Great Ruler Cultivator

Great Ruler Cultivator
Keluarga Baru


__ADS_3

Huang Long Dian sudah tidak memiliki harga diri di depan seorang anak yang baru menginjak usia 20 tahun. Julukannya seorang 'Kaisar Alam Semesta' hanya dijadikan bahan candaan oleh Shen Li.


Jikalau saja bukan karena egonya dulu yang merebut paksa tahta Kai Shan Li dan membunuh seluruh anggota Klan Kai, hari ini tentu saja tidak akan terjadi.


Tubuhnya bergetar hebatnya, ia merasa layaknya seekor semut yang sebenarnya. Ia memang tidak mendapatkan luka luar, tetapi luka dalam yang ia terima akibat menahan serangan Shen Li adalah yang terparah diantara mereka, sampai-sampai ia harus menenggak lagi darahnya yang hendak ia muntahkan. Kekuatan nan maha dahsyat yang baru saja ia saksikan membuktikan dan menyadarkan dirinya bahwa selama ini dia telah memiliki pandangan yang salah akan Alam Semesta.


Dia bahkan sampai melupakan fakta bahwa alam semesta yang ia pimpin adalah yang paling lemah dan peringkat terbawah diantara ribuan alam semesta rendah para kultivator. Sampai-sampai ia sudha berpuas diri dengan kekuatannya yang sekarang dan serakah akan kekuasaan.


"Shen Li, bukankah kamu mengatakan jika akan meminimalisir korban yang berjatuhan?"


Pertanyaan dari Zhang Li Quan menyadarkan Shen Li yang sibuk menatap erat sisa makhluk tak berdaya itu. Shen Li bereaksi menggaruk pipinya gatal sembari tersenyum canggung seperti anak yang ketahuan mencuri mangga tetangga.


"Ahaha, itu guru. Bukankah guru juga menyadari jika bintang Huang dipenuhi energi yang begitu menjijikkan seperti di alam bawah?" Tanya Shen Li berusaha membenarkan tindakannya tadi.


"Hahh, baiklah jika itu sudah terlanjur. Guru tidak akan menyalahkanmu" balas Li Quan mengalah.


"Ehem!" Shen Li berdehem berusaha mengembalikan wibawanya yang dipecahkan oleh gurunya baru saja.


"Satu tawaran dariku dan tidak akan aku ulangi lagi!"


Gulp!


Long Dian bersama para anteknya menelan ludah mereka mendengar perkataan Shen Li. Tubuh mereka yang sudah ketakutan harus ditambahi lagi dengan perasaan panas dingin secara bersamaan. Entah mengapa mereka semua menjadi patuh akan ucapan Shen Li, dan melupakan bahwa Shen Li adalah musuh mereka. Sebab yang mereka pikirkan saat ini adalah bagaimana caranya untuk bisa selamat.


Tetapi hal itu tidak berlaku bagi putri Mo Shen, sebab dalam pikiran dan hatinya hanya terpikirkan akan dendam yang begitu mendalam bagi Shen Li.


"Kalian harus menjadi bawahanku, tetapi tidak dengan Long Dian dan anak Kaisar Alam Bawah. Sebab aku akan memberikan hadiah istimewa sebagai balasan tindakan kalian" Ucap Shen Li.


Ketujuh pemimpin ras itu menjadi bingung bukan kepalang. Banyak peperangan di pikiran mereka untuk mengambil kesempatan itu atau tidak. Jika mereka menerimanya, mungkin mereka bisa menjadi lebih kuat lagi. Tetapi yang menjadi pertimbangan mereka adalah bagaimana dengan Long Dian yang begitu mereka takuti.


Sementara itu Long Dian dan Putri Mo Shen hanya bisa banjir keringat dingin merasakan hal tidak beres dari perkataan Shen Li.


Shen Li lantas membuat klon dirinya lalu memukul perut Long Dian dan putri Mo Shen untuk memecahkan dantian mereka. Tentu saja kejadian itu terlewat dengan begitu cepatnya, dan dengan segera membawa mereka berdua ke dunia jiwanya untuk ia siksa selama-lamanya tanpa memberikan mereka berdua waktu untuk bereaksi.


Ketujuh pemimpin ras utama itu tak kalah berkeringat dingin kebingungan dengan kejadian baru saja. Tak ada yang menyadari akan hal itu, yang mereka ketahui hanyalah hilangnya Long Dian dan putri Mo Shen yang tiba-tiba.


"Aku akan memberi waktu 5 menit, jika tidak segera memutuskan. Maka kalian akan mengikuti jejak para pasukan kalian" Kata Shen Li.


