
Cameron lalu mengendarai mobil temannya menuju ke ke Law Group California dengan wajahnya yang berseri-seri karena hidup bebas.
"Jhony Milithen, dalam hidupku kau adalah pria yang paling brengs*k, pernikahan ini adalah pengalaman buruk bagiku," ucap Cameron yang sedang menyetir.
"Tidak tahu sekarang dia ada di mana? apakah dia masih bersama dengan istrinya? kalau saja masih bersamanya seharusnya anak mereka sudah besar juga, mana mungkin aku mencarinya lagi. bukankah aku akan sama seperti Lonela yang merebut suami orang," batin Cameron.
"Dionz, mungkin saja kamu tidak tahu di saat kau menikah aku ada hadir di acara itu, niat ku adalah ingin membawa mu pergi bersamaku. tapi di saat aku melihat ayah dari pengantin itu yang sudah tua aku merasa tidak tega dan memilih pergi dari sana. pada hal hatiku sangat sakit saat melihat mu menyarungkan cincin di jari manis pengantinmu.dan aku hanya bisa menangis dalam hati, aku merasa ragu dengan perjanjian kita. aku takut kau akan mencintai wanita yang kau nikahi karena kalian akan hidup bersama setiap hari," batin Cameron.
Sementara Harger sedang menunggu kedatangan kekasih masa lalunya, pria itu berdiri di jendela yang di kantornya sambil melihat ke bawah gedung itu.
"Cameron, aku sudah menunggumu selama sepuluh tahun, kini kau kembali. aku tidak menyangka akan bertemu denganmu kembali di saat kau ingin mengugat cerai suamimu, jika saja kau tidak bercerai dengannya maka kita belum bisa bertemu," gumam Harger.
Setelah beberapa saat kemudian mobil yang di bawa oleh Cameron tiba di depan gedung Law Group. Harger tentu saja mengenal mobil tersebut karena mobil itu adalah mobil sahabatnya, Ricardo.
Setelah menghentikan mobilnya Cameron keluar dan melangkah masuk ke dalam gedung.
"Gadis perawanku, akhirnya kau datang," gumam Harger.
Salah satu karyawan Harger menunjukan jalan ke ruangan kantor yang di mana tempat Harger berada.
"Nona, di sini adalah ruangan kantor pengacara Cardionz," kata karyawan pria dengan sopan.
"Terima kasih, saya akan masuk sendiri," ucap Cameron dengan ramah.
"Silakan," jawab pria itu yang membukakan pintunya.
Cameron melangkah masuk ke dalam ruangan itu dan melihat seorang pria yang berpenampilan rapi sedang berdiri di dekat jendela.
"Pengacara Cardionz, saya adalah Cameron Victoria yang ingin mengugat cerai suami saya, Jhony Milithen," sapa Cameron yang belum melihat siapa sebenarnya pria yang berdiri di depan matanya itu.
Harger menatap luar jendela dan kemudian berpaling ke arah wanita yang dia tunggu selama ini.
Saat ia menoleh ke arah kekasih masa lalunya, wanita itu tertegun dan membulatkan mata besarnya melihat siapa pria itu sebenarnya.
__ADS_1
Mereka yang selama ini saling rindu antara satu sama lain selama sepuluh tahun akhirnya bertemu kembali dalam situasi yang tak terduga, mata mereka berkaca-kaca dan saling menatap dalam ke arah masing-masing.
Tentu saja bagi Cameron sangat sulit di percaya karena pria yang paling dia cintai tiba-tiba saja muncul di depan matanya.
"Apa kabar?" tanya Harger yang menatap wanita itu tanpa beralih.
"Baik," jawab Cameron yang mengeluarkan air matanya, ia menahan diri karena sangat ingin memeluk pria itu.
Harger melangkah maju menghampiri kekasih masa lalunya dengan perlahan, ia menyentuh air mata Cameron yang membasahi wajah cantik wanita itu.
"Air matamu sangat berharga, jangan membuangnya sembarangan!" kata Harger dengan senyum.
"Kenapa kau bisa ada di sini?" tanya Cameron dengan mata berkaca-kaca.
"Bukankah kamu ingin menemuiku?"
"Kau adalah pengacara Harger Cardionz?"
"Aku mengira tidak bisa lagi bertemu denganmu, tidak ku sangka kau telah berhasil mencapai kesuksesan mu," ucap Cameron.
"Aku pernah mengatakan dari dulu, aku akan menjadi pengacara yang hebat dan kemudian memperebutkan mu kembali dari suamimu," ujar Harger yang menyentuh wajah Cameron.
