Goddess Of Don Pablo

Goddess Of Don Pablo
Bab 13 : Bisnis Pribadi Tuan Putri


__ADS_3

Pagi itu langit terlihat bersih dan cerah. Nina membuka gordyn jendelanya lebar-lebar. Ia menatap matahari yang perlahan menyembul keluar menyinari setiap sisi halaman bahkan menimbulkan pantulan cahaya pada ombak dipantai. Semburat warna kuning kemerahan menyala membuat hangat ruangan kamar Nina. Hari ini ia tidak memiliki schedule keluar rumah.


Ayahnya telah memfasilitasi segalanya bagi Nina di istana tempat tinggalnya. Bahkan Wonder Island, pulau yang indah ini merupakan milik Don Pablo seorang. Nina memang putri kesayangan Don Pablo. Ia adalah satu-satunya calon putri tunggal pewaris kekayaan ayahnya. Biasanya Nina turut membantu ayahnya memberikan masukan pada bisnis farmasi yang dijalankan ayahnya.

__ADS_1


Sejak ia berulang tahun yang ke 17, Nina sudah diwariskan salah satu bisnis yang dijalankan ayahnya sebagai salah satu kado ulang tahunnya saat itu. Ia memimpin sebuah perusahaan yang memproduksi minuman keras Fenucaria, sebuah minuman beralkohol bagi penduduk di pulau-pulau sekitar Wonder Island. Minuman khas yang biasa dikonsumsi saat memasuki musim dingin. Walaupun tak sebesar bisnis utama yang dimiliki ayahnya dibidang Farmasi, Nina sangat menyukainya.


Biasanya saat weekdays atau hari-hari kerja, Nina selalu mengendarai mobilnya menuju pabrik. Ia biasa mengecek setiap proses produksi serta mengawasi kualitas produk yang dihasilkan sampai proses distribusi ke baik dikawasan Wonder Island hingga ke negara-negara disekitarannya. Kadang Nina menyempatkan ikut terjun langsung mengantar proses distribusinya ke negara-negara tetangga. Itulah mengapa biasanya jadwalnya cukup sibuk dan padat setiap harinya. Kadang ia pun turut menghadiri beberapa acara pertemuan yang diadakan rekan-rekan bisnisnya. Ayahnya sangat bangga terhadap putri semata wayangnya itu. Nina sanggup mengurus sendiri perusahaan yang diberikan ayahnya itu.

__ADS_1


Tetapi pagi ini, Nina tidak memiliki jadwal untuk ke pabrik hari ini. Ia memilih untuk tinggal dirumah sejenak sambil berpikir menyusun rencana untuk berkeliling dengan Jeep pribadinya mengelilingi pulau ini. Meskipun ia besar dipulau ini, Nina belum pernah sekalipun mengelilingi pulau ini secara menyeluruh. Ayahnya sangat khawatir kejadian yang menimpa Angelo,istrinya akan menimpa anak gadis satu-satunya itu.


***

__ADS_1


Carlo yang melihat gadis itu memperhatikan dari beranda rumahnya. Ia melihat gadis itu tengah mengeluarkan Jeep pribadinya. Carlo menatap layar HP miliknya. Ia memang ditugasi Don Pablo menjaga putri semata wayangnya itu. Carlo telah memasang beberapa camera pengintai diruang tidur Nina yang tidak diketahui gadis itu serta memasang perangkat GPS yang terkoneksi dengan telepon selularnya pada setiap perangkat elektronik dan kendaraan pribadi milik Nina. Carlo pun dapat mengendalikan dan mengakses telepon seluler milik Nina. Hingga Carlo dapat mengetahui kemanapun dan apapun yang dilakukan putri majikannya itu. Hal itu memang bukan bagian dari instruksi dari Don Pablo langsung padanya. Tetapi itu hanyalah sebuah inisiatif Carlo atas tanggung jawab yang diberikan padanya. Tetapi ia lebih memilih menggunakan alat pengintainya itu seperlunya saja. Carlo ingin menjadi pria sopan,elegan dan lelaki sejati satu-satunya bagi Nina. Ia tidak ingin gadis itu merasa diawasi selalu olehnya. Tetapi Carlo ingin gadis itu merasa dicintai olehnya. Peta dilayar telepon genggamnya menunjukkan gadis itu menuju kawasan hutan dipinggiran pantai dengan jeepnya.


***

__ADS_1


__ADS_2