Great Ruler Cultivator

Great Ruler Cultivator
Time Skip


__ADS_3

Shen Li telah diakui oleh seluruh makhluk di alam semesta rendah ini. Selama dia menjadi kaisar, Shen Li memiliki keinginan kuat untuk menciptakan kedamaian.


Beberapa bulan setelah kejadian di arena hidup dan mati. Kali ini Shen Li tengah mengadakan seleksi ketat guna membangun pasukannya sendiri.


Banyak sekali kultivator-kultivator yang berdatangan dari seluruh penjuru bintang di sekitar bintang ini. Tentu saja hal ini dikarenakan kabar mengenai seleksi pasukan khusus kaisar yang baru dibuka.


Para kultivator dari yang lemah sampai yang terkuat berbondong-bondong mencoba keberuntungannya dengan mengikuti seleksi ini. Bahkan para kultivator liar yang biasanya sulit dan tidak mau diatur, kali ini dengan semangatnya mengikuti acara seleksi setelah mengetahui kekuatan dari kaisar baru mereka.


Acara seleksi dipimpin secara langsung oleh para saudara Shen Li. Para konsestan yang mengikuti terlampau banyak melebihi ekspektasi yang dibayangkan yang mencapai 500 juta.


Acara seleksi sendiri sangat ketat dan membutuhkan waktu mencapai 3 bulan hanya untuk babak seleksi. menginjak bulan ke -4 yang merupakan babak semifinal dan final.


Dari seluruh peserta yang ada, hanya akan di ambil 500 peserta terbaik yang bisa masuk ke dalam pasukan khusus. Dan diantara 500 orang itu, 10 orang teratas akan dijadikan sebagai komandan pasukan.


Pasukan khusus milik Shen Li sendiri diberi julukan dengan nama "Overlord Army" atau "Pasukan Tuan".


Kedelapan saudara Shen Li sendiri dijadikan sebagai jendral utama yang memiliki julukan masing-masing yang tak lain, Bai Zian Ma "Dragon Master", Sigurd Vardr "Elf King", Fang Di "Beast Emperor", Chen Ba "The Guardian", Fei Luo "Flame Conqueror", Gi Luan "The Punisher", Shin "The White Fox", dan yang terakhir Orvar "The Triden".


Seluruh Overlord Army sendiri dilatih secara langsung oleh Shen Li. Mereka diberikan sumberdaya-sumberdaya yang begitu banyak dan kualitas terbaik.


Shen Li tidak tanggung-tanggung dalam hal ini. Sebab ia menyadari jika di masa sekarang dan seterusnya, Overlord Army akan dijadikan benteng pertahanan dan penjaga kedamaian di Alam Semesta Rendah ini.


Kekuatan dari pasukan ini tidak perlu ditanyakan lagi, bisa dikatakan satu orang anggota Overlord Army mampu melenyapkan sebuah bintang hanya dengan kibasan tangan. Hal ini dikarenakan basis kultivasi terendah pasukan ini berada di tingkat God Realm tingkat rendah dan yang tertinggi para jenderal atau saudara Shen Li mampu menembus tingkat Immortal True God.


Dibawah perintah Shen Li, dalam kurun waktu 50 tahun, Overlord Army mampu membasmi seluruh kejahatan di alam semesta ini. Seluruh kultivator aliran hitam benar-benar dilarang dan dijadikan musuh untuk tinggal di sini. Shen Li tidak ingin mengambil resiko dengan membiarkan orang-orang ini berkeliaran bebas.


Di lain sisi, kedamaian benar-benar bisa diwujudkan oleh Shen Li. Shen Li pun tak menduga jika ia bisa mewujudkan impiannya. Kedamaian benar-benar sangat memberikan kenyamanan, hingga waktu terus berjalan sampai tak terasa sudah hampir 200 tahun semenjak Shen Li menjadi Kaisar Alam Semesta Rendah yang begitu dikagumi dan dihormati seluruh makhluk di Alam Semesta Rendah ini.


"Tuan Muda." seorang lelaki yang tampan terlihat tengah menghampiri seorang lelaki lain yang tengah melihat bintang-bintang di langit malam.


