Gadis Antik Penjual Bubur

Gadis Antik Penjual Bubur
Hari Bahagia


__ADS_3

Mobil Dermawan sudah sampai di depan kantor Urusan Agama setempat. Kemudian Dermawan Dermawan turun lebih dulu, membuka pintu mobil dan menyambut calon istrinya. Sementara itu Pak Frans dan pak Samsul juga sudah keluar dari mobilnya. Rombongan kakak Rissa pun sudah sampai dan mereka memarkirkan motor mereka. Kemudian mereka semua masuk ke dalam kantor dan menemui petugas KUA.


Tidak ingin basa basi, Rivai yang sudah menyampaikan maksud dan tujuan mereka datang, kemarin melalui sambungan telfon, kini menyuruh Dermawan dan Rissa menyerahkan berkas berkas nikah mereka agar segera di urus.


Tidak lama, setelah semua sudah siap, mereka akan langsung melakukan akad nikah. Dermawan menyerahkan mas kawin berupa cincin berlian, emas logam mulia 100g dan uang 100ribu. Rivai dan istrinya tercengang mengetahui mas kawin Rissa, keduanya pun menghitung hitung, berapa jumlah nya.


Akad nikah dimulai, semua orang diam dengan khidmat saat Ijab qobul akan di laksanakan, sudah seperti genderang mau perang jantung Dermawan bergemuruh ketika dia berjabat tangan dengan penghulu yang sudah bersiap untuk mengucapkan ijab dan qobul. Tak jauh berbeda dengan calon pengantin wanita yang terlihat gugup dan menanti nanti,


Tangis haru pun akhirnya pecah saat Dermawan selesai menjawab ijab qobul dengan suara tegas dan lantang. Perasaan Rissa campur aduk, dan gadis itu sulit untuk melukiskan dengan kata kata.


Kemudian Dermawan memasangkan cincin pernikahan di jari Rissa, setelah itu Rissa menyalami suaminya, mencium tangannya dan Dermawan mencium kening istrinya sambil berdoa. Keduanya kini sudah sah menjadi pasangan suami istri baik secara hukum dan agama.


Setelah acara akan nikah selesai, mereka segera pulang ke rumah. Dirumah Rivai, sudah disiapkan banyak makanan untuk makan bersama keluarga, menyambut anggota keluarga mereka yang baru.


"Jadi kalian mau langsung pulang ke kota?" tanya Rivai


"Iya kak, besok kami harus kuliah, dan ada pekerjaan lain yang harus saya selesaikan" jawab Dermawan


"Ya sudah kalau memang begitu, maaf ya Riss, kakak gak bisa kasih apa apa untuk kalian" ucap Rivai merasa malu, karena kondisi ekomoni keluarganya sedang tidak baik baik saja, Rivai tidak bisa memberikan apa apa untuk adiknya.

__ADS_1


"Tidak apa apa kak,, cukup kakak kasih restu ke Rissa itu udah lebih dari cukup. Iya kan mas?" tanya Rissa


"Iya betul" jawab Dermawan


"Dan ini ada sedikit uang, untuk Hana dan Alvin sekolah, mungkin gak banyak tapi mudah mudahan bermanfaat untuk mereka" ucap Dermawan memberikan amplop berisi uang 5juta untuk anak anak Rivai dan Yuni


"Waduh,, tidak perlu repot repot begini, kakak jadi tidak enak" ucap Rivai merasa tidak enak


"Rejeki itu gak boleh di tolak mas,, ini namanya rejeki anak anak. Kan Hana dan Alvin belum bayar uang sekolah bulan ini" ucap Yuni lalu mengambil amplop coklat yang di berikan Dermawan


"Terima kasih ya Rissa, Awan,,," ucap Yuni lagi dan Rivai hanya bisa menahan malu.


Setelah makan bersama keluarga, Rissa Dermawan , pak Frans segera berkemas untuk kembali ke kota. Mereka masih banyak urusan, jadi mereka tidak ingin membuang buang waktu.


Sampai di kota sudah malam, Setelah mengantarkan pak Frans pulang ke rumah, Dermawan dan Rissa meminta pak Samsul untuk mengantarkan mereka ke rumah ibu Wina, karena barang barang Rissa masih disana jadi malam ini kedua pengantin baru itu akan menginap disana. Setelah mengantarkan tuannya, Pak Samsul kembali ke rumah utama.


"Sayang,, bersih bersih dulu baru istirahat" ucap Dermawan kepada Marissa


"Iya mas,, Rissa bersih bersih dulu ya" ucap Rissa kemudian masuk kedalam kamar sementara Dermawan mengambil ponsel dan ntah sedang menghubungi siapa.

__ADS_1


Sementara itu, Pak Samsul baru saja sampai di rumah utama, saat akan masuk ke dalam rumah, pak Samsul bertemu dengan pak Adi yang hendak keluar dari rumah itu


"Dari mana kamu?" tanya pak Adi


"Dari,, mengantar den Awan dan istrinya, tuan" jawab Pak Samsul


"ISTRI?"


Jantung pak Adi terasa ingin copot mendengar Awan sudah beristri.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Kasih hadiah Vote dong untuk Oma dan Opa nya Rangga 🤩


__ADS_2