Cameron memegang telapak tangan pria itu yang sedang menyentuh wajahnya. kemudian ia melihat jari manis Harger yang tanpa di lingkar cincin pernikahan.
"Sepuluh tahun yang lalu kami sudah bercerai," jelas Harger yang melihat Cameron sedang menatap jarinya.
"Sepuluh tahun yang lalu?" tanya Cameron yang merasa tidak percaya.
"Benar, pernikahan kami hanya dua bulan saja," jawab Harger yang memeluk kekasihnya itu, karena di saat Harger melihat wanita yang selama ini tersimpan di dalam hatinya, ia sangat ingin memeluk erat wanita itu.
Cameron yang mendengar jawaban dari Harger ia teringat kata Aniza yang pernah memberitahunya bahwa pengacara Cardionz sudah bercerai saat sepuluh tahun yang lalu. tentu saja baginya adalah penyesalan terbesar karena di saat itu ia memilih pergi meninggalkan Carlifornia. sehingga membuatnya terpisah dengan Harger selama sepuluh tahun lamanya.
"Ke mana kamu di saat itu? apa kamu bahagia bersama suamimu?" tanya Harger yang memeluk Cameron dengan erat
__ADS_1
"Aku tidak menikah karena aku tidak sanggup menikah dengan pria yang tidak ku cintai, dan aku pergi mencarimu dengan niat ingin memberitahu mu bahwa aku tidak menikah, tapi semua sudah terlambat," jawab Cameron yang mengeluarkan air matanya.
"Kapan kau mencariku? kenapa aku bisa tidak tahu?"tanya Harger yang melepaskan pelukannya.
"Di hari pernikahanmu, aku melihat kau menyarungkan cincin di jari manisnya,"jawab Cameron.
"Kenapa di saat itu kau tidak melarangku?" tanya Harger yang mengusap air mata yang membasahi wajah Cameron.
"Ayah mertuamu sudah tua dan aku tidak tega, dia adalah orang yang terpengaruh dan jika saja pernikahan kalian gagal apa yang akan terjadi padanya dan dirimu, ayah angkatmu juga di sana. aku tidak ingin merusakan suasana bahagia semua orang di saat itu, dan aku memilih pergi meninggalkan carlifornia. dan sekarang aku menyesal karena pergi, " jelas Cameron dengan yang merasa sedih.
"Aku mengira kau menikah dengan pria itu, oleh karena itu aku tidak mencarimu, waktu selama sepuluh tahun terbuang begitu saja karena kita sama-sama tidak tahu keadaan masing-masing," kata Harger yang merasa menyesal.
"Maafkan aku, saat itu aku tidak cukup nekad untuk muncul di hadapanmu," ucap Cameron.
"Aku juga menyesal, setelah bercerai dengan dia aku tidak mencarimu karena aku mengira kau dan dia sudah menikah dan tinggal tempat lain," kata Harger yang mengecup dahi Cameron.
"Dionz, sekian lama berpisah apa kamu masih ingat janji kita?"
"Selama ini aku selalu mengingatnya," jawab Harger yang mengeluarkan kalung yang dia pakai selama ini.
Lalu Harger membuka kancing kerah kemeja Cameron dan melihat kalung sepasang itu yang masih di gantung leher seksi wanita itu.
"Kau masih menjaganya dengan baik," ucap Harger yang memegang kalung yang di pakai oleh Cameron.
"Aku menyimpannya selama ini, dua belas tahun yang lalu ini adalah hadiah ulang tahunku dari pemberianmu. dan aku menyimpannya selama ini," jawab Cameron.
Harger lalu mencium bibir Cameron sambil memeluk pinggangnya dengan erat, saat berciuman mereka mengeluarkan air mata haru dan tentu juga ada penyesalan karena telah terbuang waktu selama sepuluh tahun.
Sepuluh tahun yang lalu Harger bercerai setelah menikah dua bulan, ia tidak menemui Cameron karena mengira jika kekasihnya itu telah menikah dengan pria pilihan keluarga, sementara Cameron menolak menikah dengan pria pilihan keluarganya dan memilih pergi karena merasa sedih melihat pria yang dia serahkan keperawanannya menikahi wanita lain. karena sama-sama tidak tahu kondisi masing-masing sehingga membuat mereka harus terpisah selama sepuluh tahun.
πππππππππππππ
Terima kasih bagi teman-teman yang ikuti kisah Harger dan Cameronπ€π€π€π€ di tunggu LIKE, VOTE, KOMEN, DAN JANGAN LUPA MASUKKAN DAFTAR FAVORITπππππ
__ADS_1