Gairah Pengacara Dingin Terhadap Mantan

Gairah Pengacara Dingin Terhadap Mantan
Kecemasan Carlos


__ADS_3

"Pengacara Cardionz, sangat tidak ku sangka kita bisa bermain bersama, permainan Anda sangat luar biasa," Carloz Jose.


"Bukan permainanku yang hebat, tapi permainan Anda yang buruk," jawab Harger yang berterus terang.


"Hahahahaha...Pengacara Cardionz, Anda sangat pintar bercanda," ucap Carlos Jose.


Setelah satu jam kemudian.


"Bagaimana kalau lain kali kita main bersama lagi?"ajak Carlos Jose yang sedang berjalan dengan Harger dilapangan.


"Boleh juga, tapi permainannya harus ada taruhannya, kalau tidak maka tidak seru sama sekali," jawab Harger


"Baik, taruhan apa yang Anda inginkan?"


"Taruhan uang," jawab Harger


"Hehehehehe...Pengacara Cardionz adalah pengacara diberi julukan 3 miliar dollar, kelihatannya saya harus mengaku kalah sebelum bermain."


"Apakah Anda takut kalah?"


"Permainan Anda sangat luar biasa, siapa pun pasti akan mengaku kalah dulu sebelum bermain."


"Bagi yang mengaku kalah sebelum bermulai bukankah itu adalah pengecut?" kata Harger dengan menyindir.


"Pengacara Cardionz, sangat pintar bercanda," ucap Carlos Jose dengan senyum paksa.


"Permainan ini tidak ada bedanya dengan dipersidangan, saat saya ingin memenangkan sebuah kasus saya harus mencari kesempatan untuk membuat lawan hingga bertekuk lutut. sedangkan Anda adalah orang yang terkenal, kenapa harus mundur sebelum bermain?"


"Pengacara Cardionz, permainan saya sudah semakin merosot, dan tidak sehebat dulu lagi. bermain dengan Anda saya sudah pasti kalah."


"Anda adalah pengacara yang paling terkenal, siapa yang tidak kenal Anda," ucap Carlos Jose


"Tuan Carlos Jose, belakangan ini saya sedang menyelidiki sebuah kasus narkoba, hanya saja tidak tahu siapa dalang utamanya dan juga di mana barangnya, oleh karena itu saya sengaja bermain di sini agar bisa melepaskan tekanan yang saya hadapi," ujar Harger dengan sengaja


"Pengacara Cardionz, Anda adalah orang hebat, selama ini tidak akan ada yang bisa menyulitkan mu, Anda pasti berhasil," kata Carlos Jose dengan senyum paksa.

__ADS_1


"Kalau itu sudah pasti, saya mendapat info tempatnya ada di salah satu pengunungan dan tempat yang sangat terpencil, suatu saat saya pasti akan mendapatkan bukti yang saya mau, dan kemudian pelaku utama akan saya buat kehilangan semuanya," jawab Harger.


"Hebat, hebat sekali. tentu saja...kasus ini tidak akan menyulitkan Anda."


"Didunia ini tidak ada yang bisa menyulitkan, ku," jawab Harger dengan yakin dan melangkah pergi.


Raut wajah Carlos Jose berubah seketika saat pengacara itu berjalan duluan. ia merasa cemas dan tidak tahu apa sebabnya.


Setelah beberapa saat kemudian.


"Tuan Carlos Jose, terima kasih karena sudi bermain dengan orang biasa sepertiku," ucap Harger yang bersiap ingin meninggalkan lapangan.


"Bisa bermain dengan Pengacara yang berkelas seperti Anda adalah suatu kebanggaan, saya berharap kita akan bertemu di lain waktu," jawab Carlos Jose dengan senyum paksa.


"Kita akan bertemu lagi, Tuan Carlos Jose. sampai jumpa," ucap Harger dengan senyum


"Sampai jumpa," balas ucapan Carlos Jose dengan berpura-pura senyum.


Setelah Harger melangkah pergi, salah satu pengawal Carlos Jose datang menghampiri pejabat tinggi itu.


"Tuan, kelihatannya dia akan menjadi penghalang bagi kita."


"Tuan, bagaimana malam ini kita bunuh saja?"


"Lakukan dengan hati-hati! dan jangan sampai gagal!"


"Baik, Tuan."


"Hilangkan dia dan jangan meninggalkan jejak!"


"Baik, Tuan."


"Aku ingin topik kehilangan seorang pengacara berkelas menjadi berita dunia," ucap Carlos Jose.


"Malam ini kami akan segera bertindak," kata pengawalnya.

__ADS_1


"Harger Cardionz, kau adalah halangan ku di masa depan. sehingga kau harus lenyap dari dunia ini," batin Carlos.


"Tuan, selanjutnya Anda ingin ke mana?"


"Bertemu dengan kelompok kita, untuk amankan barang kita," jawab Carlos.


Mansion Harger.


"Harger, aku tidak menyangka kau sengaja ingin mencari masalah dengannya, dan mungkin saja ini akan membahayakanmu," ujar Cameron yang meletakan cangkir berisi minuman untuk suaminya ke atas meja.


"Aku sengaja ingin membuat dia merasa cemas, agar dia salah tingkah. biarkan mimpi buruk ini melanda dirinya."


"Apa kamu yakin dia tidak akan mengirim pembunuh mengincarmu?" tanya Cameron yang duduk disamping suaminya.


"Aku sangat yakin dia akan segera bertindak, lebih baik jika dia melakukannya. dengan begitu aku bisa mengumpul bukti."


"Tapi ini sangat bahaya bagimu," ucap Cameron yang merasa khawatir.


"Jangan khawatir! aku pasti akan baik- baik saja," kata Harger dengan menyakinkan istrinya.


Cameron mencium bibir suaminya dan sesaat kemudian ia melepaskan ciumannya.


"Berjanji padaku bahwa kau tidak akan membahayakan dirimu!"


"Aku berjanji padamu," ucap Harger yang mencium bibir Cameron dan sambil memeluknya.


Mereka berciuman selama beberapa menit.


"Harger, cepat pergi mandi dulu kau harus ke kantor."


"Aku merasa lapar saat melihatmu, dan sekarang aku ingin melahapmu dulu," ujar Harger yang mencium leher istrinya.


"Harger, di sini adalah ruang tamu," kata Cameron.


"Kita akan bermain di sini!" jawab Harger yang mendorong istrinya berbaring di sofa.

__ADS_1


"Tapi....!"


"Tidak masalah sama sekali," jawab Harger melepaskan kancing kemeja istrinya.


__ADS_2