
"Gagal didepan dan bermain dibelakang," ketus Harger yang kemudian berdiri dan melihat di sekitar sana.
"Mobilku hancur begitu saja," gumamnya.
Harger kemudian berjalan ke arah lain dengan santai dan seperti tidak ada kejadian. saat ia sedang melangkah pergi seseorang sedang mengikutinya dari jarak jauh di belakang.
Harger kemudian masuk ke salah satu mini market dan membuka kulkas mengambil minuman di sana. orang yang mengikutinya berhenti di luar sambil mengamati gerak-gerik sasarannya itu. dan sesaat kemudian Harger hilang dari pandangannya, pria itu merasa cemas dan melangkah masuk ke dalam mencari keberadaan sasarannya. akan tetapi tidak terlihat lagi Harger di sana.
"Cepat kali dia menghilang," gumam pria itu.
Saat ia sedang berjalan sambil melihat ke sana sini dan menghampiri kulkas tiba-tiba saja kepalanya dihantam oleh seseorang sehingga mengenai kaca kulkas.
Prak....
Suara kaca kulkas yang pecah berkeping keping akibat hantaman kepala pria itu.
"Aarrghh...," jeritan pria itu yang merasa kesakitan.
Harger menarik kerah baju pria itu dan kemudian melayangkan pukulan ke wajah lawannya itu.
Buk...buk...buk
"Aarrghh...."
"Apa hanya ini kemampuanmu...ha? memasang bom dimobilku, apakah anak buah Carlos Jose begitu tidak berguna?"bentak Harger sambil menekan kepala pria itu ke rak pajangan dan mendorong pria itu sehingga semua barang pajangan terjatuh ke lantai semua.
Prak...
"Aarrgghh...," jeritan pria itu yang kesakitan.
Harger yang merasa kesal ia menarik lagi pria itu dan bertanya," siapa lagi dibelakang kalian...ha? kalian adalah mafia? kau tidak tahu siapa aku? dan aku buktikan siapa aku."
Harger mengangkat pria itu dan melangkah ke pintu dan melemparnya ke jalan.
Buk...buk...
__ADS_1
"Aarrgggh...," rintihan pria itu yang patah tulang belakangnya. semua orang yang di sana merasa kaget melihat pengacara yang mereka kenal sedang menghajar seseorang. akan tetapi karena mereka sudah mengenal sifat pria itu sehingga mereka tidak berani merekam kejadian itu.
"Ingin membunuhku, kalian belum layak," ketus Harger yang melepaskan dasinya dan mengikat dua tangan pria itu ke belakang.
Setelah selesai mengikat Harger menarik kerah baju pria itu dan memaksanya berjalan dalam kondisi sakit.
"Tolong jangan siksa aku! aku masih memiliki komplotan lain, mereka akan menyelamatkanku," ucapnya yang sedang kesakitan.
"Katakan padaku di mana mereka berada?" tanya Harger dengan kesal.
"Tidak."
"Kau ingin mati lebih cepat?"
"Mati pun aku tidak akan mengatakannya," jawabnya tegas.
"Kau ingin membunuhku demi Carlos Jose, dan kini si tua itu berada di dalam penjara, kalian tidak akan bisa menyelamatkan dia," ketus Harger.
"Kami pasti akan menyelamatkan dia."
Harger menahan taksi yang lewat di jalan sana, saat taksi itu berhenti ia membuka bagasi belakang kemudian dia mengangkat pria itu dan menghempaskan ke dalam bagasi itu.
Bruk...
"Auhhkk...."
"Hei, apa yang kau lakukan?" teriak pria itu yang kesakitan.
"Membawamu bertemu dengan si tua jahanam itu," jawab Harger yang menutup bagasi.
"Woi...buka...buka...." teriak pria itu yang berada di dalam bagasi.
Setelah beberapa menit kemudian taksi berhenti di depan kantor polisi yang di mana tempat pengurungan Carlos. Harger menarik dengan kasar pria itu melangkah ke dalam kantor itu
"Pengacara Cardionz...?" sapa salah satu anggota polisi. mereka merasa heran melihat pengacara itu yang menangkap seorang pria yang sudah babak belur diwajahnya
__ADS_1
"Aku ingin bertemu dengan Carlos Jose," kata Harger yang menarik pria itu ke dalam menuju ke penjara.
Karena permintaan pengacara itu maka mereka hanya bisa menurut.
Harger membawa pria itu menuju ke tempat kurungan Carlos Jose. pintu jeruji di buka oleh penjaga di sana. setelah pintu di buka Harger mendorong pria itu dengan kasar sehingga tersungkur dihadapan Carlos Jose.
Bruk..
"Aarrghh...," jeritan pria itu yang kesakitan..
"Pengacara ini....?" tanya penjaga penjara itu.
"Pinjam tongkat mu sebentar," kata Harger yang mengambil tongkat milik polisi penjaga itu. bukan hanya itu saja, Harger juga mengambil kunci dan rantai itu dari tangan penjaga, dan setelah melangkah masuk ke dalam penjara Harger mengunci dari dalam.
"Tuan Pengacara, apa yang Anda lakukan?" tanya penjaga itu.
"Aku sedang melakukan tugasku, jangan ikut campur!" jawab Harger dengan tegas.
"Harger Cardionz, apa yang kau ingin lakukan?" tanya Carlos Jose.
"Aku hanya berbaik hati dan membuat kalian bertemu," jawab Harger sambil memainkan tongkat itu ditangannya.
"Aku tidak mengenalnya," jawab Carlos dengan menyangkal.
"Tidak kenal? apakah benar tidak mengenalnya?" tanya Harger yang menginjak tubuh pria itu.
"Aarrghh...," jerit pria itu yang kesakitan.
"Aku akan membuat kalian saling kenal," ujar Harger.
"Kau gila, aku tidak kenal dengannya, walau kau menyiksa ku juga tidak ada gunanya," ujar pria itu yang menahan sakit.
"Mungkin kalian sudah amnesia, tapi tidak apa-apa, aku akan mengunakan caraku untuk memulihkan ingatan kalian," ucap Harger yang maju menghampiri Carlos dan melayangkan tongkat mengenai wajah pria itu.
Buk..
__ADS_1
"Aarghh...," jeritan Carlos yang mendapat pukulan keras sehingga tersungkur ke lantai. pukulan keras itu menyebabkan mulut Carlos mengeluarkan darah