
Shen Li melesat menggunakan kecepatan puncak dari alam rendah yang hanya sampai ranah nirwana ⭐9.
"Kai, butuh waktu berapa lama lagi sampai sosok itu tiba?" Tanya Shen Li.
[7 menit lagi tuan, sosok itu akan segera tiba]
"Sial, itu masih terlalu singkat. Jika aku bertarung disini..?" Gumam Shen Li bertanya sendiri sembari mengedarkan pandangannya ke sekeliling.
"Kita hanya berjarak 2 ribu mil dari Planet Youmu" ucapnya yang memikirkan planet tempat ia dan keluarganya tinggal. "Apakah akan aman jika bertarung di sini?" Tanyanya pada Shen Kai.
[Jika orang tersebut tidak menggunakan seluruh energinya, kemungkinan hanya berdampak kecil tuan. Jika sosok itu menggunakan seluruh kekuatannya bisa dipastikan akan terjadi bencana ledakan ratusan bintang.]
"Berada pada tingkatan apa orang itu sebenarnya?" tanya Shen Li yang penasaran dengan kekuatan sosok yang akan dilawannya nanti.
[Shen Kai perkirakan orang itu berada pada ranah Heaven Realm Menengah tuan, tiga tingkatan lebih tinggi dari kekuatan sejati tuan. Shen Kai menyarankan untuk tuan bertransformasi menjadi wujud asli tuan lalu nanti saya akan membukakan celah dimensi menuju alam immortal yang memiliki tempat yang lebih luas untuk tuan bertarung]
Mendengarkan ucapan Shen Kai baru saja, Shen Li tidak bisa untuk tidak takut, karena bagaimanapun ia belum menerima kesengsaraan petir dewa, dan hanya mampu mengeluarkan maksimal 15% kekuatan aslinya.
Meskipun kekuatan tubuh fisiknya sudah berada pada ranah aslinya, tetapi tanpa menggunakan energi aslinya hanya akan mengantarkan nyawanya.
"Sepertinya ini akan sangat sulit sekali" Ucap Shen Li cemas yang kemudian merubah wujud ke bentuk aslinya yang setinggi 2 meter, tato-tato kuno mulai muncul di tubuh dan punggungnya. Nampak dibelakangnya ada sepasang sayap dari chi miliknya tetapi tidak ada cakram di belakang sayapnya dari energi miliknya.
"Aku akan mengikuti rencanamu Kai." Ucap Shen Li tidak gentar.
Tak lama kemudian,
Swushh!!
Sebuah aura yang begitu sangat kuat tiba di tempat 10 mil dari tempat Shen Li terbang di angkasa. Nampak seorang pria paruh baya yang menggunakan armor berwarna perak dengan garis-garis lekukan merah.
Wajahnya yang sangar nampak seperti ingin segera melahap Shen Li yang dipandangnya, postur tubuhnya sama dengan Shen Li yang setinggi 2 meter tetapi bedanya orang itu hanya memiliki rambut pendek dengan potongan mohawk.
"Siapa kamu dan apa urusanmu datang kemari?!" tanya Shen Li dengan nada datar membuka pembicaraan.
Sedangkan orang itu hanya diam terus mengamati Shen Li nampak seperti sedang menelisik sesuatu di tubuh Shen Li.
"Hahaha!! Ternyata hanyalah seekor semut, hahaha!!" Ucap sosok itu tertawa jahat, saat menemukan bahwa orang yang ditugaskan untuk dicarinya ternyata sangat lemah.
"Apa maksud dari perkataanmu itu?! aku tidak mengenalmu! Pergilah jauh dari sini!" Ucap Shen Li dengan nada yang sama mencoba menahan amarahnya, bagaimanapun ia masih seorang remaja 14 tahun yang labil emosinya.
"Hanya Supreme Being Rendah saja berani memerintahku!!" ucap orang itu menyeringai tajam "Karena aku sedang berbaik hati, aku akan memberi tahu namaku. Aku adalah Han Ji, Komandan divisi kesembilan Kaisar Semesta Huang Long Dian." Lanjutnya dengan nada mendominasi.
"Huang Long Dian? Siapa itu?" Gumam Shen Li.
"Long Dian, tak kusangka kamu sudah berani bergerak secepat ini. Aku sudah menduga kamu akan mengetahui energi semesta di dalam anak ini, yang hanya akan kamu curi untuk menguatkan energi semesta milikmu. Hanya demi mengalahkanku kamu rela bertindak sejauh ini." Terdengar suara dari dalam tubuh Shen Li, tetapi ia tidak bisa mendengarnya, yang telah mengetahui siapa sebenarnya dalang itu.
"Aku tidak mengenal siapa yang kamu sebut tadi! dan aku tidak peduli, entah dia seorang kaisar semesta sekalipun! selama dia mengganggu ketenanganku aku akan menghajarnya!" Ucap Shen Li tegas tanpa rasa takut ia tunjukkan.
