Gairah Pengacara Dingin Terhadap Mantan

Gairah Pengacara Dingin Terhadap Mantan
Lonela Histeris, Jhony Merasa Puas


__ADS_3

"Perintahkan saja pada kami, Tuan. apa yang ingin kami lakukan."


"Aku ingin membawa kalian semua ke rumahku dan melayaniku sampai puas!"


Mansion Milithen.


Lonela yang berada di kamar sedang menunggu kepulangan suaminya, jam dinding telah menunjukan pukul 11 malam.


"Apa dia mencari wanita itu lagi? kenapa sudah malam begini masih tidak pulang? mudah-mudahan saja dia tidak percaya dengan kata wanita itu," gumam Lonela.


"Anakku, mama hanya mengharapkanmu untuk tinggal di sini. hanya rumah mewah ini tempat kita bergantung. papamu sudah pergi dan mama hanya bisa mengunakan pria ini sebagai korban. dia akan menjadi papamu setelah kamu lahir," ucap Lonela sambil mengelus perutnya.


Tidak lama kemudian Jhony kembali ke rumah itu bersama empat wanita club malam. ia dengan tanpa ragu membawa mereka menuju ke kamar yang di mana tempat Lonela berada.


Klek..


"Hahahaahaha...." suara tawa Jhony yang merangkul wanita cantik itu dan melangkah masuk ke dalam kamarnya.


Lonela yang melihat suaminya membawa empat wanita ke kamarnya tentu saja dia merasa tidak percaya.


"Apa yang kau lakukan?" tanya Lonela yang merasa hancur hidupnya.


"Aku ingin bersenang-senang dengan mereka, tadi aku sudah melakukannya di club malam. sangat nikmat sekali, dan sekarang aku masih mau melanjutkan keinginanku," jawab Jhony yang melepaskan bajunya


"Jhony Milithen, kau keterlaluaaan...." teriak Lonela yang melempar bantal ke arah suaminya itu.


Jhony menahan tangan Lonela dan mengenggamnya dengan kuat dan penuh rasa kebencian terhadap wanita yang sudah menjadi istri ke duanya itu.


"Aarrghh...," rintihan Lonela yang sedang kesakitan pada tangannya.


"Lonela, kau tidak berhak melarangku bercinta dengan wanita lain, kau bukan siapa-siapa sama sekali. suka atau tidak kau harus terima, jika tidak suka maka silakan mengangkat kakimu pergi dari sini," ketus Jhony.


" Apa kau lupa dalam kandungan ini adalah darah dagingmu."

__ADS_1


"Mengenai ini mereka juga bisa hamil anakku, asal aku ada uang aku bisa mencari wanita yang lebih cantik dari mu untuk menjadi ibu dari anakku," ujar Jhonya yang melepaskan tangannya dengan kasar.


"Giliran siapa lagi? ayo buka bajumu dan berbaring di sini!" kata Jhony yang menurunkan sleting celananya.


"Jhony Milithen, kau tidak boleh melakukan ini padaku," teriak Lonela dengan nada tinggi.


"Kenapa tidak boleh? bukankah di saat aku masih bersama Cameron kau juga begini,kan? apa kau tahu kau sama sekali tidak bisa di bandingkan dengan ujung rambut Cameron. karena kau bukan siapa-siapa," ketus Jhony.


Lonela menangis histeris karena melihat suaminya itu membawa wanita ke kamarnya.


Salah satu wanita cantik itu melepaskan semua pakaiannya dan celana da.lamnya di depan Lonela yang masih terduduk di atas kasur. wanita itu berbaring dan membuka kakinya menghadap suami Lonela


"Keluaaar!" teriak Lonela yang semakin histeris karena melihat suaminya mulai menyentuh bagian inti wanita itu.


"Tahan dia!" perintah Jhony pada tiga wanita club itu.


Mereka bertiga menarik Lonela hingga turun dari ranjang dan menahan tangannya berdiri di samping suaminya yang ingin menyetubuhi wanita lain di depan matanya.


"Lepaskan aku! hentikan, Jhony Milithen!" teriak Lonela yang histeris.


