
Hari ini khusus untuk mencari barang-barang untuk calon baby nya, Jessy sengaja pergi di jam 9 siang karena dia ingin banyak waktu untuk mencari keperluan calon baby nya.
"Ini cantik honey" ucap Daffin menatap baju stelan bayi berwarna pink.
"Aku masih binggung warna apa yang pas dengan baby kita, seharusnya dia memperlihatkan jenis kelamin nya tapi anak mu terlalu malu honey" kata Jessy menggerutu sembari memegang kain di depan nya.
Berulang kali Jessy mencoba mengecek jenis kelamin bayi nya, tapi nihil bayi nya begitu pemalu dan ingin memberikan surprise pada nya.
"Bagaimana kalau warna netral saja?" usul Daffin.
"Warna netral seperti apa?" tanya Jessy.
"Biru, hitam dan merah, putih dan abu warna itu lumrah di pakai bayi laki-laki atau bayi perempuan" balas Daffin.
Jessy menimbang sebentar, lalu dia pun akhirnya setuju dengan usulan suaminya, dan keduanya pun berakhir membeli pakaian bayi yang berwarna netral.
Selain itu Jessy juga membelikan tempat tidur bayi, bak mandi bayi, dan banyak lagi yang lain nya yang Jessy beli, keduanya membeli semua itu karena Jessy akan melahirkan sebentar lagi.
Menurut dokter Jessy akan melahirkan di tanggal pertengahan, yang artinya dia akan melahirkan dua Minggu lagi, tapi bisa saja perkiraan dokter meleset dan Jessy melahirkan beberapa hari lagi, semuanya itu tergantung takdir Tuhan.
"Honey aku mau istirahat, kaki ku terasa pegal" keluh Jessy yang merasa cape.
"Mau minum?" tanya Daffin.
"Tidak, tapi kalau es krim mau" sahut Jessy cepat.
Daffin hanya mengangguk tidak berani menolak, mood istri nya harus dia jaga demi kelancaran dunia ranjang nya.
Daffin pergi membeli es krim dan meninggalkan Jessy yang duduk manis dengan tas belanjaannya yang banyak, sebagian belanjaan nya yang berat akan langsung di antar oleh pihak gerai.
__ADS_1
Dan yang Jessy Daffin bawa hanyalah yang ringan-ringan saja, sejauh ini Daffin dan jessy hanya menghabiskan uang 25 juta mengingat harga tempat tidur bayi cukup mahal, dan hal itu tentu tidak apa-apa bagi Daffin bahkan Jessy masih berniat membobol dompet suaminya dengan alibi belanja keperluan bayi.
"Oh astaga aku sangat gendut, dan mereka memliki tubuh yang indah" ucap Jessy saat melihat beberapa wanita muda yang memiliki tubuh ideal.
"Apa setelah melahirkan aku akan kembali kurus? atau menjadi wanita Gendut yang ___" ucap Jessy terjeda karena di sela oleh Daffin.
"Wanita cantik, kamu akan menjadi ibu yang sangat cantik dan baik hati" kata Daffin sambil menyodorkan es krim nya.
Jessy tersenyum mendengar ucapan suami nya, dia menerima es krim nya dan langsung menjilati es krim nya dengan senang hati.
"Tapi sayang bagaimana kalau aku gendut" Jessy masih ingin membahas nya.
"Tak masalah, aku akan senang karena kamu bohay dan montok, itu seksi honey" balas Daffin dengan kedipan mata genit nya.
"Dasar mesum" sahut Jessy dengan tawa kecilnya.
"Mesum tapi suka kan?" Daffin sekali lagi mengedipkan mata genit nya.
Setelah selesai belanja keduanya memilih pulang, dan saat di perjalanan Jessy yang seolah belum merasa puas dia malah meminta Daffin berhenti di tempat penjual rujak.
"Kamu yang beli?" tanya Daffin.
"Oh kamu mau aku yang kesana? mau aku cape? suka liat istri jadi pusat perhatian karena gendut? iya?" cerocos Jessy yang memberikan balasan yang sangat menyebalkan bagi Daffin.
Hufh..
Daffin hanya bisa tarik nafas buang perlahan, dia langsung keluar dari mobil tanpa bertanya apa saja buah yang di sukai istrinya.
Dan kerena takut istrinya kembali rewel Daffin pun kembali ke mobil, dia bertanya apa saja buah yang di sukai sang istri tercinta.
__ADS_1
Kedondong, mangga muda dan jambu air, tiga buah itu yang Jessy minta, dan Daffin langsung meluncur ke tukang rujak memesan makanan yang di sukai sang istri tercinta.
Jessy menunggu sambil memainkan ponselnya, saat berselancar dalam dunia sosial media ia melihat postingan Ambar, di sana Ambar memposting foto saat dia sedang berenang dengan Wilson memakai bikini yang sangat fulgar.
"OMG apa Ambar tak malu" gumam Jessy masih melihat foto ambar dan Wilson.
Tiba-tiba Daffin masuk, dia langsung menyimpan rujak nya di jok belakang, dan melirik Jessy sembari tangan nya yang memasang sabuk pengaman.
"Apa ada yang aneh?" tanya Daffin.
Jessy melirik suaminya lalu ia terbesit dalam pikir nya untuk melakukan hal yang sama dengan Ambar.
"Honey lihat ini" Jessy memberikan ponselnya pada Daffin.
"Waw" Daffin hanya melongo melihat foto itu, dan dia melirik sang istri.
"Kamu mau posting seperti itu?" tanya Daffin.
Jessy menggelengkan kepalanya,
"Aku hanya mau di foto seperti itu, apa itu masalah?" tanya Jessy balik.
Daffin berpikir sebentar lalu menggeleng pelan.
"Kita bisa melakukan nya tapi hanya untuk kenangan pribadi, tidak untuk di posting di sosmed karena itu terlalu fulgar, oke" Daffin memberikan pengertian.
"Makasih honey, love you" Jessy memberikan kecupan bertubi-tubi ke pipi suaminya, dan yang terakhir keduanya malah berciuman di dalam mobil.
"Beginilah wanita, manja saat ada mau nya saja." batin Daffin yang geli mendapatkan kecupan dari sang istri tercinta.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