
Klan Shen
"Arghh!! Siapa yang berani membunuh anakku?! Aku pasti akan membunuhnya!!"
Terdengar suara teriakan seperti orang marah dari seseorang semenjak tadi malam sampai pagi hari ini masih belum juga berhenti, orang itu tak lain adalah Shen Rui, Tetua Kedua Klan Shen, Ayah dari Shen Kang.
Hal itu dikarenakan ia mendapati jasad anaknya yang telah dikirimkan seseorang kek kediamannya malam tadi.
Nampak sudah ramai orang mendatangi kediaman Tetua Kedua. Mereka semua mulai membersihkan kediaman dan mulai sibuk mempersiapkan acara pemakaman bagi Shen Kang.
"Tenanglah Tetua Kedua! Kita pasti akan menemukan pembunuh anakmu!" Ucap Tetua Keempat yang sudah berada di situ semenjak tadi malam.
"Apa kamu bilang?! Tenang?! Bagaimana mungkin aku tenang jika pembunuh anakku belum ditemukan!!" Balas Tetua Kedua marah pada Shen Ji, Tetua Keempat.
Tetua Keempat hanya mendengus kesal, karena sedari tadi malam tidurnya tidak nyenyak mendengar teriakan dari Tetua Kedua. "Jika saja aku tidak membutuhkanmu untuk bekerjasama menggulingkan Shen Qi, tak sudi aku berbelas kasih seperti ini padamu" Batin Tetua Keempat.
Para pengawal pribadi kediaman Tetua Kedua sudah banyak dikirim untuk mencari pelaku pembunuhan tuan mudanya. Akan tetapi hal itu tidak membuahkan hasil sama sekali, karena memang tidak adanya barang bukti atau ciri-ciri pelaku yang bisa dijadikan acuan.
Penginapan Vermillion
Setelah mencuci muka, Shen Li lantas bergegas keluar dari kamarnya.
"Aakhh!! Paman! Kamu mengejutkanku!!" Ucap Shen Li sedikit berteriak dengan mengelus dadanya, karena saat ia membuka pintu ia mendapati paman Ru sudah berdiri tepat di depan pintu kamarnya dengan tangan terangkat seperti hendak mengetuk pintu.
"Ah! hahaha! Maafkan aku Li'er, aku kira kamu belum bangun makanya paman ingin membangunkanmu!" Ucap paman Ru menggaruk pipinya yang tidak gatal sembari terkekeh karena melihat ekspresi terkejut Shen Li.
"Fiuhh! Sudahlah paman, mari kita sarapan kebawah!" Ucap Shen Li sembari menghela nafasnya.
"Kamu sarapan saja dulu dengan Yu'er nanti, paman akan keluar dulu sebentar. Paman tadi sudah keluar subuh-subuh, paman mendengar ada kejadian heboh di Klan Shen karena itu paman ingin melihatnya sendiri" balas paman Ru, "Oh iya Yu'er sekarang mungkin masih mandi, karena dia mandi sangat lama sekali makanya paman tinggal saja dia!" lanjutnya.
"Baiklah paman!" ucap Shen Li canggung. Ia sedikit malu jika harus sarapan berdua dengan Jia Yu setelah apa yang terjadi semalam.
"Paman pergi dulu!" Balas paman Ru yang beranjak pergi.
__ADS_1
"Paman tunggu! Bawa ini" Ucap Shen Li sembari memberikan sebuah cincin penyimpanan. "Dan jangan menolak pemberianku!" timpalnya saat melihat paman Ru hendak menolak.
"Hahh! Baiklah! Terimakasih Li'er" Ucap paman Ru beranjak. Saat ini ia sudah berani pergi sendiri karena kultivasinya yang sudah kembali. Dan juga semalam tadi sebenarnya paman Ru tidak tidur, melainkan menguatkan fondasi kultivasinya yang meningkat pesat.
Shen Li lalu turun menuju ke lobby untuk sarapan. Tak lupa sebelum itu ia memakai jubah putih miliknya dari penyimpanan.
Lobby Penginapan
"Selamat pagi tuan Jin! Apa anda ingin memesan sarapan seperti biasanya?!" Sapa pelayan pada Shen Li yang berada di depannya.
"Iya! berikan aku satu porsi! Ah iya aku lupa ingin menanyakan ini, siapa namamu?" tanya Shen Li.
"Ahh iya maafkan aku tuan Jin, aku Feing Ling, Dan dia kakakku Feing Hua" ucap Feing Ling sembari menunjuk ke arah Feing Hua yang tengah melayani pengunjung.
"Feing Ling?! baiklah!" Ucap Shen Li kemudian beranjak menuju salah satu meja makan.
Tak lama kemudian, makanan yang ia pesan telah sampai. Ia lantas menyantap perlahan sarapannya, meskipun seorang kultivator diatas ranah surgawi bisa tidak makan 1 bulan, tetapi baginya makan adalah suatu kebiasaan yang ia lakukan.