"Beraninya seekor semut sepertimu menghina Yang Mulia Kaisar Semesta!! Kamu layak untuk aku bunuh!" ucap sosok itu yang kemudian menciptakan sebuah bola energi berwarna merah terang sekecil kelereng dengan panas yang begitu kuat.
Shen Li yang melihat itu tak hanya tinggal diam, ia juga menciptakan sebuah bola energi berwarna emas bersiluet merah terang sebesar bola basket. Aura yang dikeluarkan juga sangat kuat, tetapi jika dibandingkan dengan milik Han Ji tentu saja itu masih sangat jauh.
Kedua orang itu kemudian saling melemparkan serangannya satu sama lain dengan cepat.
Boomm!!
DUARRR!!
Ledakan yang begitu menggelegar terdengar di lautan bintang. Jika itu di planet Youmu sudah dipastikan akan melubangi planet itu hanya dari energi kecil Han Ji.
"Ohh?! kau lumayan juga semut kecil, tak kusangka kamu bisa mengimbangi seranganku!" Ucap Han Ji yang kemudian tersenyum jahat di wajahnya.
"Kamu terlalu meremehkanku!!" Balas Shen Li dingin, sebenarnya ia sangat ingin segera meninggalkan pertarungan itu, tetapi ia masih memikirkan tentang keluarganya dan menunggu Shen Kai selesai membuat celah dimensi.
"Aku akan sedikit serius sekarang!!" Ucap Han Ji yang kemudian melesat dengan cepat ke arah Shen Li, tak lupa ia juga mengeluarkan pedang miliknya.
Tiba-tiba saja Han Ji sudah muncul di depan Shen Li lalu mengayunkan pedang miliknya ke tubuh Shen Li. Tetapi Shen Li yang masih terkejut itu seketika mengambil katana miliknya untuk menangkis serangan yang dilancarkan oleh Han Ji.
Trang!!
Duarr!!
Sebuah ledakan terjadi saat kedua senjata itu beradu. Nampak Shen Li terlempar sangat jauh saat menahan serangan itu, ia juga memuntahkan seteguk darah segar dari mulutnya yang menandakan ia mendapat luka dalam.
"Entah bagaimana nasibku jika aku terlambat menahan serangannya tadi" Batin Shen Li kemudian mengelap darah di bibirnya.
[Tuan persiapan celah dimensi telah selesai. Silahkan tuan segera mempersiapkan diri]
__ADS_1
Shen Li yang mendengar hal itu langsung tersenyum licik. Sedangkan Han Ji yang melihat ekspresi Shen Li merasakan sesuatu yang janggal.
Dan benar saja, Shen Li dengan tiba-tiba mengarahkan tangannya ke samping lalu mengayunkannya.
Srakk!!
Han Ji yang melihat hal itu mengerutkan keningnya, "Celah dimensi!! anak ini ternyata tidak bisa aku remehkan!" batinnya.
"Mau lari kemana kamu!! Kamu tidak akan bisa lari dariku!" Kata Han Ji yang mulai marah, lalu melesat mendekati Shen Li.
Shen Li tidak menghiraukan perkataan Han Ji, dan langsung melesat memasuki celah dimensi yang disusul oleh Han Ji.
Tak lama kemudian, celah itu tertutup kembali dengan rapat, meninggalkan tempat pertarungan itu.
Lorong Dimensi
Saat ini Shen Li tengah melesat perlahan di dalam kehampaan, ia merasa sedikit tenang karena ruang hampa bisa dikatakan adalah temannya. Tetapi ia hanya mengkhawatirkan jika terjadi badai ruang dan waktu meski itu jarang terjadi.
Sedangkan Han Ji hanya melesat perlahan tidak berani terlalu cepat karena ia mengetahui seperti apa lorong dimensi itu, ia tidak ingin terjadi adanya pergeseran ruang agar tidak terlempar dari lorong dimensi dan terjebak selamanya di tempat itu.
Han Ji yang memiliki kekuatan di atas Shen Li, dengan mudahnya mengejar Shen Li lalu berusaha menyerangnya menggunakan pedang yang masih di tangannya.
Shen Li yang menduga hal itu akan terjadi sudah mengantisipasi serangan dari Han Ji.
Trangg!!
Suara benturan dua senjata tajam terjadi di lorong dimensi itu. Mereka sudah berada di dalam lorong itu selama 1 jam, karena bergerak dengan sangat hati-hati.
"Mau lari kemana kau semut kecil?! aku belum selesai denganmu!!" ucapnya dengan seringai jahatnya.
Pertarungan kembali terjadi antara Shen Li dan Han Ji di lorong dimensi. Pertarungan itu terus terjadi selama hampir satu minggu penuh dan nampak tubuh kedua orang itu penuh dengan luka sayatan benda tajam, Tetapi tentu saja Shen Li yang menerima luka yang lebih parah.
