ibu Rita terlihat sangat terkejut, sedang Utomo sudah menduga akan hal itu
"Hanya sementara kan dok?" ucap Ibu Rita dengan perasaan berkecamuk.
"TIDAAAAKKKKKKKKKKKK!" Ibu Rita menjerit histeris saat mendengar ucapan dokter Virza. Sedang Utomo mencoba menenangkan ibunya, tapi Ibu Rita sudah seperti orang gila. Kejiwaannya langsung terguncang karena dia tidak bisa menerima kenyataan yang ada.
"Dokter Virza, Mama saya kenapa?!" tanya Utomo saat melihat ibunya menjambak rambutnya sendiri dengan menangis dan teriak histeris
"Sepertinya Ibu Rita mengalami depresi. Suster,, tolong berikan suntikan penenang" ucap dokter
Setelah mendapat suntikan, Ibu Rita langsung lemas dan setelah itu kembali tertidur. Utomo merasa terpukul melihat kondisi ibunya.
"Apa tidak ada cara lain untuk menyembuhkan kaki ibu saya dok?" tanya Utomo yang terlihat sedih..
"Kalau menurut hasil pemeriksan dokter ortopedi, tidak ada tuan. Tapi semua itu kembali kepada takdir. kalau misal anda mau untuk membawa ibu anda terapi, bisa silahkan berkonsultasi dengan dokter ortopedi disini" jawab Dokter
" Di rumah sakit ku juga ada dokter ortopedi, untuk apa disini?" jawab utomo
"Silakan saja, tapi saran saya di rumah sakibt ini, karena selain dokternya berpengalaman, alat alat medisnya juga lengkap. Siapa tau, ibu anda sembuh. Bisa saja itu terjadi jika sudah kehendak yang di atas" ucap Dokter
__ADS_1
"Aku tau mana yang terbaik untuk mama ku! lagian disini banyak penghianat!" ucapnya dengan penuh sindiran.
"Bisa anda tidak bicara seperti itu? Harusnya manajemen rumah sakit Sugih Waras introspeksi kenapa banyak pegawai memilih resign! jangan hanya sekilas saat menilai,,!"
Didalam IGD malah terjadi adu mulut antara dokter Virza dan Utomo.
"Andai orang tadi mengatakan sejak awal dia membawa mama ku ke rumah sakit ini, tentu sudah aku larang!" ucap utomo
"Kalau begitu, segera selesaikan biaya administrasi dan bawa ibu anda keluar dari sini" jawab dokter Virza
"Kau berani mengusir ku?!" sarkas utomo
"Ya! karena ada sangat keterlaluan!" Jawab Dokter Virza
"Benar benar pelayanan yang buruk! aku akan menyebarkan berita ini ke seluruh penjuru kota agar mereka tidak ada yang berobat di sini!" ucapnya dengan penuh ancaman
Deg!
Dokter Virza bingung bagaimana jika Utomo benar benar menyebarkan berita itu dan hal itu tentu akan mencoreng nama baik rumah sakit. Satu satunya jalan adalah mengatakan masalah ini kepada Dermawan selaku pemilik rumah sakit.
.
.
.
.
.
.
Wahhhh utomo cari masalah sama Awan! 😏
__ADS_1