"Aku bangga denganmu Shen Li, kamu menyadari dan bisa mengambil keputusan dengan tepat. Sebab mereka sebenarnya tidak ingin ikut peperangan ini jika saja tidak ada Long Dian. Dan jika kamu menjadikan mereka bawahanmu, mereka tentu akan menjadi sumber kekuatan tambahan kelak di masa depan" Batin Li Quan.


Shen Li mengambil keputusan ini karena tidak ingin membuat kesalahan seperti yang lalu dan belajar dari pengalamannya. Dia menyadari akan perasaan terpaksa dari mereka bertujuh dan merasakan jika mereka sebenarnya adalah ras yang baik-baik.


Ketujuh pemimpin ras itu nampak membuat sebuah rapat kecil untuk membuat keputusan. Sementara Shen Li mendekati bayangan gurunya itu dan bercengkrama ringan bertanya hal-hal yang perlu ia ketahui dan ia putuskan kelak.

__ADS_1


Shen Li membeli susu sapi dari sistemnya, karena susu sapi adalah minuman kesukaannya sewaktu masih di bumi dulu. Nampak raut wajahnya sudah bisa mulai menerima akan kenyataan sekarang bahwa mulai saat ini ia hanya berjalan sendiri dan gurunya hanya bisa mendatangkan bayangannya saja, sebab jiwanya yang sebenarnya berada di dalam tubuh Shen Li.


"Permisi Tuan"


Ucap salah seorang pemimpin yang memiliki telinga layaknya seekor rubah.


"Saya mewakili para pemimpin, memutuskan untuk mengabdikan diri kami pada tuan seumur hidup kami" Ucap pemimpin Ras Rubah Ekor Sembilan itu lalu berlutut dan diikuti seluruh pemimpin ras yang lain.


Nampak ada senyum sumringah dari wajah Shen Li, ia dengan segera bangkit, lalu menghampiri mereka bertujuh.


"Berdirilah, aku tidak menyukai ada yang berlutut ataupun penghormatan berlebihan padaku" Kata Shen Li.


Sontak para pemimpin itu berdiri lalu sedikit menundukkan kepala.


"Maafkan kesalahan kami Tuan" ucap mereka serempak.


"Baiklah aku maafkan kalian. Dan juga sekarang kalian telah menjadi saudaraku" Kata Shen Li yang tersenyum hangat.


Ketujuh pemimpin ras itu tentu tersentak kaget dengan kata terakhir Shen Li. Pada akhirnya pemimpin ras Rubah Ekor Sembilan itu memberanikan diri untuk bertanya.


"M-Mohon maaf tuan jika saya lancang, mohon sedianya tuan memberi kami penjelasan tentang perkataan tuan tadi?" tanyanya.


"Hemm?! Apa lagi? bukankah sudah jelas ku katakan, kalian akan menjadi keluargaku, dan tiap-tiap kalian akan menjadi saudara, bukan bawahanku. Tapi yah, itu terserah pada kalian sendiri" Balas Shen Li dengan santainya.


"Ah iya, karena kita adalah keluarga, bukankah kita harus saling kenal?" Kata Shen Li.


"Maafkan kami tuan. Saya akan mengenalkan diri saya dan para saudara saya, Saya Shin tuan, dari Klan Rubah Ekor Sembilan" Ucapnya sembari menangkupkan tangannya sembari sedikit membungkuk.


"Saya Sigurd Vardr tuan, ras peri" kata seorang lelaki tinggi bertubuh ramping dan telinganya nampak sedikit runcing memanjang.


"Saya Fang Di tuan, dari Klan Manusia Binatang" Tubuh Fang Di terlihat berbeda dengan pemimpin yang lain karena perawakannya yang seperti bocah remaja tetapi memiliki telinga seekor singa.


"Saya Chen Ba Tuan Muda, ras Kura-kura Hitam" kata seorang pria yang cukup berumur dengan sebuah cangkang berwarna hitam corak emas di punggungnya.


"Saya Fei Luo tuan muda Shen Li, dari ras Phoenix" tubuh Fei Luo terlihat sama persis dengan pria paruh baya sekitar 30 tahunan, bahkan seperti tak ada perbedaan dari manusia umumnya.


"Saya Gi Luan tuan, Klan Titan" Suara Gi Luan terdengar lebih berat karena postur tubuhnya yang juga tinggi besar dan berotot, dan nampak terlihat sebuah palu besar berada di punggungnya.


"Perkenalkan nama saya Orvar tuan, Dari ras Manusia Ikan" ucapnya sembari menangkupkan tangannya memberi hormat. Untuk tubuhnya sendiri terlihat seperti manusia pada umumnya, tetapi yang jelas membedakan adalah sebuah tato si seluruh tubuhnya yang kekar berwarna biru laut.


