Gadis Virgin Milik CEO.

Gadis Virgin Milik CEO.
Makan malam #2


__ADS_3

Andini dan Kenzie masih sibuk mengobrol, membuat Choky yang melihat itu sedikit kesal pasalnya Andini datang bersamanya.


"Apa kalian sudah selesai berbicara?" tanya Choky sedikit kesal.


"Belum, aku sedang bernostalgia bersama dokter pelit" balas Andini acuh.


"Kau datang bersamaku jika kau lupa" kata Choky mengingatkan.


Jessy melihat kegaduhan di sofa, dia acuh dan memilih mengobrol bersama Ambar dan suami-suami nya.


"Bisa tidak memaksanya?" Kenzie agak kesal.


"Tidak, dia kekasihku" tegas Choky.


"Tidak dengan sekarang, aku memutuskan mu" balas Andini sambil menjulurkan lidahnya ke arah Choky.


Choky melongo di hadapkan dengan situasi seperti ini, bagaimana tidak seorang Choky kalah dengan Kenzie yang seorang Asisten? yang benar saja.


"Haha, bercanda ini tidak lucu, ayo kita pergi" Choky memegang tangan Andini.


Tapi langsung di tepis oleh Andini, dia malah memeluk Kenzie membuat Kenzie yang merasakan pelukan itu dada nya kembali merasakan reaksi aneh.


"Kenapa aku merasakan rasa ini lagi, ternyata dua tahun bukanlah waktu yang cukup untuk ku melupakan nya." batin Kenzie.


Kimmy tertawa senang melihat drama itu, suatu keberuntungan untuk nya bisa menonton hal yang membuat Choky terasa di permalukan.


"Aku tidak suka di paksa, pergilah" ucap Andini ketus.


Dan sekali lagi hal itu membuat Kimmy senang bukan main.


"Choky payah yang malang, itu memang pantas dia dapatkan karena dia pria yang payah." batin Kimmy tertawa.

__ADS_1


Dan senyuman menyebalkan Kimmy di lihat Choky, membuat Choky semakin kesal dan karena malu dia pun pergi membawa kesal.


"Kau mau kemana?" tanya Daffin.


"Tanyakan saja pada asisten mu yang pelit itu" jawab Choky kesal.


Daffin melirik Wilson dan di balas dengan gedikan bahu oleh Wilson.


"Mungkin nona Andini memutuskan nya, akhir-akhir ini percintaan tuan Choky sedang buruk" jelas Wilson.


"Kasihan, tapi tidak apa Kimmy akan menjadi penyempurna nya" Jessy menimpali dengan santai.


"Jangan bilang kau ingin menjodohkan nya Jess" tebak Ambar.


Jessy melirik Ambar dan dia mengangguk dengan cepat.


"Mereka sama-sama lajang, perlahan tapi pasti keadaan pasti akan membuat mereka dekat, aku sangat yakin" ucap Jessy dengan senyuman nya.


Jessy mendekati Ambar dan setelah itu Ambar membisikkan sesuatu ke telinga Jessy, membuat Jessy tersenyum senang.


"Oh God, itu ide yang sangat bagus aku setuju" Jessy tertawa.


Daffin dan Wilson saling melirik, keduanya menggelengkan kepalanya melihat Ambar dan Jessy yang tertawa.


Sedangkan Kimmy dia memilih ke dapur untuk mencuci piring kotor, dia memilih mengerjakan pekerjaan nya karena jika bergabung dia hanya akan menjadi penonton kebahagiaan orang.


Kimmy sudah terbiasa dengan semua itu, sudah menjadi nasib nya yang jomblo sehingga membuat dirinya minder, maka dari itu Kimmy lebih memilih membereskan pekerjaan nya.


Satu persatu pulang, begitupun dengan Ambar dan Wilson yang sudah pulang setelah jam 9 malam, sedangkan Andini dan Kenzie baru pulang setelah jam 10.


Kenzie mengantar Andini, ini adalah pertemuan keduanya setelah 2 tahun yang lalu di mana Andini yang menikah dengan pria pilihan orang tua nya.

__ADS_1


"Ken, kau masih marah?" tanya Andini membuka suara.


"Tidak, lupakan saja di masa lalu kita memang tidak berjodoh" balas Kenzie bijak.


Andini adalah alasan Kenzie sangat pelit, dulu dia memang sangat irit tapi jelas dia tidak seirit sekarang, Kenzie mengumpulkan uang nya untuk menjadi orang yang memiliki banyak uang.


Dia ingin membuktikan jika dia bisa sukses, dan itu kenapa Kenzie memilih menjadi asisten CEO di bandingkan Dokter, dia ingin mencari uang dengan cara yang cepat.


"Maafkan Mama dan Papa, mereka tidak tahu kita berpacaran dulu" cicit Andini.


Membuat Kenzie melirik wanita yang sudah berstatus janda itu, Andini juga sama melihat Kenzie dia masih merasa bersalah karena tak berani membicarakan hubungan nya pada orang tuanya.


Dulu Andini terlalu malu mengakui mengingat Kenzie adalah pria yang terlalu konyol, sikap nya yang aneh membuat orang tuanya berpikir jika Kenzie adalah dokter yang tidak pintar.


"Kenapa kalian bercerai?" tanya Kenzie.


"Dia selingkuh, dan tidak ada alasan untuk aku mempertahankan nya" jelas Andini.


"Bagaimana pendapat orang tua mu?" tanya Kenzie.


Yang seketika membuat Andini terdiam, dia menunduk sedih mengingat kesalahan terbesar nya itu.


"Papa meninggal satu tahun lalu saat mengetahui perselingkuhan Max, dan untuk Mama sekarang masih di rumah singgah, Mama masih belum bisa menerima kepergian Papa" jelas Andini dengan air mata yang mengenai pipi nya.


Kenzie melirik Andini, dia membawa Andini ke pelukan nya dia tidak tahu jika banyak hal yang dia lewati untuk wanita yang di cintai nya.


Kenzie pikir Andini telah bahagia dengan pria kaya itu, tapi ternyata dugaan nya benar-benar salah besar.


"Ken, aku masih mencintaimu" ucap Andini dalam pelukan Kenzie.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2