Great Ruler Cultivator

Great Ruler Cultivator
Tertunda!


__ADS_3

Setelah selesai dengan urusan itu, Shen Li kemudian bergegas meninggalkan tempat itu, karena ia sudah membuka segel energi primordialnya, maka secara otomatis hukum langit menyadari hal itu dan menyiapkan kesengsaraan petir surga dan dewa sekaligus untuk Shen Li.


Sedangkan sesaat setelah kejadian yang menghebohkan itu, raja kerajaan Bing memerintahkan pasukannya untuk memeriksa tempat kejadian itu.


Betapa terkejutnya mereka yang mendapati beberapa gunung telah hancur lebur meninggalkan sebuah telapak tangan raksasa.


Mereka begitu ketakutan dan dengan segera kembali ke kerajaan untuk memberikan atas apa yang mereka lihat ini kepada raja.


Hutan kematian


Shen Li saat ini telah kembali ke hutan kematian, karena ia akan menjalani kesengsaraan petir surgawi dan dewa sekaligus. Ia sama sekali tidak merasa takut akan hal itu dan merasa senang karena ia akan menyerap petir itu untuk menguatkan elemen petirnya.


Fluktuasi energi yang sangat kuat tercipta di langit hutan kematian. energi itu kemudian membentuk sebuah awan hitam yang begitu luasnya dan hampir menutupi seluruh area hutan kematian yang memiliki luas 1 juta hektar persegi dengan pusat berada di Shen Li.


Awan pusat yang berada diatas Shen Li membentuk sebuah tingkatan-tingkatan berjumlah sembilan. Lalu muncul jutaan prajurit pada tingkat pertama dengan kekuatan setara tingkat Dao ⭐ 9, kemudian semakin tinggi tingkatannya jumlah pasukannya memang berkurang tetapi kekuatannya meningkat, sampai pada tingkat tertinggi terdapat 2 sosok yang masing-masing memiliki 8 tangan dengan kekuatan setara Ancient God ⭐ 9.


melihat semua sosok-sosok itu, Shen Li menjadi bersemangat karena ranah mereka yang cukup untuk membuatnya naik tingkat. Sebelumnya ia berpikir jika akan menerima petir ternyata dugaannya salah.


Shen Li kemudian mengeluarkan katana miliknya, lalu melesat dengan segenap kekuatannya membantai berjuta-juta pasukan yang tercipta dari petir Ashura itu. Ia hanya murni menggunakan kekuatan fisiknya, meski ia juga sempat menerima serangan tetapi sebenarnya serangan itu telah menempa tubuh Shen Li secara tidak langsung, Dan pada akhirnya fondasi tubuhnya kembali naik tingkatan menjadi Ban Sheng tingkat tinggi.


Kekuatan Shen Li juga telah meningkat menjadi ranah Ancient God ⭐ 7. Sekarang ia telah menyelesaikan kesengsaraan petir surgawi dan dewa bersamaan.


Ia merasa sangat puas dengan peningkatan kekuatannya. Ia lalu bergegas menghilang dari tempat itu lalu kembali ke tempat Shen Kai berada.


Sekte Singa Api


Sekarang Shen Li telah sampai di tempat itu dengan tiba-tiba yang mengejutkan semua orang di sana, terkecuali Shen Kai yang menyadarinya.


Ia juga begitu senanh saat mengetahui tuannya telah menerima kesengsaraan petir. Dengan begitu tuannya mampu mengeluarkan seluruh kekuatan asli miliknya.


"Selamat datang kembali tuan" ucap Shen Kai sembari sedikit menunduk.

__ADS_1


"Terimakasih Shen Kai" balas Shen Li.


Sedangkan tetua yang sebelumnya menyadari jika Patriarknya telah tiada hanya bisa menghela napas panjang menyesal.


Shen Li yang menyadari hal itu kemudian berkata pada tetua itu, "Mohon maaf tetua, tetua sudah mengetahui apa yang terjadi bukan?" tanya Shen Li.


"Be-benar tuan, saya mengetahuinya, saya hanya menyesali perbuatan Patriark yang begitu arogan. Dan saya tidak bermaksud untuk menyalahkan tuan" balasnya.


Sementara murid Patriark yang telah Shen Li hajar tadi hanya bisa menyesali perbuatannya yang tidak mengenakkan pada Shen Li.


Shen Li kemudian melihat ke arah pemuda itu, ia kemudian menundukkan badannya lalu mengambil pil penyembuh tingkat tinggi untuk ia berikan, "Telanlah, aku sudah memaafkanmu. Untuk perbuatanku padamu, itu hanya sebagai peringatan saja" ucapnya.


Pemuda itu menangis terharu dan meminta maaf pada Shen Li ia begitu menyesali atas perbuatannya. Tentu saja Shen Li yang murah hati itu memaafkannya.


Tetua yang melihat tindakan Shen Li itu mencoba keberuntungannya untuk bekerja sama dengan Shen Li, tidak!. Lebih tepatnya ia ingin menjadi pengikut Shen Li.


Shen Li sedikit memikirkan perkataan tetua itu, ia juga memikirkan jika ia akan melawan Long Dian, maka dia juga harus memiliki pasukan tersendiri.