Ia menikmati setiap lekuk tubuh wanita yang berada di bawahnya, Jhony melakukan gesekan tanpa berhenti dan menghisap dada wanita yang sedang di gagahi


"Apa kau sudah melihatnya? aku merasa sangat nikmat. tubuhmu tidak sebanding dengannya, aku tidak salah jika ingin bersenang-senang," kata Jhony yang sedang menikmati setiap gesekan di vagi.na wanita itu.


"Aaarrghh.....," teriakan Lonela dengan histeris, rasa sakit di hatinya tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata. bagaikan di tusuk ribuan panah yang tanpa mengeluarkan darah.


Pria yang ia cintai melakukan hubungan dengan empat wanita sekaligus di malam itu dan juga di hadapannya.


Jhony melakukan selama dua jam, sementara Lonela yang tidak ingin melihat ia di paksa oleh wanita itu untuk melihat suaminya sedang bersenang-senang, ia harus mendengar erangan suami dan wanita itu yang sedang merasa sensasi yang luar biasa.


Setelah selesai empat wanita club pun meninggalkan kediaman Milithen.


"Aku merasa sangat puas," ujar Jhony yang mengenakan pakaiannya kembali.

__ADS_1


"Kenapa kau melakukan ini padaku?" tanya Lonela yang terduduk lesu dan menunduk sambil menangis.


"Tidak ada kenapa, alasannya hanyalah aku lebih menyukai wanita cantik dan seksi. kau tidak seperti mereka yang memiliki tubuh yang seksi, mungkin saja untuk ke depannya aku tidak akan menyentuhmu lagi, dan jika kau butuh kesenangan kau bisa membayar pria lain untuk menidurimu,"ujar Jhony dengan senyum.


"Kau melakukan ini padaku, apakah karena kepergiannya?"tanya Lonela yang merasa terluka.


"Apapun alasannya kau pantas mendapatkannya, kau bisa pilih pergi jika kau tidak bisa menerima wanita yang ku bawa pulang."


"Oh iya...aku rasa lebih baik kau tinggal di kamar lantai bawah saja, karena mulai besok aku akan membawa wanita yang di luar pulang ke sini, dan aku akan mengunakan kamar ini untuk bersenang-senang."


"Jhony Milithen,kau sudah sangat keterlaluan," bentak Lonela.


"Keterlaluan? hahahaha...di mananya aku keterlaluan? Lonela, seharusnya kau bercermin, jangan menganggap bahwa dirimu adalah wanita suci. aku bukannya tidak tahu bahwa kau sudah tidak perawan saat bersamaku," kata Jhony dengan mengejek.


"Aku putus dengan pacarku, kau tahu soal itu," jawab Lonela dengan histeris.


"Lalu, bagaimana dengan anak dalam kandungan mu itu?"


"Dia adalah anakmu,"jawab Lonela sambil menangis


"Anakku? iya atau bukan hanya kau dan Tuhan yang tahu soal ini." ucap Jhony.


"Aku juga tidak peduli tentang itu, karena aku hanya ingin menikmati kesenanganku sendiri," ujar Jhony.


"Jhony Milithen, kau sangat kejam padaku," tangisan Lonela.


"Siapa yang lebih kejam kita belum tahu lagi," jawab Jhony dengan ketus.


"Malam ini kau mulai tidur di kamar bawah, jangan sampai aku melihatmu muncul di sini, pergiiii!".bentak Jhony yang menarik lengan istrinya keluar dari kamar, dan kemudian ia pun menutup dan mengunci pintunya.


Lonela yang di usir dari kamar hanya bisa pasrah dan menangis sehingga terduduk di depan kamar, dirinya tidak berdaya saat di khianati oleh suaminya. tidak ada rasa iba Jhony membalas istrinya dengan cara yang kejam seperti ini.


Sementara Jhony yang telah puas melakukan hubungan dengan empat wanita ia membersihkan diri dengan air shower.

__ADS_1


"Lonela, ini baru permulaan saja, lihat saja nanti aku ingin tahu kau bisa bertahan sampai kapan. berani sekali kau mengunakanku menjadi ayah dari anak luar nikah yang dalam kandungan mu itu, maka aku akan membalasmu dengan cara ini. setelah aku puas menyiksamu maka aku akan membuang mu di tengah jalan," ucap Jhony yang sedang mengunakan sabun mengosok ke seluruh tubuhnya.


"Cameron, bagaimana caranya agar kau kembali padaku? aku tidak akan setuju bercerai dengan mu," batin Jhony.


__ADS_2