
Nanti malam Jessy dan Daffin akan mengundang teman-teman mereka, itu karena keduanya akan pulang ke negara asalnya untuk Jessy melahirkan.
Jessy ingin melahirkan di negara asal nya karena dia ingin bayi nya banyak yang menjaga, selain itu Jessy juga sudah sangat merindukan Daddy Mommy nya.
"Kimmy hari ini tak perlu masak, aku sudah memesan banyak makanan di luar" kata Jessy.
"Baik nona" balas Kimmy kesenangan.
"Ya meski tidak masak tapi jangan lupa rapihkan semuanya, aku tidak mau saat banyak tamu nanti Penthouse nya berantakan" sahut Jessy lagi.
Dan Kimmy hanya mengangguk, dia langsung melakukan rutinitas nya yaitu membersihkan Penthouse, Kimmy senang melakukan pekerjaan ini karena dia mendapatkan banyak bonus dari dua Bos.
Dretttt..
"Halo Am"
"Aku akan datang telat, kami akan membeli hadiah untuk mu dulu, kau mau request?" tanya Ambar di sebrang telpon.
Jessy terdiam, lalu dia teringat akan satu hal.
"Aku kaya jika kau lupa" kata Jessy dengan tawa nya.
"Ya ya aku tau dan tak akan pernah lupa, tapi biarkanlah rakyat jelata ini memberikan tanda sayang nya pada keponakan nya, aku Aunty nya anak mu Jess" sahut Ambar kekeh.
Yang semakin membuat tawa Jessy pecah, Kimmy yang sedang beres-beres hanya melihat itu dengan senyuman nya.
"Haha, baiklah aku mengalah kau bisa membelikan pakaian mungkin, ehk tapi jenis kelamin anak ku masih belum terlihat, anak ku pemalu" kata Jessy.
"Kalau begitu jangan baju, aku akan memberikan stroller baby? bagaimana?" usul Ambar.
"Terserah kau saja, ya sudah aku akan menonton Oppa Lee Minho dulu ya bye!"
Tut !
__ADS_1
Jessy menutup panggilan nya sepihak, dia tertawa sesaat setelah mematikan panggilan nya sepihak.
"Oh Oppa Lee, andai aku yang menjadi Sunja mungkin aku akan mengikat mu dan tidak melepaskan mu, huh.. enak saja sudah enak malah pura-pura lupa" Jessy mendumel sendiri.
Kimmy yang melihat Bos nya bicara sendiri hanya menggelengkan kepalanya, bekerja selama 6 bulan di sini membuat Kimmy menjadi terbiasa dengan suasana hati majikan nya.
Dan ia akui dia agak cemburu mendengar obrolan Jessy dan Ambar, itu semua mengingatkan dia pada Alyssa, teman sekaligus mantan anak majikan nya yang sudah dia anggap seperti kakak sendiri.
"Al, mungkin kalau kamu masih ada aku juga akan melakukan hal sama yaitu memberikan kado tanda sayang untuk keponakan ku" batin Kimmy.
Kimmy memang baru mengetahui fakta jika Alyssa teman nya itu sudah meninggal, dia mengetahui fakta itu dari ayahnya Alyssa saat sedang belanja bulanan.
Rasanya Kimmy benar-benar kesal pada Choky, dia tidak menjaga Alyssa dengan benar sehingga membuat Alyssa meninggal karena sakit yang di derita nya.
-
Malam nya tamu undangan datang, Ambar bersama Wilson, Choky yang membawa seorang wanita cantik dan tak lupa Kenzie yang membawa perut kosong nya.
"Waw pacar baru" Jessy melihat wanita cantik yang di bawa Choky.
Andini?
Uhuk !
Kenzie langsung terbatuk-batuk mendengar nama yang tak asing itu, dia melihat ke arah sebrang dan kaget melihat siapa yang di maksud oleh Choky.
"Dasar pria Murahaaan, istri belum lama meninggal sudah membawa banyak wanita" geram Kimmy dalam hati.
"Andin" panggil Kenzie yang ternyata mengenal Andini.
"Kenzie? kamu disini?" Andini sama kagetnya.
"Ini rumah bos ku" kata Kenzie tersenyum.
__ADS_1
Andini melepaskan tangan nya dari Choky dan mendekati Kenzie, entah ada apa dengan Keduanya tapi melihat dari gelagat keduanya seperti nya keduanya lebih dari sekedar teman.
"Semuanya, ayo kumpulkan kado" titah Jessy.
"Kado nya di bagasi, nanti suruh satpam saja ya" kata Ambar.
"Oke, dan kamu Chok? mana hadiah mu?" tanya Jessy.
Membuat Choky yang sedang melihat Kenzie dan Andini itu seketika teralihkan dengan pertanyaan Jessy.
"Aku akan mentransfer sejumlah uang untuk kado" jelas Choky.
"Waw" Jessy kesenangan.
"Dan untuk asisten ngirit, ngasih apa tuh?" tanya Jessy melihat Kenzie dengan senyuman maut nya.
Kenzie yang mendengar nama nya di sebut langsung melihat ke arah Jessy, dia mengeluarkan barang yang ada di saku celana nya lalu memberikan nya pada Jessy.
"Sendok dulu, mangkuk sama yang lain nya nyusul" ucap Kenzie santai.
Yang seketika membuat tawa semua orang pecah, mereka tidak habis pikir jika Kenzie hanya membeli sendok makan bayi saja tanpa membeli alat makan yang lain nya.
"Ini mah bukan ngirit lagi tapi emang pelit aja" kata Daffin tidak habis pikir dengan sikap Kenzie.
"Malu-malu in aja kamu Ken, nggak berubah" Andini tertawa karena merasa lucu.
Dan setelah itu mereka pun langsung makan, Jessy juga membawa Kimmy ke dalam acara nya, dia mau disini Kimmy bisa lebih dekat dengan Choky.
Sedikit-sedikit Jessy tahu kalau Kimmy dan Choky sudah saling mengenal sejak masih remaja, dia berharap keduanya bisa memulai perjalanan cinta yang indah, seperti dirinya.
"Kasihan kamu Al, kamu pasti tersiksa punya suami suka gali lubang kaya Choky" batin Kimmy.
"Kenapa ada dia disini, huh.. membuat selera makan hilang saja apa lagi mengingat dia saat remaja" batin Choky.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