Great Ruler Cultivator

Great Ruler Cultivator
Ashura Fury Lotus


__ADS_3

Semua orang yang berada di sana begitu terkejut setelah kata-kata Shen Li selesai diucap. Akan tetapi keterkejutan mereka bukan karena ucapannya, melainkan kemunculan sesosok bayangan putih menyerupai seorang manusia.


Shen Li yang masih sangat marah tersebut, tiba-tiba merasakan ketenangan dan kehangatan saat bayangan putih itu menyentuh pundaknya.


"Gu-guru" Ucap Shen Li terbata-bata.


"Tenanglah Shen Li, jangan biarkan kemarahan menguasaimu" kata bayangan putih itu yang tak lain Li Quan.


"Bagaimana guru berada di sini?" Shen Li begitu senang mengetahui bahwa gurunya masih hidup.


"Hahaha, kita kesampingkan hal itu dulu. Kita harus melakukan satu hal bukan?" Balas Li Quan.


Shen Li hanya mengangguk paham lalu dengan segera mengeluarkan aura puncaknya dan membunuh seketika satu per sepuluh dari seluruh pasukan Long Dian.


"Shen Li, Jangan sampai kamu meledakkan seisi alam semesta ini. Karena masih banyak orang tidak bersalah berada diantara mereka semua, cukup musnahkan saja yang perlu dimusnahkan jangan terlalu naif dan serakah, itu tidak baik bagimu" Kata-kata Li Quan membuka sedikit demi sedikit pintu hati Shen Li yang telah dipenuhi kemarahan dan dendam lalu digantikan dengan ketenangan.


Shen Li merenung sejenak memikirkan kata-kata dari gurunya lalu menjawabnya, "Maafkan murid guru, murid akan berusaha semaksimal mungkin meminimalisir korban. Tetapi jika mereka semakin menjadi-jadi, murid tidak bisa menjamin tidak akan terjadi pembantaian sepihak" balasnya


Ia menyadari juga bahwa dirinya terlalu naif dan terlalu dimakan api amarah sehingga tidak bisa berpikir jernih. Dirinya berpikir terlalu bodoh dan hanya mementingkan egonya sendiri. Sehingga kali ini ia bisa berpikiran dengan tenang mengambil keputusan.


"Shen Li, pergilah memakamkan kedua orang tuamu dengan layak. Disini biarkan guru yang mengambil alih" kata Li Quan.


Akan tetapi kata-kata Li Quan dengan ssgera di bantah oleh Shen Li, "Maafkan murid jika kali ini harus egois guru, karena ini semua adalah dendam ayah, ibu, paman Ru dan Yu'er. Aku harus bisa membalaskan kematian mereka dengan tanganku sendiri."


Shen Li dengan segera membuat sebuah klon dirinya lalu membawa masuk kedua orang tuanya untuk memakamkan mereka. Setelah itu, Shen Li mengeluarkan senjata satu-satunya yang ia miliki, katana Ame no Habakiri.


"Long Dian!! dan kau, Kaisar Alam Bawah!! Kalian harus mempertanggungjawabkan segala perbuatan kalian pada keluargaku" Kata-kata Shen Li terdengar begitu mendominasi dengan aura yang begitu kuatnya.


Sedangkan seluruh musuh Shen Li sedari tadi hanya diam membeku saat kemunculan Zhang Li Quan yang begitu tiba-tiba. Mereka semua tahu siapa itu Zhang Li Quan, oleh karena itu tubuh mereka semua seakan tak memiliki daya lagi dengan ketakutan yang begitu menggerogoti seluruh tubuh mereka.


Sedangkan Long Dian dan Mo Shen juga merasakan takut akan sosok Zhang Li Quan yang begitu agungnya. Akan tetapi mereka berpikiran karena sudah terlanjur, mereka tidak bisa lagi menghilangkan api yang telah mereka nyalakan.


Jika saja sebelumnya mereka mengetahui bahwa Shen Li adalah murid dari Zhang Li Quan, mereka semua tentu memilih bunuh diri dari pada harus berhadapan dengan sosok mengerikan itu.


"Memangnya kau siapa haa?!!!" Teriak anak Mo Shen yang berada diantara para pemimpin ras.


Gulp!


"Tamatlah sudah riwayat kita" batin Seluruh pemimpin ras.


