Gadis Virgin Milik CEO.

Gadis Virgin Milik CEO.
Tanggal bersejarah.


__ADS_3

4 bulan berlalu..


Malam ini adalah malam yang sangat bersejarah untuk kehidupan pasangan yang sedang bahagia itu.


Jessy dengan senyuman nya dia mengirimi pesan teks pada Daffin, dia sudah stay dengan gaun yang sama yang masih belum dia pakai, tapi gaun itu di tangan nya itu akan sangat penting untuk mengingat kembali malam pertemuan mereka yang pertama.


"Aku ingin melakukan nya"


Pesan itu lolos di kirim Jessy pada sang suami.


Di sisi lain Daffin merasa bingung dengan pesan singkat dari sang istri, dia mengangkat alis nya tidak paham dengan pesan itu.


"Honey apa baby Cilla sakit?" balasan Daffin.


Jessy yang melihat itu melotot, apa-apaan suaminya malah tidak paham dengan kode dari nya.


"Aku mau kita bermain ranjang, perlihatkan gaya baru mu" Jessy membalas dengan di akhiri emoticon love yang banyak.


"Aku akan pulang" balasan cepat dari Daffin yang tentu saja gerak cepat untuk masalah ranjang.


Jessy tertawa melihat balasan itu, usia baby Cilla saat ini sudah 9 bulan, dan hari ini adalah tanggal yang sama dengan hari dimana Jessy bertemu dengan Daffin.


"Pergilah ke hotel X, aku menunggu mu di sana jam 8 malam" balas Jessy lagi.


Jessy melihat jam tangan nya, ini masih jam 4 sore, dia belum bersiap-siap dan niat nya Jessy akan ke salon dulu untuk melakukan beberapa perawatan dadakan.


Sedangkan untuk baby Cilla, Jessy sudah menyiapkan dua baby sitter yang akan kompak menjaga putri nya, dia yakin rencana nya akan sangat mulus dan dia juga bisa mengingat momen pertama nya lagi.


"Aku akan merubah kenangan itu menjadi lebih hot dan lebih gila dari waktu lalu, Mr X yang tampan tunggu aku" gumam Jessy sambil beranjak dari duduknya.


Jessy berdiri dan berjalan keluar kamar nya, dia melihat Kimmy yang duduk sambil memainkan ponselnya.

__ADS_1


"Aku akan keluar sebentar, nanti jam 6 lebih akan ada tamu biarkan dia masuk, dia akan membantu menjaga baby Cilla" jelas Jessy.


"Baik nona" balas Kimmy menyimpan ponselnya.


"Apa tuan tau nona pergi?" tanya Kimmy kepo.


"Tentu saja, malam ini aku akan bersamanya dan orang yang akan membantu menjaga baby Cilla juga akan menginap, biarkan dia tidur di kamar mu dan kamu di kamar inti saja" lanjut Jessy.


Kimmy mengangguk paham, dia penasaran siapa yang akan membantu nya menjaga baby Cilla di malam hari.


"Apa Ambar? tapi bukan kah dia sedang repot mengurusi baby Gino (anak laki-laki Ambar)." gumam Kimmy bingung.


Jessy berjalan keluar menuju lift, dan setelah sampai di besmen Jessy pergi dengan membawa mobil sendiri.


Sepanjang perjalanan dia terus tersenyum, membayangkan hal konyol di awal dia mengenal Mr X, Daffin cukup manis untuk menjadi patner belajar nya tapi tidak untuk ranjang, dia sangat menyebalkan.


Drett..


"Astaga aku lupa mematikan ponsel"


"Aku sudah sampai di hotel X" balas Daffin.


"Hotel X ada di Amerika jika kau lupa" sahut Jessy tertawa.


"Oh ya? tapi aku menunggu mu di hotel dekat apartemen" jelas Daffin lagi.


Membuat Jessy menggeleng kepalanya.


"Honey itu terlalu dekat, dan aku sedang ke arah salon, aku ingin mempercantik diri dulu" kata Jessy lagi.


Daffin memang langsung tancap gas saat mendengar jika istrinya mengajak main ke hotel, dia tahu hotel X ada Amerika karena pertemuan pertama mereka memang bukan di London tapi di Amerika.

__ADS_1


"Kamu sudah cantik dengan penampilan mu yang apa adanya, cepatlah aku sudah memakai CD" Daffin dengan sengaja mengalihkan panggilan nya menjadi Vidio call.


Jessy menghentikan mobil nya di pinggir jalan, dan setelah itu dia menerima panggilan Vidio call itu.


"OMG!" pekik Jessy melihat apa yang ada di layar ponselnya.


"Aku menunggu mu" Daffin memberikan tatapan maut nya.


Jessy mengigit bibir bawah nya saat suaminya begitu vulgar, bahkan dengan santai Daffin memperlihatkan cacing Alaska nya yang besar itu membuat Jessy merinding sekaligus milik nya menjadi berdenyut.


Tut !


Daffin menantikan panggilan nya sepihak, membuat Jessy melotot.


"Dia benar-benar hot Daddy, OMG aku harus putar balik dan buru-buru masuk kamar hotel nya sebelum ada yang masuk dan menikmati' cacing Alaska ku" gumam Jessy langsung tancap gas.


Karena belum jauh dalam beberapa menit saja Jessy sudah sampai, dia langsung parkir dan berjalan masuk hingga akhirnya berhenti di resepsionis.


"Aku ingin menemui tuan Daffin Putra Chris" ucap Jessy.


"Nomer 13 nona" balas resepsionis.


Jessy berlalu dengan senyuman nya, Daffin masih mengingat nomer kamar nya, yaitu nomer 13.


"Honey I'm coming" ucap Jessy sambil masuk Lift.


🌹


Mendekati akhir🤗


Jangan lupa like coment and Vote ya kak🤗♥️🙏

__ADS_1


__ADS_2