Orang yang menyapa itu tak lain adalah Fang Di, ia benar-benar telah berubah. Penampilannya terlihat begitu gagah dengan tampang seorang pria berusia 25 tahun.


Sementara orang yang ia panggil tuan muda adalah, Shen Li. Penampilan Shen Li tidak banyak berubah, yang membedakan Shen Li dulu yang sekarang adalah Rambutnya yang berwarna perak dengan potongan pendek. Terlihat seekor naga merah kecil yang terlihat imut tengah tertidur begitu nyaman di pundaknya.


"Fang Di, duduklah. Bagaimana? apa kamu sudah puas?"


"Hehehe, jangan seperti itu tuan muda. Aku hanya sedikit bermain-main."


"Kau ini ada-ada saja."


Fang Di terlihat tertawa canggung entah karena apa yang ia perbuat.


Shen Li kemudian mengeluarkan sebuah teko berisi kopi latte dan dua buah cangkir.

__ADS_1


"Minumlah dulu biar kamu tenang."


"Tentu."


Mereka berdua terus berbincang-bincang tentang banyak hal hingga larut malam tiba. Suasana di istana juga masih terlihat meriah dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukan para penghuni istana.


Bisa dikatakan malam-malam di sekitar istana begitu hidup dan meriah dalam waktu satu bulan belakang ini seperti orang-orang yang tengah mengadakan pesta.


"Kakak."


Seorang gadis yang sangat cantik dengan postur tubuh yang mendekati sempurna terlihat memeluk Shen Li dari belakang. Tubuhnya terlihat begitu menggoda para pria yang melihatnya, senyumannya yang menawan seakan mampu menghipnotis orang-orang yang melihatnya.


"Yue'er. Ada apa?"


Gadis yang memeluk Shen Li tadi tak lain adalah Bai Ling Yue. Shen Li sudah menganggap Bai Ling Yue sebagai adiknya y


sendiri.


"Tidak ada. Aku hanya ingin mencari Shiu kecil." balas Ling Yue.


"Anak Cengeng, ini sudah larut malam, kenapa kamu masih ingin saja bermain?" ucap Fang Di menganggapi perkataan Ling Yue.


"Siapa juga yang mau bermain, aku ingin membawa Shiu kecil tidur denganku, wlee.." balas Ling Yue dengan menjulurkan lidahnya mengejek Fang Di.


Fang Di "-_-"


Sementara itu, naga merah kecil yang ada di pundak Shen Li terlihat bangun lalu menggeleng-gelengkan kepalanya. Ia lalu berjalan dengan cepatnya ke telapak tangan Shen Li lalu menggesekkan kepalanya ke jari Shen Li.


"Ada apa Shiu? apa kamu lapar?"


Naga kecil Shen Li bernama Shiu. Meskipun terlihat menggemaskan, naga ini adalah satu-satunya naga primordial di seluruh alam semesta ini. Shen Li sendiri mendapatkannya dulu dari hadiah Zhang Li Quan sebagai bentuk apresiasi pada Shen Li yang telah melatih tubuh sampai titik tertinggi.


Shiu hanya mengangguk sembari menjulurkan lidahnya tanda ia ingin makan. Shen Li lantas mengambil sebuah inti monster dari cincin penyimpanannya untuk diberikan pada Shiu.


Shiu dengan semangatnya menyerap energi yang terkandung dalam inti monster itu dengan lahapnya.


"Apa dia hanya tau makan dan tidur saja? Aku benar-benar muak melihat naga kecil itu selalu tidur dan bangun saat makan saja"


Fang Di terlihat memasang wajah jeleknya saat melihat Shiu yang tengah lahap menyantap makanannya.


"Grrr..." Shiu yang merasa dirinya diejek dengan segera menggeram tanda marah sembari menyiapkan api putih di mulutnya ingin menyerang Fang Di.


