Gairah Pengacara Dingin Terhadap Mantan

Gairah Pengacara Dingin Terhadap Mantan
Pertemuan Harger dan Carlos Jose


__ADS_3

"Jangan mencari masalah dengan kami! karena tidak ada manfaat bagimu," bentak salah satu anggota Carlos Jose pada Harger.


"Tembak kakinya!" perintah salah satu dari mereka.


Harger langsung melayangkan tongkat golf dengan keras mengenai kepala mereka semua.


Buk..


"Aarrggh...."


Buk..


"Aarrggh...."


Buk..


"Aarrggh...."


Pukulan keras dari Harger menyebabkan mereka tergeletak dengan kepala mereka yang mengeluarkan darah yang banyak.


Buk..buk..buk...


Pukulan tanpa berhenti dilakukan oleh Harger sehingga menyebabkan mereka terluka parah.

__ADS_1


"Ingin melawanku? apa kalian mengira lapangan ini miliki nenek moyang kalian?" ketus Harger.


Tidak lama kemudian beberapa pengawal lainnya bersama Carlos Jose melangkah cepat menuju ke arah Harger.


"Tangkap penyusup!" perintah salah satu pengawal yang memimpin anggota lainnya.


"Ingin menangkapku? penyusup dari mana? apakah lapangan ini milik kalian?" tanya Harger yang bersikap tenang dan menatap Carlos Jose.


Carlos Jose yang melihat pria yang telah menumpaskan semua pengawalnya ia merasa terkejut dan terdiam, karena dia mengenal siapa pria itu


"Tuan Carlos Jose, tidak ku sangka mereka adalah anak buah Anda," ucap Harger dengan senyum.


"Pengacara Cardionz, bagaimana Anda bisa berada di sini dan bertengkar dengan anggota saya?" tanya Carlos Jose dengan ramah.


"Tuan Carlos Jose, saya hanya ingin bermain di sini, akan tetapi mereka berani sekali melarangku. saya adalah Harger Cardionz yang hanya ingin menang dan tidak suka kalah," jawab Harger dengan sengaja.


Carlos Jose menghalang dengan memberi kode kepada pengawalnya itu.


"Tuan Carlos Jose, kelihatannya semua anggotamu sangat tidak punya didikan yang baik, pepatah mengatakan, majikan yang baik mampu mendidik anjingnya menjadi piaraan yang baik, akan tetapi apakah ini hasil didikan Anda? saya berharap bukan," ucap Harger dengan menyindir.


"Jaga mulutmu," bentak pengawal Carlos Jose dengan nada kesal.


Carlos Jose lagi-lagi menghalang pengawalnya dengan memberi kode padanya. walau pun ia sendiri merasa kesal dan benci dengan ucapan pengacara itu.

__ADS_1


"Hahahahaah...pengacara Cardionz, Anda sangat pintar bercanda, semua ini adalah kelalaian saya mendidik mereka, saya mewakili mereka untuk berminta maaf pada Anda," ucap Carlos Jose dengan bersabar dan pura-pura senyum.


"Tuan Carlos Jose, saya tidak layak menerima permintaan maaf Anda, mungkin saja saya akan menuntut mereka karena menyerang saya sehingga saya harus mengunakan kekerasan untuk melawan mereka," jawab Harger.


"Hahahahaah...Pengacara Cardionz, ini hanyalah sebuah kesalahpahaman saja," kata Carlos Jose yang merasa cemas berhadapan dengan pengaraca itu.


"Tuan Carlos Jose, apakah ingin bermain di sini juga harus mendapatkan persetujuan Anda? sehingga mereka begitu nekad untuk mengusir saya."


"Tentu saja tidak, tempat ini adalah milik umum, tidak membedakan siapa pun. pengacara Cardionz, Anda boleh bermain sampai puas," jawab Carlos Jose dengan senyum paksa.


"Kita berdamai saja! ini adalah kesalahan mereka dan saya akan menghukum mereka sesuai peraturan," kata Carlos Jose yang berusaha menyakinkan Harger.


"Anda adalah pejabat tinggi yang di kenal sangat baik hati dan ramah. hanya saja sangat disayangkan Anda memiliki pengawal yang suka mengigit orang. akan tetapi karena mendengar pemintaan Anda maka saya akhiri saja permasalahan ini," ujar Harger.


"Bagaimana kalau kita bermain bersama?" tanya Carlos Jose.


"Ide yang bagus," jawab Harger dengan senyum dan melangkah menuju ke lapangan golf tanpa menunggu pejabat itu.


Setelah dia melangkah pergi raut wajah Carlos Jose yang tadinya senyum langsung berubah, ia menahan emosi berhadapan dengan pengacara itu.


"Tuan, kenapa kita tidak menuntut saja? dia sudah melukai semua orang kita. dan tidak ada rasa hormat sekali pun terhadap Anda," tanya salah satu pengawalnya.


"Dia bukan pengacara biasa, Harger Cardionz bahkan berani menghajar orang di dalam pengadilan. dia tidak segan terhadap siapa pun. ingat, harus bersabar. pengacara itu bahkan tidak memberi hormat padaku. jangan menyinggung dia!"

__ADS_1


"Baik, Tuan."


Carlos Jose lalu menuju ke tempat dia bermain tadi. di siang itu ia harus bermain bersama Harger. ini adalah pertemuan pertama bagi mereka, selama ini mereka mengenal nama masing-masing hanya lewat berita.


__ADS_2