Gadis Virgin Milik CEO.

Gadis Virgin Milik CEO.
Menunggu kelahiran.


__ADS_3

Mendekati hari kelahiran baby nya Jessy masih menjaga pola makan nya, dia lebih banyak makan buah dan sayur sesuai anjuran dari dokter.


Cemilan juga membantu Jessy menenangkan mood nya, seperti saat ini Jessy tiduran sambil ngemil dan Daffin yang melihat itu hanya bisa diam, jika dia melarang sudah pasti istrinya akan marah.


"Honey aku akan berada di ruang baca untuk meeting, tidak apakan?" tanya Daffin.


"Iya boleh, Salsa akan kesini buat nemenin aku" balas Jessy.


Cup..


Daffin mengecup kening sang istri, dan setelah itu dia langsung berjalan ke arah ruangan baca.


"Semangat sayangku cintaku" teriak jessy sambil memberikan kiss tangan nya ke arah suaminya.


Setalah beberapa menit tak lama kemudian Salsa datang, dia membawa banyak makanan yang di kirim Mom Yerin.


"Kak Daffin mana kak?" tanya Salsa kepo.


"Kenapa? nggak bisa cuci mata cowok ganteng ya" celetuk Jessy.


"Kakak, apaansih" teriak Salsa malu.


Membuat pipi Salsa memerah, dan Jessy yang melihat acuh, dia tahu tipe adiknya yang tak jauh sama seperti dirinya.


"Halah pake malu segala, kamu punya pacar nggak?" tanya Jessy kepo.


"Tidak, baru putus Minggu lalu" balas Salsa cepat.


"Jomblo? ck memalukan keluarga James saja" celetuk Jessy yang membuat Salsa melotot mendengarnya.

__ADS_1


"Dia sendiri baru menjomblo lama, bahkan sampai menikah pun di jodohkan, benar-benar tidak sadar diri." batin Salsa sebal.


Salsa dan Jessy mengobrol sambil ngemil sampai menjelang sore, Daffin masih berada di ruangan baca dia masih bekerja dan merasa lebih leluasa bekerja karena istrinya ada yang menemani.


Di negara berbeda juga terlihat Kenzie yang masih berstatus pengantin baru, dia akan honeymoon sembari kerja karena itu adalah bagian tugasnya yang tidak bisa dia lupakan.


Kenzie menikah dua Minggu yang lalu, dan dia yang mengurus pekerjaan Daffin selama Bos nya cuti melahirkan, dan imbalan nya nanti dia juga bisa cuti lama jika Andini melahirkan.


"Sayang lihat Zhee banyak memberiku lingerie" ucap Andini menggelengkan kepalanya melihat banyak nya lingerie yang di berikan sahabatnya.


"Zhee tahu kalau kita butuh itu untuk membuat banyak anak sayang" sahut Kenzie dengan senyuman mesum nya.


"Ck, itu sih mau kamu" balas Andini kali ini membuka hadiah dari Fara, sahabatnya yang lain.


Kali ini bukan lingerie lagi, tapi bra dan CD tak tanggung-tanggung Fara memberikan dua barang berharga itu satu lusin.


Kenzie melihat dari kejauhan sembari bekerja, dia senang mendapatkan Andini yang tidak neko-neko bahkan selalu mensupport nya dalam pekerjaan nya.


Untuk Andini tidak ada rasa cape sekalipun dia baru sampai, dia malah membuka beberapa kado yang di berikan teman-teman nya.


Seharusnya kado-kado nya di buka beberapa hari yang lalu, tapi karena keduanya lebih banyak menghabiskan waktu di kamar pada akhirnya Andini baru sekarang bisa membuka kado-kado nya.


Tring..


"Honey itu ada tamu" kata Andini.


"Buka saja, palingan juga kurir paket" balas Kenzie.


Andini mengangguk, dia langsung berjalan mendekati pintu dan saat membuka dia kaget melihat Kimmy ada di depan nya.

__ADS_1


"Kim? ayo masuk" ajak Andini..


"Dia tidak lama" ucap seseorang di belakang Kimmy.


Dan Andini merasa tak asing mendengar suara itu, membuat dia melihat siapa yang ada di belakang Kimmy.


"Waw, Choky?" Andini sedikit kaget melihat Choky.


Dan Choky tak berekspresi sedikit pun, dia masih kesal dengan Andini yang mempermalukan nya di depan Daffin dan Wilson, terang-terangan Andini memilih Kenzie.


"Aku nggak bisa lama Andin, ini untuk kamu maaf nganter nya lama soalnya sekalian lewat" jelas Kimmy memberikan kado.


Andini menerima kado itu dan mengucapakan terimakasih, setalah itu Kimmy pergi lagi bersama Choky, dan Andini tidak mau kepo dengan masalah pasangan itu.


"Mereka sangat cocok, semoga saja cepat menyusul" gumam Andini lalu masuk ke dalam apartemen nya.


"Siapa?" tanya Kenzie saat Andini masuk kamar.


"Kimmy, nganterin kado" balas Andini seadanya.


"Oh" balas Kenzie kembali fokus ke laptop nya.


Andini melihat suaminya yang fokus kerja, dia memilih tiduran di ranjang nya dan bermain ponsel, ia tidak mau mengganggu suaminya karena Andini tahu pekerjaan suaminya adalah yang terpenting untuk sekarang.


"Aku akan membuktikan pada mertua ku kalau aku bisa menjadi yang terbaik untuk Andin, aku akan membahagiakan nya dengan caraku." batin Kenzie.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2