
Setiap hari Rissa di buat pusing kepala oleh kedua anak anaknya. Jika bukan Angga yang berteriak mengadu, Liora yang menangis histeris.
"Mamaaaaaaaa baby lion ganggu kakakkkkkkkkkk!" Teriak Angga
"Tatutatu tatutatu,," ocehan baby Liora tak jelas saat membolak balikkan buku yang dia rebut dari kakaknya
"Angga,,,, sudah berapa kali mama bilang, jangan panggil adikmu Baby Lion, namanya Liora sayang,,, bukan lion. Lion kan singa nak, " ucap Rissa saat datang dengan membawa segelas susu dan botol berisi susu untuk Liora. kemudian Rissa memberikan susu susu itu kepada anak anaknya. Saat ini Liora sudah berusia 11 bulan dan sedang pada tahap berdiri. Bagi gembul dan cantik itu begitu senang mengganggu kakaknya yang tampan.
"Dia nakal ma! Aku lagi gambal tapi buku ku di ambl!" jawab Angga dengan wajah marah
"Bukan nakal sayang,, tapi adik penasaran dan mau ikut gambar juga, ini kan Angga punya banyak buku. Ayo pakai yang lain yahh,, itu bukunya untuk adik aja,,"
Sreekkkkk
Belum Rissa menutup mulutnya, Liora sudah membelah buku itu menjadi 2 bagian
"Kaaannn maaaa! liat ituuuuuu!" ucap Angga sudah ingin menangis karena adiknya selalu mengganggu
Rissa menghela nafas kasar, ingin marah tapi,,,,
"Sayang,,,, kok di sobek nak bukunya kakak?,, ayo minta maaf sama kakak" ucap Rissa kepada Liora
Balita itu tertawa, lalu merangkak mendekati kakak nya. Angga yang sudah ingin menangis, tidak jadi saat Liora merangkak pada tubuhnya dan mencium pipinya lalu tersenyum
" Tuhh,, adek minta maaf loh sama kakak, ayo kakak maafin adik" ucap Rissa
Tiada hari tanpa teriakan dan tangisan di rumah besar itu. Semua sudah menjadi makanan sehari hari Rissa dan Awan. Tapi lagi lagi Angga memilih mengalah dan tidak membalas meski setiap hari di jahili oleh adiknya.
__ADS_1
Hingga kini usia Liora sudah 2 tahun dan balita cantik itu sedang aktif aktifnya berjalan kesana kemari membuat keonaran di rumah.
" Liooonnn!!" Teriak Angga saat melihat Liora naik ke atas meja dan memberantakin semua alat tulisnya. Setiap kali kesal, Angga selalu memanggil adiknya Lion bukan Liora saat adiknya itu mulai menjahilinya.
"Aduh aduh aduh,,, kenapa berantakan seperti ini nak?" tanya Dermawan saat baru saja sampai di rumah dan melihat ruang keluarga banyak berserakan alat alat tulis Angga
"Papaaaaa,,, Adik Lion yang melakukan ini semua pa" adu Angga
"Apah,, ini acus!" ucap Liora kecil yang sudah berusia 2 tahun datang menghampiri papanya dan menunjukkan kertas yang dia coret coret dengan sepidol
"Ya Ampunnn,,, anak anak papa,, iya sayang ini baguss. Angga,, maafin adik yah,, adik kan belum ngerti nak,," ucap Dermawan
Angga cemberut, lalu mengacak acak rambut Liora sampai berantakan
"Angga" ucap Dermawan kaget
"Biar rambutnya kayak Lion !" ucap Angga lalu kabur
"Taa Andaaaaaa!" Teriak Liora lalu mengejar Angga yang berlari menuju ke kamarnya.
Melihat itu semua, Dermawan langsung memijat kepalanya.
"Ya ampun,,, ini baru dua anak, kalau anaknya banyak gimana ya?!"
Sungguh kepalanya sudah nyeri karena melihat tingkah kedua anaknya. Kemudian dermawan mencari keberadaan Rissa yang ternyata istrinya berada di dapur sedang menyiapkan makan siang.
"Mas,, sudah pulang?" sapa Rissa lalu menghampiri Suaminya dan mencium tangannya. Dermawan pun mengecup kening Rissa dengan sayang
__ADS_1
"Iya, baru pulang lihat Angga sama Liora berantem di depan" ucap Dermawan
"Mereka sekarang kemana mas? tadi ada di ruang keluarga" ucap Rissa lalu memberikan air minum untuk suaminya
"Lari ke kamar Angga, Liora berantakin alat tulis Angga, dan Angga berantakin rambut adiknya. Sudah impas jadi!" ucap Dermawan
Rissa menghela nafas, memang begitulah tingkah laku keduanya.
"Tuannn, Nyonya,,, itu Den Angga sama Non Liora manjat pohon jambu!" ucap Bik Atik laporan dengan nafas ngos ngosan
"Appa?!" Dermawan dan Rissa di buat menganga kaget kemudian mereka berdua segera berlari ke samping rumah. Sampai disana, Rissa dan Awan melihat kedua anaknya sudah berada di atas pohon jambu.
"Anggaaa"
"Lioraaaaa!"
.
.
.
.
.
Hahahahahahahha
__ADS_1