Goddess Of Don Pablo

Goddess Of Don Pablo
Bab 30 : Penyebab Kematian Simon


__ADS_3

Nama Korban : Simon Cornell (45 Tahun) Samantha Cornell (40 tahun), Emily Cornell (10 Tahun), Fransisca Cornell (8 tahun).


Penyebab Kematian : Kecelakaan Mobil karena Hydroplanning.


Hasil Analisa Tim Forensik : Kondisi cuaca yang hujan dengan medan terjal dan curam serta berlumpur membuat ban slip dan rem yang tidak dapat berfungsi dengan baik.


Kondisi separuh bagian mobil rusak parah dan pada bagian belakang sisi kiri mobil mengalami penyok,yang diduga akibat benturan saat terjun kedalam jurang dengan kedalaman sekitar 10 meter.


Tidak ada tanda terbakar/bekas ledakan pada bagian body mobil.


Kondisi Korban :seluruh korban meninggal ditempat saat ditemukan.dengan beberapa luka luar ringan hingga berat.


Hasil Kesimpulan Forensik : Kecelakaan murni tanpa ada unsur kesengajaan.


Ray tengah sibuk berkutat dengan lembaran kertas dirumahnya. Ia telah mengkopi semua berkas-berkas kematian dari kedua rekan kerjanya Jessie dan Simon. Semenjak kejadian janggal saat ia lembur dikantor, Ray akhirnya memutuskan mengkopi semua berkas yang ia butuhkan untuk memecahkan semua misteri yang janggal menurut intuisinya dan mengerjakan semua pekerjaannya dirumah. Firasatnya semakin tajam mencurigai adanya ketidakberesan dalam kematian kedua rekannya.Tapi Ray memilih bungkam,alih-alih menceritakan kecurigaannya pada rekan-rekan kerjanya dikantor.Ia tengah mengumpulkan serpihan puzzle dari semua kepingan yang ia dapatkan. Hingga firasatnya semakin yakin, kematian rekan kerjanya pasti ada hubungan dengan pekerjaan yang ditanganinya.

__ADS_1


Lembaran kertas menutupi seluruh meja kerjanya. Tangan Ray mencorat-coret menandai setiap lembaran dan menuliskan dalam sebuah agenda miliknya. Berisi seluruh isi kepala dalam mengumpulkan setiap kepingan puzzle yang ia dapat. Memo kecil yang berisi kode-kode yang ia temukan dalam berkas Simon pun diletakkan diatas mejanya.


Hingga dalam agendanya telah dipenuhi tulisan tangan dengan beberapa notes :




Mengapa kondisi mobil Simon yang masuk ke jurang tidak mengalami kebakaran atau percikan api sedikitpun ? Sedangkan penyebab Kematian diduga karena kondisi rem yang tidak berfungsi dengan baik karena Hydroplanning ?




__ADS_1



Hasil dokter forensik atas kematian Jessie ditemukan adanya jumlah kandungan zat tetrodotoxin dalam jumlah yang cukup untuk mematikan seseorang. Mungkinkah ini hanya faktor ketidaksengajaan karena salah makan makanan saja ? Bagaimana kronologis kematian Jessie ? Hasil rekaman CCTV yang ditemukan tidak terlihat sesuatu yang janggal dari kematian Jessie. Ia nampak seperti para pengunjung restoran yang lainnya. Ia tampak menikmati makanan beberapa saat, yang kemudian tampak seperti memegang bagian dada, tampak seperti kesakitan dan tak lama ia jatuh tersungkur ke atas meja,hingga beberapa pengunjung dan pelayan menghampiri untuk melihat kondisinya. Menurut hasil forensik Jessie meninggal ditempat kejadian. Mungkinkah hanya karena seekor ikan puffer dapat mematikan Jessie dalam sekejap saja ? Adakah sesuatu yang ia lewatkan pada bagian ini ?




Jika ia mencurigai kedua rekan kerjanya tewas dibunuh karena kasus yang ditangani keduanya. Kira-kira hal penting apa yang rekan kerjanya ketahui hingga mampu membahayakan nyawanya sendiri ? Mungkinkah Jessie dan Simon menemukan sesuatu yang "berharga" dari kasus yang keduanya tangani, hingga seseorang memutuskan untuk membunuh keduanya ? dan mungkinkah hal "berharga" tersebut tak ada yang mengetahuinya ? Mungkinkah Richard atasannya sama sekali tak mengetahui hal "berharga" itu ?Atau sebaliknya, mungkinkah sebenarnya atasannya mengetahuinya ? Tetapi mengapa ia bungkam ? Ray mulai bergidik ngeri dengan berbagai pertanyaan yang berkecamuk dipikirannya.




Hingga entah mengapa firasat Ray menyimpulkan sesuatu : mungkinkah ada orang dalam yang berkhianat atau mengetahui sesuatu yang "berharga" yang dimiliki Jessie dan Simon hingga keduanya tewas terbunuh ?. Ray teringat beberapa waktu yang lalu saat ia tengah lembur sendirian dikantor. Ia teringat suara langkah kaki seseorang yang ia kira polisi yang akan berpatroli dan balik karena ada sesuatu yang tertinggal. Serta suara kelontang menabrak tepat dijendela kerjanya. Seperti seseorang melemparkan sesuatu ke jendelanya. Mungkinkah sebenarnya saat itu seseorang tengah mengawasinya ? Mengetahui apa yang ia kerjakan saat itu ?. Sialnya ia tidak merasa aneh dan curiga saat itu. Tapi sekarang...saat ia tengah berkecamuk dengan segala serpihan puzzle yang tengah ia kumpulkan, kecurigaan Ray mulai bermunculan dalam benak. Semakin ia berpikir dan mengkaitkan setiap serpihan yang ada dikepalanya, ia semakin bergidik ngeri..Ray dipindahkan dari divisinya untuk menggantikan posisi Jessie yang telah tiada. Tapi mungkinkah ia akan bernasib sama seperti kedua rekannya kelak ? Ray diam termenung membisu dalam lautan kertas. Ia terduduk lemas disofanya. Tetapi otaknya masih berputar menyusun setiap kepingan yang ia miliki untuk mendapatkan sebuah gambaran jelas atas semua kecurigaannya...

__ADS_1


__ADS_2