"Heh tidak, tidak, tidak, jangan lakukan itu. Atau aku akan mengadukanmu pada tuan muda"

__ADS_1


Nampak Fang Di sedikit bergidik ngeri ketakutan saat melihat Shiu marah karena ucapannya. Ia begitu mengingat jelas saat dimana pertama kali ia dibakar oleh Shiu hanya gara-gara mengganggunya makan, untung saja saat itu ditolong oleh Shen Li, jika tidak mungkin ia akan terus tersiksa.


Itu cukup lucu saat melihat Fang Di yang seorang jenderal Overlord Army ketakutan dengan seekor naga kecil yang imut. Tapi hal ini bukan karena alasan, mengingat kekuatan Shiu sendiri hanya berada satu tingkat di bawah Shen Li yang mana sudah melebihi kekuatan Fang Di.


"Hahaha, sudahlah kalian ini hanya bertengkar saja." ucap Shen Li mencoba membelai kepala Shiu menenangkannya.


Shiu yang kepalanya dibelai Shen Li merasa sangat senang dengan perlakuan Shen Li itu, kemudian melanjutkan makannya dengan lahap acuh tak acuh dengan tatapan jelek Fang Di.


"Shiu ikutlah bersama adikku." Shen Li kemudian memberikan Shiu kepada Ling Yue.


Nampak ada sedikit penolakan dari Shiu, sebab Shiu merasa tidak ingin jauh-jauh dari Shen Li. Namun pada akhirnya ia hanya pasrah saat mendapati dirinya dipeluk begitu erat oleh Ling Yue.


"Terimakasih kakak. Shiu, mari kita tidur hehehe." Ling Yue kemudian beranjak meninggalkan Shen Li dan Fang Di menuju kamarnya.


"Aku tidak paham kenapa naga pemalas itu bisa nyaman dengan anak cengeng itu." Fang Di terlihat sedikit protes saat melihat Shiu yang mau dekat-dekat dengan Bai Ling Yue. Sementara ia dengan Shiu selalu bertengkar dan tidak bisa akur.


"Hahaha, itu karena kamu selalu usil dengan Shiu." Shen Li hanya bisa menggelengkan kepalanya heran melihat tingkah Fang di yang sudah berusia ratusan tahun tetapi masih bersikap seperti anak remaja usil.


"Tuan muda, apa rencana tuan kedepannya? aku melihat tuan sering menyendiri akhir-akhir ini. Apa yang tuan muda pikirkan?"


"Sepertinya aku tidak bisa lepas dari pengawasanmu" balas Shen Li sembari tersenyum menyeruput kopinya.


"Itu karena tuan muda seperti kakak saya sendiri, hehehe." balas Fang Di sembari menggosok-gosokkan telunjuknya di bawah hidungnya.


"Sruppt, ahh.. kamu benar Fang Di, aku berpikiran untuk kembali berpetualang. Aku sudah lama berdiam diri di alam semesta rendah ini dalam waktu yang cukup lama." ucap Shen Li.


Fang Di tidak berani membantah ucapan Shen Li, karena ia juga membenarkan ucapan Shen Li itu.


"Jadi seperti itu."


"Aku rasa di alam semesta rendah ini sudah merasakan kedamaian, lagi pula ada kalian yang menjaganya. Aku jadi tidak merasa khawatir untuk meninggalkan tempat ini" sambung Shen Li.


Fang Di sedikit terkejut mendengar ucapan Shen Li tadi.


"Apa yang tuan muda katakan? kami akan selalu mengikuti tuan muda." balas Fang Di cepat.


"Fang Di, kamu adalah yang terpintar diantara saudaramu. Seharusnya kamu memahami apa yang aku maksud bukan? Jika aku pergi maka siapa lagi yang menjaga tempat ini jika bukan kalian." kata Shen Li.


"Tapi.."


"Tidak ada tapi-tapian. Aku hanya akan membawa Shiu untuk menemani perjalananku. Lusa aku akan mengadakan rapat mengenai hal ini." balas Shen Li.


"Hahh.. Baiklah jika itu yang tuan muda inginkan." Fang Di hanya bisa pasrah, ia paham sehebat apapun ia berdebat dengan Shen Li, ia pasti akan kalah.

__ADS_1


"ANAK NAKAL!! DIMANA KAUUUU!!!"


***


__ADS_2