Saat Shen Li tengah asyik menyantap makanannya, nampak sekelompok orang datang kedalam restauran, orang itu nampak tengah bertanya sesuatu pada Feing Ling, tetapi diacuhkan.
Suara meja dipukul terdengar sangat keras saat salah seorang pemuda menggebrak meja tempat Feing Ling melayani pengunjung.
"Apa kamu berani mengabaikanku Feing Ling?! Aku adalah Huo Shan! anak dari Patriark Sekte Naga!" ucap pemuda yang bernama Huo Shan itu.
"Ohoo! sekte naga ya? aku semakin penasaran dengan sekte ini, meskipun dibilang sekte terkuat tetapi entah kenapa aku merasakan jika sekte naga memiliki rahasia besar yang tidak ingin diketahui publik." Batin Shen Li yang mendengar pemuda itu adalah anak dari Patriark Sekte Naga.
"Kamu jangan berani-berani menggangguku atau nanti Sekte Vermillion akan memberikanmu pelajaran. Dan berhentilah menggangguku!" Balas Feing Ling yang juga mulai tersulut amarah, karena ia merasakan kenyamanan pelanggannya yang terganggu dengan sikap Huo Shan.
"Cih!! Aku tidak akan takut dengan Sekte Vermillion. Aku akan pergi sekarang! Tetapi tidak akan berhenti sampai kamu mau menerima lamaran dariku!! Ingat itu." Balas Huo Shan.
"Tak sudi aku memiliki suami bajin*an sepertimu!" Balas Feing Ling saat mendengar ucapan Huo Shan.
"Apa?! berhati-hatilah dengan ucapanmu itu! aku ini adalah calon suamimu!" Bentak Huo Shan yang tidak jadi beranjak pergi mendengar hinaan dari Feing Ling.
__ADS_1
"Yo!! Huo Shan!! Pergilah atau aku akan menghajarmu!" Ucap Feing Hua menengahi perdebatan mereka.
"Cih!! ayo kita pergi!" ucap Huo Shan mengajak para pengawalnya pergi.
"Ternyata masalah percintaan, jadi aku tidak perlu untuk ikut campur!" Batin Shen Li lalu melanjutkan menyantap makanannya dan mulai acuh tak acuh dengan kejadian itu.
Tak lama kemudian, dari atas turun seorang gadis yang begitu cantik, sampai membuat langkah kaki Huo Shan ynag hendak keluar berhenti. Gadis itu tak lain adalah Jia Yu.
Melihat kecantikan Jia Yu membuat Huo Shan memiliki keinginan untuk memilikinya. Ia lalu berjalan menghampiri Jia Yu dan tidak jadi pergi.
"Permisi nona! Apakah nona mau untuk pergi bersarapan denganku?!" Ucap Huo Shan tak tau malu.
Feing Ling dan para pengunjung yang ada di restoran itu hanya menatap jijik dengan sikap Huo Shan yang begitu murahan dan mudah beralih hati.
"Terimakasih tuan! tapi mohon maaf saya tidak bisa ikut dengan tuan" ucap Jia Yu dingin.
Mendengar penolakan dari Jia Yu, membuat amarah Huo Shan kembali memuncak karena sudah 2 kali pagi ini ia selalu ditolak mentah-mentah.
"Apa kamu berani menolakku hah?! aku adalah Anak dari Patriark Sekte Naga, tidak ada yang boleh menolak keinginanku!" bentak Huo Shan.
"Ma-maafkan saya tuan muda, saya tidak bermaksud demikian!" ucap Jia Yu yang mulai nampak ketakutan dengan Huo Shan, karena bagaimanapun ia tidak ingin mendapatkan masalah lagi.
Melihat Jia Yu seperti ketakutan dengannya, Huo Shan mulai menunjukkan senyum me**mnya lalu menjilati bibirnya sendiri dengan tatapan penuh na*su pada Jia Yu. Ia dengan spontan menarik tangan Jia Yu untuk keluar penginapan.
"Lepaskan tanganku!! Aww!" Teriak Jia Yu merintih kesakitan mendapati tangannya ditarik paksa oleh seseorang yang asing baginya.
Feing Hua yang melihat hal itu kemudian bergegas menghalangi jalan keluar Huo Shan.
"Huo Shan!! aku benar-benar sudah muak dengan tingkahmu ini! Lepaskan tangan pelangganku dan kamu bisa pergi dengan pengawalmu! Jika tidak aku akan menghajarmu!" Ucap tegas Feing Hua sembari mengeluarkan aura ranah tingkat Penyempurnaan ⭐ 6.
"Jangan berani menghalangi jalanku!! Kalian berempat serang dia!!" ucap Huo Shan memerintah pengawalnya untuk menghajar Feing Hua.
Tak menunggu waktu lama, mulai terjadi keributan di dalam lobby penginapan tersebut. Para pelanggan yang tidak ingin mendapatkan masalah mulai berhamburan keluar dan hanya tinggal menyisakan Shen Li seorang diri di sana.
__ADS_1
"Hahh! Sepertinya aku harus sarapan masalah pagi ini!" Gumam Shen Li.