"Menyerahlah dasar semut kecil!! kamu tidak akan bisa menang dariku!!" Ucap Han Ji yang mendapati sayatan-sayatan kecil di tubuhnya, tetapi ia bingung mengapa lukanya tidak segera beregenerasi, karena biasanya tubuh dewa miliknya akan segera sembuh kembali setelah menerima serangan.
Yang tidak ia ketahui adalah, saat ini Shen Li menggunakan senjata tingkat primordial yang begitu melegenda, bahkan jika Kaisar Semesta mendapatkan serangan juga tidak mampu meregenerasinya.
Tak jauh dari mereka, mulai nampak setitik cahaya yang menandakan mereka akan segera keluar.
Shen Li yang memanfaatkan celah saat Han Ji masih kebingungan, dengan segera melesat keluar menggunakan seluruh sisa energi chi miliknya.
Alam Semesta Menengah
Nampak sebuah robekan ruang terlihat di lautan bintang alam semesta menengah. Lalu keluar satu orang dengan seluruh luka parah di tubuhnya, tak berselang lama muncul kembali seseorang yang juga mengalami luka-luka yang tak terlalu parah.
Setelah itu celah ruang kembali menutup rapat sesaat kemudian.
"Uhukk!!"
Shen Li kembali memuntahkan darah yang kali ini lebih banyak dari sebelumnya. Nampak tubuhnya sudah tidak bisa bertarung lagi dan juga seluruh chi miliknya sudah ia gunakan.
Jika saja chi miliknya tidak dicuri oleh Han Ji karena kelicikannya, tentu saja ia masih memiliki banyak sisa kekuatan. Tetapi yang membuatnya bingung adalah, mengapa ia tidak bisa menggunakan energi primordialnya. Jika saja ia tidak diunggulkan dengan adanya energi hampa miliknya tentu saja ia sudah mati saat di lorong dimensi.
"Kamu sudah tidak bisa lari lagi!!" ucap Han Ji terengah-engah yang menandakan ia hampir menggunakan 80% energinya hanya deni berada di lorong dimensi. Kemudian ia bergegas ingin mengakhiri pertarungan panjangnya ini dengan menyerang Shen Li.
Shen Li yang hendak membalas serangannya sudah terlalu lemah. Seluruh tubuhnya terasa sangat sakit, kepalanya terasa ingin meledak, tak lama kemudian Shen Li tidak sadarkan diri melayang di lautan bintang.
Melihat adanya kesempatan, Han Ji tidak ingin lagi menahan diri, dengan segera ia mengerahkan seluruh sisa tenaganya untuk menyerang Shen Li yang tak sadarkan diri itu.
Tetapi hal yang tak terduga terjadi.
Tap!
Dengan sekejap mata, ayunan pedang dari Han Ji ditahan oleh seorang pria tua hanya dengan kedua ujung jarinya.
Sedangkan Han Ji yang melihat sosok itu begitu ketakutan, karena yang menahan serangannya saat ini adalah musuh utama Kaisar Semesta, Long Dian.
"Ba-bagaimana mungkin?!!" tanya Han Ji yang begitu ketakutan melihat sosok yang tak lain adalah Kai Shan Li. Kaisar sebenarnya dari alam semesta rendah yang tahtanya direbut paksa oleh Long Dian.
"Ternyata kamu masih mengingatku anak kecil" ucap Kai Shan Li. Ia lalu sedikit menekan jarinya seketika pedang Han Ji hancur!.
Pyarr!!
Pedang di tingkat ilahi rendah seketika hancur.
"Tak baik jika kamu terus berada di sini" Ucap Kai Shan Li yang kemudian menghilang bersama Han Ji dari tempat itu.
***
__ADS_1
Tingkat Kultivasi :
Alam Fana : - Pembentukan Tubuh (⭐ 1-9)
- Pembentukan Inti (⭐ 1-9)
- Pemurnian Qi (⭐ 1-9)
- Kelahiran (⭐1-9)
- Penyempurnaan (⭐ 1-9)
- Raja (⭐1-9)
- Kaisar (⭐1-9)
- Surgawi (⭐ 1-9)
- Mahayana (⭐ 1-9)
- Nirwana (⭐ 1-9)
Alam Surga : - Half Saint (⭐ 1-9)
- Saint (⭐ 1-9)
- Dao (⭐ 1-9)
- Holy Dao (⭐ 1-9)
- Venerable (⭐ 1-9)
- Holy Venerable (⭐ 1-9)
- Half Immortal (⭐1-9)
Alam Dewa : - Immortal (⭐ 1-9)
- Half God (⭐ 1-9)
- True God (⭐ 1-9)
- Ancient God (⭐1-9)
Great Realm :
- Supreme Being (Rendah, Menengah, Puncak)
- Supreme God (Rendah, Menengah, Puncak)
- Earth Realm (Rendah, Menengah, Puncak)
- Heaven Realm (Rendah, Menengah, Puncak)
- God Realm (Rendah Menengah, Puncak)
- True God Being (Rendah, Menengah, Puncak)
__ADS_1