
Miguelo resmi menjadi seorang kurir di Medicro Pharmaceutical. Perusahaan farmasi pertama di Wonder Island dan tengah melejit saat itu ke hampir seluruh negara disekitarnya. Ia hanya menjadi seorang supir yang mengantarkan barang-barang medis yang dikirimkan. Hampir setiap minggu ia pun turut lembur mengantarkan pada malam hari yang terkadang dini hari kesetiap konsumen Pablo. Kebanyakan dari mereka adalah dokter-dokter muda yang idealis dan memiliki klinik pribadi.
Tetapi tak sedikit pula Miguelo muda mengantarkan barang-barang medis termasuk Morphine ke setiap rumah sakit-rumah sakit besar ternama dikawasan Wonder Island maupun pulau-pulau disekitarnya. Miguelo sangat menyukai pekerjaannya. Ia dapat berkeliling ke seluruh tempat bahkan ke negara-negara ataupun pulau-pulau diluar kawasan Wonder Island. Pablo membayar upah lemburnya dengan jumlah yang lumayan besar. Upahnya bekerja sebagai kurir diperusahaan lelaki itu cukup fantastis baginya. Hanya dalam tempo 5 tahun bekerja Miguelo telah menjadi salah seorang kurir terpercaya Pablo saat itu. Sebagai seorang kurir kepercayaan Pablo, Miguelo mulai diperkenalkan ke beberapa kolega-kolega Pablo. Miguelo yang berparas cukup menarik menjadi sebuah kelebihan baginya. Para kolega Pablo mengakui ketepatan waktu pengiriman dan kecekatan Miguelo sebagai seorang kurir. Parasnya yang lumayan menarik pun membuat Miguelo tidaklah menampakkan ia hanya seorang kurir. Hanya dengan sedikit sentuhan, ia dapat tampil memukau. Pablo telah melihat potensi tersebut didalam diri Miguelo muda. Ia seperti melihat sedikit refleksi dirinya dahulu pada pria muda ini.
Saat itu Miguelo muda yang kerap bertugas malam bahkan kadang dini hari, mulai terbiasa menjelajahi banyak tempat.Ferguso pun sebagai seorang senior mulai memperkenalkannya pada dunia malam. Ferguso merupakan lelaki yang baik bagi Miguelo. Miguelo belajar dengan cepat dari lelaki yang telah berpengalaman bekerja pada Pablo. Perlahan Miguelo mengetahui dari Ferguso bahwa morphine yang biasa dikirimkan pada sebagian kolega Pablo diwaktu malam adalah barang ilegal. Pada kala itu, morphine adalah sebuah obat medis yang hanya bisa diproduksi berdasarkan pesanan yang telah terdaftar dan dibatasi dalam jumlah tertentu untuk rumah sakit yang telah memiliki izin khusus dari pemerintah setempat.Obat tersebut termasuk dianggap obat keras yang membahayakan hingga tidak bisa diperjualbelikan secara umum dan sembarangan bahkan dikalangan dokter sekalipun. Tetapi Pablo muda yang memiliki empati merasa tersentuh, setiap kali melihat para dokter yang idealis dan tidak memiliki izin khusus untuk mendapatkan obat itu. Hingga Pablo memberikan kelonggaran dengan menyanggupi supply bagi mereka. Masalah perizinan, pengacaranya lah yang mengurus semua masalah tersebut. Dengan sebuah syarat khusus mereka merogoh uang yang lebih besar untuk mendapatkan obat tersebut daripada Morphine yang ia perjualbelikan secara legal atau resmi. Hal inilah yang membuat nama Pablo muda mulai dikenal.
__ADS_1
Miguelo yang mendengar cerita tersebut dari Ferguso pun mulai tertarik. Akalnya bekerja dengan cerdas. Ia ingin menjadi kaya seperti Pablo muda saat itu. Ia memiliki ide untuk mengambil keuntungan dari bisnis yang Pablo jalani.
Miguelo yang telah bekerja pada Pablo selama 5 tahun lebih itu perlahan mulai belajar apa itu Morphine yang diperjualbelikan oleh Pablo hingga membuat lelaki tersebut menjadi pria kaya yang dikenal umum. Miguelo pun mengerti obat tersebut adalah sejenis obat bius yang bisa menghilangkan rasa sakit dan bahkan membuat pasiennya tidak sadarkan diri.
