
Seminggu ini Jessy dan Daffin sedikit memiliki hubungan baik dalam membangun keluarga kecilnya, tidak ada pertengkaran lagi dan jessy menjadi lebih nyaman meski dia tidak tahu sampai kapan.
"Jessy bangun" ucap Daffin yang melihat Jessy tidur terus.
"5 menit lagi Mommy" sahut Jessy masih dengan mata terpejam.
Daffin membangunkan Jessy karena ini sudah sangat siang dan Jessy belum makan sedikit pun.
"Ini sudah siang, bangunlah" ucap Daffin lagi.
"Hem" Jessy menguap, dia membuka matanya dan melihat Daffin di depan nya.
Aku pikir Mommy yang bangunin" batin Jessy merindukan Mommy nya.
Jessy terdiam sebentar, dia bangkit dari tidur nya lalu pergi ke kamar mandi untuk mandi, Daffin melihat itu dengan wajah bingung nya karena sikap Jessy beberapa hari ini memang berubah.
Daffin duduk dia menaikkan ponselnya dan mulai berselancar di Internet, Daffin mencari apa penyebab ibu hamil yang menjadi murung.
Dia membaca artikel itu sampai habis, Daffin merasa tertarik untuk mencoba salah satu dari artikel itu, apalagi dalam artikel nya di sebutkan jika ibu hamil murung itu akan berpengaruh terhadap bayi nya.
Ceklek..
Jessy keluar dari kamar mandi dengan sudah memakai pakaian nya.
"Aku sudah membuatkan nasi goreng spesial, ayo" ucap Daffin.
"Hem" Jessy berjalan mengikuti Daffin.
__ADS_1
Sesampainya di meja makan Jessy mulai makan makanan yang di masakan Daffin.
Daffin juga melakukan hal yang sama, tapi baru dua suapan dia sudah merasakan rasa aneh di perutnya.
"Kenapa?" tanya Jessy melihat Daffin membungkam mulutnya.
Daffin tak menjawab, dia langsung berlari ke arah kamar mandi dan meninggalkan Jessy yang duduk sendiri di meja makan.
Hoekkk !
Hoekkk !
Daffin memuntahkan isi perutnya, entah kenapa dia merasa mual setelah makan makanan yang mengandung bawang.
"Mual banget" ucap Daffin masih memuntahkan isi perutnya.
"Kamu nakal sayang, itu pasti ulah mu kan, huh.. tidak apa Mommy dukung kamu kalau mau kerjain Daddy mu" ucap Jessy pelan dengan senyuman menyebalkan nya.
Daffin keluar dari kamar mandi dan langsung melewati Jessy begitu saja, dia pergi ke kamar nya dan Jessy yang melihat itu langsung membereskan makanan nya.
"Kasihan, buatin minum aja deh" ucap Jessy membawakan air putih hangat untuk Daffin.
Ya Daffin memang menyebalkan, tapi melihat Daffin yang harus mengalami morning sickness Jessy merasa sedikit kasihan.
Jessy membawa air minum nya ke kamar, dan di kamar dia melihat Daffin yang terlihat berbaring dengan wajah yang terlihat lemas.
"Kalau ketawa dosa nggak ya" ucap Jessy memberikan minum.
__ADS_1
Daffin menerima nya, wajahnya terlihat kesal yang membuat Jessy tertawa saja.
"Suami sakit bukan nya prihatin ini malah tertawa di atas penderitaan suami" Daffin menyimpan kembali gelas kosong nya.
Jessy mendengar ucapan Daffin hanya tersenyum malas.
"Itu azab untuk kamu makanya jangan galak-galak, pake so nggak ngakuin segala sekarang kerasa kan rasanya mual-mual dari hasil sendiri?" Jessy mengucapkan dengan nada yang sangat datar.
Membuat Daffin yang mendengar ucapan istrinya semakin sebal, tangan nya terulur untuk mengusap perut Jessy.
"Kau nakal, lihat saja aku akan mencubit mu jika kamu lahir" kata Daffin kesal.
"Dan bersiap untuk aku cincang cacing Alaska mu jika sedikit saja menyentuh anak ku!" geram Jessy dengan tatapan tajam nya.
Yang seketika membuat Daffin merinding, Jessy benar-benar sudah gila masa iya mau mencincang cacing nya yang perkasa.
"Kalau kamu mencincang milik ku kamu tidak akan mendapatkan nya lagi, ini terbatas dan hanya beberapa orag saja yang memiliki cacing perkasa seperti ini" Daffin mengatakan nya dengan sombong.
Membuat Jessy memutar bola matanya malas, ia tau semua yang di ucapakan Daffin hanya bualan semata.
"Aku mau mangga" ucap Daffin tiba-tiba.
Membuat Jessy yang mendengar nya langsung menggelengkan kepalanya.
"Disini yang hamil sebenarnya siapa sih?" batin Jessy bertanya-tanya.
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