
"Harger, berhati-hatilah saat keluar! dia pasti akan mengirim sejumlah anggota untuk mengincarmu," ujar Cameron.
"Aku akan selalu berhati-hati, sayang," ucap Harger yang mengecup dahi istrinya.
Lioney mendatangi kantor polisi untuk menemui Carlos Jose.
"Tuan, saya sudah menjumpai semua pengacara akan tetapi mereka menolak menangani kasus ini, saya juga menghubungi pengacara di jerman, england dan juga perancis tapi mereka tetap menolak."
"Mereka semua takut terlibat, dan takut mati. oleh karena itu mereka memilih tidak ingin terlibat," ketus Carlos.
"Tuan, apa yang harus dilakukan?"
"Jumpai dia dan menyuruhnya bertindak ambil nyawa Harger Cardionz. dia tidak sadar bahwa orang yang dia lawan bukan hanya pejabat tinggi tapi juga adalah mafia," perintah Carlos.
"Baik, Tuan. segera saya lakukan."
Beberapa hari kemudian.
Isu mengenai Carlos Jose akan di bawa ke penjara besar telah tersebar. semua masyarakat juga sudah mengetahui soal ini.
Pihak polisi membawa Carlos menuju ke mobil tahanan, tangan diborgol dan dikawal oleh beberapa anggota polisi.
Selama perjalanan mobil yang membawa Carlos di kawal sangat ketat, terdapat puluhan mobil polisi yang jaga dari depan dan belakang.
Di sisi lain terdapat bis yang membawa sejumlah pria yang berjaket hitam melaju mengejar mobil polisi. pria berjaket adalah anak buah Carlos Jose yang selama ini tidak pernah menunjukkan diri. mereka masing-masing memiliki senjata karena ingin menyelamatkan bos mereka.
"Pak, apakah mereka akan muncul seperti yang diperkirakan?" tanya salah satu anggota polisi.
"Kalau dia memiliki anak buah lainnya mereka pasti akan muncul dan menyelamatkan Carlos Jose."
"Apakah sehebat itu Carlos Jose?"
__ADS_1
"Tentu saja hebat, selain pejabat tinggi dia juga mafia bisnis ilegal. satu orang bisa memiliki dua identitas mana mungkin tidak hebat," jawab kepala polisi.
"Aku berharap perkiraan pengacara Harger Cardionz tidak salah."
"Dia pasti curiga bahwa Carlos Jose memiliki komplotan lain. oleh karena itu dia mengunakan cara ini untuk mengumpan mereka."
Selama setengah jam bis mengejar mobil polisi itu, akhirnya mereka bersiap untuk melepaskan tembakan dengan pistol mereka masing-masing. aksi kejar-kejaran terjadi sehingga ke persimpangan jalan, jalan besar itu tanpa ada kendaraan lain yang lalu lalang.
Kepala polisi yang melihat seseorang menodong senapan yang di seberang jalan ia langsung perintah kepada anggotanya," Pencar!"
Puluhan mobil polisi berpencar dengan membelok ke kiri dan ke kanan. sementara seorang pria yang tak lain adalah Harger sedang mengarahkan senapan ke arah bis dengan berniat ingin meledakkan bis tersebut.
"SHOW TIME," ucap Harger dengan senyum dan melepaskan tembakan ke arah bis yang sedang melaju.
Dor...dor...
Dua tembakan mengenai tepat pada ban depan bis itu sehingga tumbang ke kanan.
"Aarrgghhh..." teriakan mereka yang berada di dalam mobil.
Bis yang tumbang bergeser sehingga menabrak tiang lampu.
Brak...
"Aarrgghh...."
Tidak hanya sampai di situ Harger masih ingin melepaskan tembakan ke tangki untuk meledakan mereka semua.
"Jangan membunuh mereka!" teriak kepala polisi itu yang berusaha ingin menghalang niat Harger. akan tetapi usahanya diabaikan oleh pengacara itu yang nekad ingin membunuh sejumlah anak buah Carlos Jose.
Dor...dor...
__ADS_1
Dua tembakan dari Harger mengenai tepat pada tangki minyak sehingga minyak bocor dan mengalir ke jalan, tidak lama kemudian bis mulai terbakar dan meledak.
Duar...duar...duar...
Ledakan besar yang terjadi karena tangki minyak yang bocor akibat tembakan dari Harger.
Carlos yang berada di dalam mobil merasa kesal dan tidak berdaya, harapan untuk dia melepas diri hanya mereka yang kini sudah menjadi korban ledakan.
"Apa kau tahu apa yang kau lakukan?" tanya kepala polisi yang berjalan ke arah Harger
"Aku sedang meledakan sampah masyarakat," jawabnya dengan santai.
"Bukankah kau sudah mengatakan bahwa kau tidak akan membunuh mereka, dan kini lihatlah apa yang sudah kau lakukan."
"Kalau saja kau menangkap mereka apa kamu mengira akan berhasil? dalam bis itu sekitar dua puluh atau tiga puluh orang, apa kamu yakin bisa menangkap mereka dengan jumlah kalian?"
"Harger, kau gila. itu adalah tugas kami dan sekarang kau malah....".
"Aku hanya membantumu saja, dan sekarang kalian tidak perlu bersusah payah menangkapnya."
"Awal rencana kita adalah mengumpan mereka hingga ke jalan sini, sehingga kami menutup jalan besar sana agar tidak ada jatuh korban lainnya. dan kini kau malah begitu mudahnya membunuh mereka begitu saja."
"Untuk apa kau mengurung mereka lagi? bukankah hanya membuang beras negara saja? untuk apa memberikan makan pada mereka yang tidak berguna."
"Kau selalu saja melakukan sesuka hatimu."
"Aku hanya menghapus manusia sampah."
"Harger, jangan lupa kau adalah pengacara dan bukan polisi."
"Aku selalu ingat siapa aku, tugasku sudah selesai dan sekarang masukan kembali Carlos ke dalam penjara dan menunggu masa persidangan!" ucap Harger yang melangkah pergi sambil membawa senjatanya.
__ADS_1