Gairah Pengacara Dingin Terhadap Mantan

Gairah Pengacara Dingin Terhadap Mantan
Gadis Perawanku


__ADS_3

"Namanya Cameron Victoria, dia adalah wanita cantik menawan yang menjadi korban perselingkuhan suaminya," jawab Ricardo.


Mendengar nama ini Harger langsung terdiam sesaat karena nama ini memang tidak asing lagi baginya.


"Berapa tahun pernikahan mereka?" tanya Harge yang berniat mengetahui masalah wanita itu


"Selama tiga tahun, karena tidak memiliki anak makanya Jhony Militen menikah lagi dengan seorang wanita yang bernama Lonela. pria itu telah selingkuh dari awal dan menikahi Lonela secara diam-diam, tentu saja hal ini membuat Cameron marah besar dan kecewa," jelas Ricardo.


"Baiklah, beritahu semua mengenai dia, aku akan tangani kasus ini. tapi dengan satu syarat!" jawab Harger


"Tiga miliyar dollar?"tanya Rocardo yang menatap ke arah sahabatnya itu.


"Bukan, aku ingin dia datang sendiri dan jelaskan semuanya tentang dia dan suaminya. kalau bisa aku juga ingin tahu semua aset yang di miliki suaminya itu," jawab Harger yang punya niat lain.


"Baiklah, aku akan memberitahu Aniza untuk sampaikan kepada dia," ujar Ricardo.


Tidak tahu apa yang ada di pikiran si pengacara dingin itu, ia menatap minumannya selama beberapa detik dan kemudian menghabiskan minuman di gelas itu dalam satu tegukan.


Setelah Ricardo memberitahu semua tentang Cameron Victoria sahabat pengacara itu pun pulang ke rumahnya. sementara Harger kembali masuk ke dalam rumah mewahnya, ia membuka laptop dan mencari berita tentang keluarga Milithen. ia membaca semua tentang Jhony Milithen.


Harger kemudian duduk bersandar sambil mengingat kejadian masa lalu.


Flashback on.


Suatu malam di hotel terdapat sepasang kekasih sedang berciuman di atas kasur, saat berciuman mesra mereka sama-sama meneteskan air mata. posisi gadis itu di bawah pria itu yang sedang menindihnya.


"Dionz, aku ingin menyerahkan malam pertamaku padamu!" ucap wanita itu yang melepaskan ciumannya.


"Kau bisa serahkan kepada calon suamimu di masa yang akan datang," kata Dionz.


"Kita akan berpisah dan harus menikah dengan yang lain, untuk apa lagi aku menyimpan keperawanan ku untuk pria yang tidak ku cintai."


"Maafkan aku harus menikah dengan wanita itu, walau hanya untuk membalas jasa baik ayah angkat ku."


"Aku tidak menyalahkanmu, kita tidak bisa bersama karena keluargaku memaksaku menikah dengan Wilber, dan malam ini adalah pertemuan terakhir kita. aku ingin menyerahkan malam pertamaku padamu."


"Cameron, aku juga akan menyerahkan malam pertamaku padamu, kau adalah wanita yang paling ku cintai," ucap Dionz yang mencium bibir Cameron.

__ADS_1


"Bagaimana jika kita buat perjanjian?" tanya Dionz yang melepaskan ciumannya.


"Perjanjian apa?"


"Untuk saat ini kita harus menikah dengan pilihan keluarga kita, jika suatu hari kita sudah bercerai dengan pasangan kita maka kita akan bersatu kembali. walau berapa lama pun atau kapan pun kita tetap akan bersatu kembali. apakah kamu akan tetap menyimpan rasa cinta untukku?" tanya Dionz.


"Aku berjanji padamu, jika saja aku bercerai dengan dia, aku akan menunggumu kalau kamu masih bersama istrimu."


"Jangan lupa untuk menemuiku! jika kau sudah bercerai dengannya, walau di saat itu aku masih bersama dengan pasanganku, aku tetap akan mencari cara untuk menceraikannya," jawab Dionz dengan mencium bibir Cameron.


Di malam itu sepasang kekasih melakukan hubungan di kamar yang gelap gulita, terpaksa berpisah karena pemaksaan pernikahan dari pihak keluarga masing-masing.


"Aaarrghh....," rintihan Cameron yang kesakitan saat Dionz melakukan gesekan di bawah sana.