Miguelo pun semakin memperluas jaringannya. Ia memiliki kemampuan komunikasi yang sangat baik kepada siapapun. Sikap ramah,santun, dan wajah yang cukup menarik membuat Miguelo yang muda mampu membuat konsumen pribadinya sendiri tanpa bantuan Ferguso. Pablo yang mengetahui potensi dan ambisi Miguelo semakin tertarik pada anak muda itu. Ia pun memberikan posisi sebagai Field Coordinator setara dengan Ferguso,seniornya itu. Ia bertugas membangun jaringan dan memastikan barang orderan konsumennya sampai dengan selamat tanpa masalah apapun. Miguelo muda yang berambisi menjadi seorang kaya diusia muda semakin bersemangat dengan pekerjaannya itu. Keahliannya dalam mendekati para konsumennya secara personal,membuat Miguelo muda mulai belajar ternyata para dokter yang telah menjadi konsumennya itu mempergunakan obat tersebut bukan hanya untuk kepentingan medis pada para pasiennya. Mereka pun memperjualbelikan kepada para konsumen pribadi yang berasal dari kalangan jetset yang membutuhkan obat tersebut untuk kepentingan pribadi mereka secara bawah tangan. Mengetahui hal ini, Miguelo muda mulai tertarik. Tanpa sepengetahuan Pablo, atasannya, Miguelo muda mulai berani mengambil keuntungan. Ia mulai menawarkan secara pribadi pertama kali kepada seorang pengusaha kaya yang membutuhkan obat tersebut untuk pengobatan istrinya. Ia tidak bisa mendapatkan secara legal barang tersebut tetapi tak mungkin berobat setiap kali istrinya mengalami gangguan syaraf yang menyebabkan rasa nyeri dan tremor setiap kali ia kambuh. Bukan hanya prosedural rumah sakit yang rumit dan panjang tetapi biaya pengobatan yang luar biasa mahal.
__ADS_1
Saat itu Miguelo yang sudah memiliki penghasilan tetap pun menikah. Ia menyewa sebuah flat dirumah susun sederhana. Tetapi pernikahannya tak berlangsung lama. Setelah istrinya melahirkan seorang bayi perempuan, ia menceraikan Miguelo. Istrinya yang tak sanggup menghadapi ambisi Miguelo untuk menjadi kaya dan bekerja sepanjang waktu hingga hampir-hampir ia tidak pernah berada di flatnya itu pun meninggalkan lelaki itu bersama bayinya. Wanita tersebut berkencan dengan lelaki lain dan meninggalkan Miguelo seorang diri dengan anak mereka. Miguelo yang tak tahu bagaimana mengurus seorang bayi pun akhirnya menyewa seorang pengasuh kala itu. Hanya sesekali waktu ia berinteraksi dengan anaknya itu. Miguelo muda semakin ambisius dengan pekerjaannya setelah ia ditinggalkan istrinya itu. Ia melampiaskan frustasi pada pekerjaannya. Saat waktu luang, Miguelo menyempatkan bermain dengan anaknya itu. Ketika anak perempuannya beranjak besar, ia memasukkan anak itu ke sekolah berasrama dan sejak itulah Miguelo tidak pernah menemuinya kembali. Ia hanya mengirimkan uang bulanan dan segala biaya kebutuhan anaknya itu. Hanya sesekali Miguelo mengirimkan secarik surat ataupun sebuah ucapan dan hadiah saat putrinya berulang tahun dan saat natal. Tetapi sudah hampir sekitar 5 tahun ia tidak menuliskan surat apapun pada putrinya itu.
Miguelo tampak termenung duduk disebuah meja kerjanya disalah satu ruangan disebuah club malam cukup mewah miliknya yang berada dikawasan Mandrake. Ia termenung mengingat perjalanan hidupnya dahulu. Sejak ia bekerja pada Pablo,ia sanggup mengeruk keuntungan dan membuka bisnisnya sendiri. Sebuah club malam. Mary Heart Pub. Itulah nama club' malam miliknya. Ia pilih nama tersebut dari panggilan nama putri satu-satunya. Yang berarti Mary tersayang.
Kini Miguelo adalah seorang pebisnis club malam. Hubungan relasinya dengan Pablo pun masih berjalan. Tetapi kini Miguelo tidaklah lagi pesuruh ditempat Don Pablo. Ia adalah kolega bisnis Morphine ilegal Don Pablo, dan ia memiliki pelanggan tetapnya sendiri. Tetapi satu hal yang Don Pablo tidak ketahui, Miguelo perlahan berniat mengambil alih seluruh bisnis Morphine Don Pablo didunia hitam dengan caranya sendiri. Ambisinya untuk menandingi Don Pablo kala itu pun semakin membesar.
__ADS_1
***