"Baiklah kalian semua memperkenalkan diri, aku juga ingin memperkenalkan diri, meskipun kalian sudah tahu hahaha. Aku Shen Li, dan dia adalah guruku, Zhang Li Quan" kata Shen Li sembari mengenalkan Zhang Li Quan.


Zhang Li Quan hanya mengangguk pelan, lalu mengubah wujud bayangannya menjadi masa mudanya yang hampir sama persis dengan Shen Li. Shen Li yang melihat itu tentunya sangat terkejut, karena ia tak menduga gurunya memiliki raut wajah dan tubuh mirip dengannya, yang membedakan hanyalah tinggi badan dan warna rambut saja.

__ADS_1


"Hormat kepada Tuan Muda dan Guru Besar" ucap ketujuh saudara Shen Li serempak.


"Kalian ikutlah aku" ucap Shen Li kemudian membuka celah ruang yang mengejutkan para saudara barunya itu.


Ia kemudian bergegas memasuki celah itu disusul para saudaranya dan terakhir adalah Zhang Li Quan.


Dunia Jiwa Shen Li


Para saudara Shen Li begitu terkejut dengan apa yang ada di dunia jiwa ini. Entah itu dari segi kepadatan energi, sumber daya, dan yang paling terlihat jelas adalah berdirinya sebuah istana yang sangat-sangat megahnya.


"Selamat datang di dunia jiwaku" Ucap Shen Li sembari merentangkan kedua tangannya.


"Shin, Ambillah dan bagikan secara adil" ucap Shen Li lalu melemparkan satu kotak yang berisi tujuh pil tingkat Ilahi untuk penyembuhan.


Shin yang melihat isinya begitu terkejut seketika, tubuhnya terasa begitu lemas. Karena meskipun berada di Istana Kekaisaran Alam Semesta Rendah sekalipun, pil tingkat ilahi adalah sebuah harat yang sangat fantastis nilainya. Ia dengan segera membagikan pil itu pada ketujuh saudaranya.


Shen Li kemudian membuat sebuah altar sebagai tempat berkultivasi untuk saudara-saudaranya itu.


"Seraplah pil itu, lalu nanti aku akan membersihkan segala kotoran pada tubuh kalian" ucapnya halus sembari menunjuk ke arah altar yang baru selesai dibuatnya.


"Baik tuan" balas mereka semua lalu bergegas menuju altar kultivasi.


Mereka semua duduk bersila dengan jarak yang membentuk sebuah Heptagon lalu Shen Li berdiri di tengah-tengah mereka. Ia lalu juga ikut mengambil posisi bersila sementara para saudaranya menyerap pil yang sebenarnya sudah ia tingkatkan.


Ia lalu membuat sebuah segel tangan diakhiri dengan menempelkan kedua telapak tangannya di depan dada. Seketika tubuhnya bercahaya lalu cahaya itu menghubungkan antara tubuh Shen Li dengan ketujuh saudaranya.


2 jam kemudian


Prosesi pemurnian tubuh para saudara Shen Li telah berhasil dilakukan. Dampak dari pil itu tidak hanya sekedar memurnikan tubuh saja, tetapi juga ikut meningkatkan tingkat kultivasi mereka.


"Terimakasih banyak atas bantuan Tuan Muda" ucap mereka.


"Baiklah, untuk sekarang kalian aku tugaskan berlatih di sini terlebih dahulu meningkatkan kultivasi kalian. Untuk sumber daya kalian jangan tanyakan lagi, semua itu berhamburan banyak sekali seperti yang kalian lihat ini" kata Shen Li dengan menggerakkan tangannya memberitahu akan sumberdaya yang tersebar, akan tetapi ia masih belum mengatakan tentang adanya perpustakaan kuno yang berisi jurus-jurus kuat, sebab masih ingin mengetahui kesetiaan mereka terlebih dahulu.


Ketujuh saudara Shen Li hanya mengangguk paham dan patuh dengan ucapan Shen Li itu. Setelah itu mereka mulai melanjutkan kultivasi mereka di altar khusus itu, Shen Li juga turut serta andil dengan memusatkan sebagian aliran Qi di dunia jiwanya pada altar itu, sedangkan sebagian besar atau yang utama berada di suatu tempat yang hanya ia ketahui saja tempatnya.


"Shen Li, aku akan kembali dulu ke tempatku. Jika kamu berkenan kamu bisa mendatangiku kapan saja" ucap Zhang Li Quan.


"Baik guru, murid akan mengingatnya" Balas Shen Li, yang kemudian Li Quan menghilang dari tempat itu.


"Baiklah, sekarang aku ingin mendatangi para naga arogan itu terlebih dahulu. Mungkin saja mereka bisa menjadi keluargaku nantinya" Ucap Shen Li kemudian ikut menghilang dari tempat itu.


***

__ADS_1


__ADS_2