"Cameron, apa kamu merasa sakit?" tanya Dionz yang sedang melakukan gesekan dengan lembut.


"Ini adalah malam pertamaku, oleh karena itu sakit sekali," jawab Cameron .


"Aku akan nelakukannya dengan perlahan," jawab Dionz sambil mencium leher kekasihnya.


"Dionz, berjanji satu hal padaku!"


"Apa kau bisa jangan berhubungan dengan sembarang wanita selain wanita yang akan menjadi istrimu? aku ingin kau menjadi pria sejati yang tidak sembarangan meniduri wanita mana pun."


"Cameron, aku bukan pria yang suka bermain dengan wanita mana pun."


"Hidup masih panjang, ke depannya kau pasti bisa bertemu dengan banyak wanita cantik yang akan mendekatimu."


"Cameron, di dunia ini hanya kamu satu-satunya yang bisa menarik perhatianku," jawab Dionz yang melakukan gesekan semakin cepat karena mencapai puncak kenikmatan dari gadis perawan itu


"Aaarrghh....," rintihan Cameron yang kesakitan. ia tidak merasakan nikmat sama sekali di malam itu. niatnya memang hanya ingin memberikan malam pertamanya bagi pria yang paling dia cintai.


Setelah mencapai puncak Dionz menghentikan aksinya.


"Cameron, berjanji padaku! apapun yang terjadi kau harus menjadi wanita kuat dan bisa melindungi dirimu sendiri," ucap Dionz yang mengecup dahi gadis itu.


"Aku berjanji padamu!"

__ADS_1


"Saat ini aku baru menjadi pengacara, dan aku berjanji padamu akan menjadi pengacara yang hebat dan terkenal untuk memperebutkan mu kembali jika suatu saat kau ingin bercerai dengan suamimu."


"Di saat itu kau sudah bersama dengan wanita yang akan kau nikahi, apa kau masih mau bersamaku yang sudah bersuami?"


"Tentu saja, kau tetap adalah wanita yang paling ku utamakan, malam ini adalah kenangan bagi kita berdua dan jangan melupakan malam ini. kita sama-sama melepaskan malam pertama kita. dan ini sangat penting bagiku. aku akan menghargaimu gadis perawan," ucap Dionz yang mencium bibir Cameron.


Flashback of.


"Bukankah dia akan menikah dengan Wilber, kenapa menikah dengan Jhony Milithen, bahkan baru tiga tahun, dan apa yang terjadi di saat itu kenapa dia tidak menikah dengan Wilber atau pun sudah bercerai?"ucap Harger yang merasa penasaran.


"Gadis perawanku, kini kau sudah muncul setelah menghilang selama sepuluh tahun. aku yang sekarang sudah menjadi pengacara yang sukses dan aku akan merebutmu dari tangan pria itu," gumam Harger.


"Dan aku ingin mengetahui apa saja yang sudah terjadi padamu selama sepuluh tahun ini," gumam Harger.


Di sisi lain Jhony kembali ke rumahnya bersama Lonela. raut wajah mereka tidak gembira dan hanya cemberut. tentu saja reaksi mereka di ketahui oleh Rionez dan Cameron yang sedang duduk di ruang tamu


"Ada apa dengan kalian?" tanya Rionez.


"Tidak ada," jawab Jhony dengan wajah datar.


"Jhony, Lonela, apa kalian bertengkar?" tanya Cameron yang sudah tahu.


"Mama, aku merasa tidak puas," kata Lonela yang mendekati sang mertua dan bersikap manja.


"Lonela, ada apa denganmu? kenapa menangis? apakah Jhony menindasmu?"' tanya Rionez yang memegang tangan menantunya itu.


"Ma, semalam saat aku di rumah sakit, dia bersenang-senang dengan wanita lain di dalam mobilnya," jawab Lonela sambil menangis.


"Jhony, apa benar yang di katakan Lonela?" tanya Rionez.


"Ma, aku... "


"Katakan, Jhony!" tegas Rionez.


"Iya, aku melakukannya, tapi kami tidak melakukan hubungan itu. dia hanya masuk ke mobilku dan bukan wanita panggilan,"jawab Jhony.


"Kali ini kau sangat keterlaluan melakukan ini," ketua Rionez pada putranya itu.

__ADS_1


"Sia.lan, semalam aku hampir gila karena gagal dua kali, dan sekarang malah di tuduh begitu saja," batin Jhony.


__ADS_2