"Sebaiknya kalian bicarakanlah terlebih dahulu dengan seluruh anggota sekte kalian" ucap Shen Li.


Seluruh anggota sekte sangat terkejut dengan pertemuan ini. Bagaimana tidak, terdapat 2 orang asing yang mereka tidak ketahui asal-usulnya. Mereka kemudian mulai membicarakan Shen Li dan Shen Kai berbisik-bisik.


"Baiklah, karena semua sudah hadir aku akan memulainya" ucap tetua itu.


"Tunggu dulu tetua agung, dimana Patriark? mengapa bukan dia yang memulainya?" tanya salah satu tetua.


"Aku yang akan menjelaskannya, kalian cukup mendengarkan dan menyimak saja" ucap tetua itu yang ternyata adalah tetua agung Sekte Singa Api.


Tetua agung kemudian menjelaskan segala kejadian yang baru saja terjadi beserta penyebabnya, ia tidak menutupi, menambah maupaun mengurangi satupun kejadian.


Seluruh anggota sekte itu sangat terkejut dengan kematian Patriark mereka, tetapi mereka semua juga sedikit tenang karena memang mereka semua sedikit tidak suka dengan sifat Patriark yang sombong dan arogan sehingga selalu menyebabkan masalah.

__ADS_1


Tetua agung kemudian mengenalkan Shen Li dan Shen Kai, ia juga menjelaskan tentang tujuannya yang ingin mengabdi kepada Shen Li. Seketika seluruh anggota dan tetua yang mengikuti acara itu menjadi gaduh dengan perkataan tetua agung yang ingin mengabdi dengan seseorang yang mereka belum kenal pasti.


Shen Li yang sedari tadi hanya diam mulai ikut angkat bicara, "Mohon maaf semuanya, jika aku sedikit lancang. Aku hanya akan sedikit menjelaskan saja agar kalian tidak bingung dengan kami berdua" ucap Shen Li.


"Perkenalkan namaku adalah Shen Li, dan dia adalah Shen Kai, pamanku. Kami berdua berasal dari alam semesta rendah, lalu kedatangan kami kemari karena ingin menghindari pertarunganku dulu dengan musuh yang kuat agar tidak menimbulkan bencana ledakan bintang karena pertarunganku" Lanjutnya sembari mengedarkan pandangannya melihat semua orang yang sangat terkejut.


Perbincangan tentang mereka terus terjadi, ada yang memberi kesan positif maupun sebaliknya. Lalu di tengah-tengah kehebohan itu Shen Li kembali melanjutkan perkataannya.


"Ini memang sulit kalian terima, tetapi itulah kenyataanya, aku tidak menutupi sedikitpun kejadian sebenarnya. Lalu untuk siapa yang menjadi lawanku, dia adalah Kaisar Alam Semesta Rendah. Silahkan kalian diskusikan hal ini dengan matang, aku akan memberi kalian waktu 1 hari untuk memikirkannya. Jika kalian mengikutiku aku tidak akan membawa kalian untuk saat ini, tetapi nanti jika pertempuran akan terjadi, aku baru akan memanggil kalian" sambungnya lalu ia dan Shen Kai menghilang dari tempat itu.


Seketika seluruh anggota kembali gaduh, mereka ada yang ingin mengikuti Shen Li karena ingin berpetualang lebih jauh lagi, dan masih banyak alasan lainnya. Tetapi ada juga yang memilih menolak, karena tidak ingin pergi jauh dari keluarganya.


Luar Kota Kerajaan Bing


Saat ini Shen Li dan Shen Kai tengah berjalan santai menuju hutan kematian. Mereka berdua bertujuan untuk mendatangi satu tempat yang begitu misterius bagi Shen Kai dulu.


Tetapi saat ia ingin melesat meninggalkan kota kerajaan, tiba-tiba saja, dua puluhan prajurit kerajaan berarmor lengkap menghampiri mereka berdua.


"Tunggu dulu tuan" Kata salah seorang prajurit.


Shen Li hanya menghela nafasnya karena perjalanannya harus tertunda lagi, sebenarnya ia sudah begitu penasaran dengan gua yang ada di dalam hutan kematian.


"Ada apa tuan sekalian" balas Shen Kai.


"Mohon maaf tuan, kami ditugaskan oleh Raja Bing Tian untuk mengajak tuan sekalian ke istana kerajaan, Raja mengatakan jika ingin membicarakan hal yang penting" jelas prajurit itu.


"Mengapa harus kami?" Tanya Shen Li dengan nada kesal.


"Mohon maaf tuan, sebenarnya kami sudah mengetahui jika tuanlah yang menyebabkan hancurnya beberapa gunung beberapa saat yang lalu" jawab prajurit itu dengan sopan, karena ia tidak ingin mendapat masalah dengan pemuda di depannya itu.


Shen Li yang mendengar hal itu sedikit terkejut, karena mengetahui jika informan dari kerajaan begitu cekatan dalam mendapatkan informasi. Sehingga mau tidak mau ia hanya mengikuti permintaan prajurit itu dan dengan terpaksa menahan keinginannya.

__ADS_1


"Hahh, baiklah-baiklah. Kami akan ikut dengan kalian"


***


__ADS_2