Gadis Virgin Milik CEO.

Gadis Virgin Milik CEO.
Foto pernikahan


__ADS_3

Jessy meminta Ambar membelikan mangga untuk nya, mood kehamilan membuat Jessy malas keluar rumah sehingga dia meminta bantuan teman nya.


"Am kamu dimana?" tanya Jessy.


"Sabar, aku sedang dalam perjalanan bersama Wilson kesayangan ku" ucap Ambar sedikit terdengar berbisik.


"Jangan lama, aku benar-benar ingin makan mangga" kata Jessy lagi.


"Baiklah nona bawel, bye"


Tut !


Ambar menutup panggilannya sepihak.


Jessy menghela nafasnya panjang, dia berjalan ke arah sofa dan baru saja dia duduk Jessy sudah mendengar suara Daffin.


"Jessy! mana mangga nya" teriak Daffin.


"Astaga tua bangka itu benar-benar bawel!" kesal Jessy sambil mengacak rambutnya kesal.


Jessy mau tak mau memilih langsung pergi ke kamar, Jessy hanya memasukan kepalanya sedikit.


"Masih di jalan" kata Jessy dengan malas.


"Kenapa lama sekali" Daffin yang mual benar-benar menginginkan mangga.


"Kalau mau cepat ya beli saja sendiri, lagian yang hamil siapa yang ngidam siapa, pasti kena azab!" celetuk Jessy datar.


Membuat Daffin yang mendengar nya hanya diam, beberapa saat yang lalu dia juga menelpon Mommy nya, dan bukan nya mendapatkan perhatian Daffin malah mendapatkan tertawaan dari Mommy nya.

__ADS_1


"Haha, rasakan itu memang pantas di dapatkan calon Ayah bahlul seperti mu, mau enak nya aja tapi udah bunting malah so nggak inget dosa, cucu ku memang hebat bisa membuat Daddy bahlul nya tobat dalam satu bulan." begitulah jawaban Mom Tara pada Daffin.


Daffin rasa Mom Tara bukan lah Mommy nya yang sebenarnya, dia merasa anak tiri karena Mommy nya selalu menertawakan kesusahan nya.


"Kalau masih mual tidur saja, jangan bangun apalagi pegang ponsel" lanjut Jessy.


Dan Daffin tidak menjawab, dia memilih memejamkan mata nya dan melihat itu Jessy memilih keluar untuk menunggu Ambar di ruang tamu.


Sedangkan Daffin kini membuka matanya kembali, dia mengusap leher nya dan setelah itu tiba-tiba dia kembali merasakan ingin muntah.


Hoekkk !


Daffin kembali muntah, dia cukup lama di kamar mandi dan setelah selesai Daffin melihat wajah nya di cermin.


"Apa benar yang di katakan Mommy jika ini adalah azab karena aku tidak mengakui anak dalam kandungan Jessy itu adalah anak ku?" gumam Daffin bertanya-tanya.


Daffin ingat jelas jika dia adalah pria pertama untuk Jessy, tapi meski demikian kenapa dia masih meragukan jika Jessy hanya bermain bersamanya?.


Di ruang tamu Jessy mendengar suara bel berbunyi, dia langsung membuka pintu dan melihat Ambar sendirian di balik pintu.


"Mana Wilson?" tanya Jessy mengerutkan keningnya tak melihat kekasih sahabat nya.


"Dia kembali ke kantor, kenapa kamu ingin mencoba burung nya?" tanya balik Ambar tanpa filter.


Membuat Jessy langsung memukul pelan lengan sahabatnya itu.


"Aku sudah punya lebih jumbo dari Mr X" kata Jessy dengan senyuman nya.


,"Ck, lagi pula siapa yang mau berbagi ogah" balas Ambar sambil tertawa kecil.

__ADS_1


Lalu Ambar masuk ke dalam Penthouse Daffin dan Jessy, matanya melihat sekeliling Penthouse teman nya itu.


"Jess mana foto pernikahan mu?" tanya Ambar tak melihat foto pernikahan Jessy.


"Kenapa?" tanya balik Jessy.


Membuat Ambar menatap sahabat nya aneh, tidak memajang foto pernikahan? bukan kah itu aneh, ya meski keduanya menikah secara terpaksa.


"Setidaknya ada kenangan bukan?" ucap Ambar melihat wajah datar Jessy.


Jessy berdiri dia membawa Ambar untuk mengikutinya hingga akhirnya keduanya sampai di balkon luar Penthouse


"Jess kau tau aku takut ketinggian" Ambar ngeri melihat ke bawah bangunan nya.


Karena bagaimanapun Penthouse Jessy dan Daffin berada di gedung yang paling atas, dan Ambar cukup pusing karena melihat ke bawah tadi.


"Lihatlah ke depan" kata Jessy.


Ambar melakukan nya dan saat Ambar melihat dia menganga melihat apa yang ada di depan nya.


Di depan nya ada foto pernikahan Jessy dan Daffin yang saling memperlihatkan wajah datar nya, dan jangan lupakan tompel di kening Daffin yang membuat Ambar ingin tertawa.


Seminggu yang lalu saat Cantika berkunjung adik ipar nya itu membawakan foto nya, dan hal itu membuat Jessy dan Daffin berdebat karena tidak mau memajang nya di dalam Penthouse.


"Tertawa lah, dia tidak memberikan tempat untuk menyimpan foto jelek ini jadi aku menyimpan nya di balkon saja, biarkan burung-burung melihat wajah menyebalkan nya" ucap Jessy datar.


Membuat Ambar sekali lagi hanya bisa di buat bungkam, dia rasa pasangan yang dia kunjungi hari ini adalah pasangan tergila sedunia.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2