Deg!


Sementara Mo Shen mengutuk anaknya dalam hati yang tidak mengetahui siapa sosok yang sedang dilawan kali ini. Karena memang putri Mo Shen belum mengetahui akan siapa Zhang Li Quan itu sebenarnya sebab ia belum terlahir saat-saat masa jaya Zhang Li Quan bergemuruh dengan hebatnya dan juga ayahnya, Mo Shen, belum memberi tahu akan siapa Zhang Li Quan itu.


Dilain sisi, Huang Long Dian hanya bisa menahan amarahnya dan serasa ingin dengan segera membunuh putri Mo Shen karena kebodohannya. Karena bagaimanapun, meski Shen Li hanya murid Zhang Li Quan, kekuatannya sebelumnya juga tidak bisa diremehkan sama sekali.


"Siapa aku itu tidak penting. Satu hal yang harus kalian ingat, kata-kataku adalah peringatan bagi kalian semua, jika kalian mengabaikannya maka jangan salahkan atas tindakanku nanti" Shen Li berucap dengan tenangnya. Kali ini ia sudah bisa menguasai seluruh emosinya setelah mendapatkan pencerahan dari gurunya tadi.


"Aku tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya jika Shen Li berubah menjadi monster yang haus akan pertempuran dan darah. Aku harus memberikan tuntunan yang tepat agar ia tidak menghancurkan ketiga alam utama" Batin Zhang Li Quan sembari melihat ke arah Shen Li.


"Apa kalian semua takut?" provokasi Shen Li.

__ADS_1


Hanya dengan satu kalimat, Shen Li telah memancing amarah seluruh musuhnya tanpa terkecuali. Mereka mulai mengabaikan rasa takut mereka dan berubah menjadi kemarahan. Betapa bodohnya mereka yang tidak mengetahui tingginya langit.


"Bajing*n!! Aku akan mengirimmu ke tempat keluargamu berada" ucap Mo Shen lalu mengeluarkan sebuah rantai berduri dengan ujung seperti mata tombak yang begitu tajamnya. Ia kemudian dengan cepat melesat ke tempat Shen Li untuk menyerangnya.


Swushh!!


Trang!! Trang!!


Sring!!


Berbagai macam jurus dan serangan dilancarkan oleh Mo Shen, tetapi tentu saja dengan mudahnya Shen Li menangkis dan menghindarinya.


Mo Shen sangat merasakan kesal saat seluruh serangannya dapat dihindari oleh Shen Li. Ia terus memikirkan cara agar bisa melukai Shen Li.


Sedangkan Long Dian hanya bisa diam menonton jalannya bentrokan kedua kekuatan yang dampaknya cukup kuat di lautan bintang ini.


"Kalian semua!! Bunuh anak kepa*at itu!!"


Long Dian memerintahkan seluruh pasukannya untuk menyerang Shen Li dengan seluruh tenaga mereka. Para prajurit Long Dian hanya bisa mematuhi setiap perintah Long Dian meskipun sebenarnya mereka semua begitu ketakutan.


Sedangkan Zhang Li Quan hanya tertidur miring dengan tangan kanan menyangga kepalanya melayang-layang di lautan bintang layaknya orang bersantai tanpa gangguan sedikitpun.


"Ohoo?! Ternyata kalian hanya berani main keroyokan denganku seorang." Shen Li sedikit senang sebab sebelumnya ia sudah berpikiran untuk menjadikan mereka semua sebagai prajuritnya tetapi karena mereka yang memulai ya tentu saja akan menajadi ladang exp baginya.


"Kau lihat ke arah mana bajing*n?!!" Mo Shen menjadi semakin marah karena hanya dianggap mainan oleh Shen Li, seakan-akan dirinya tidak dianggap olehnya.


"Cih!! Iblis sepertimu hanya pantas kujadikan makanan peliharaanku saja" jawab Shen Li lalu melayangkan sebuah jurus teknik pedang yang baru ia ciptakan.


"Teknik pedang : Void Slash!!"


Katana milik Shen Li berdengung lalu mengeluarkan sebuah aura putih yang mencengangkan darinya, lalu melesat menebas perut Mo Shen.


Srashh!!


Syuutt!!


"Arghhh!!!" Mo Shen berteriak kesakitan begitu hebatnya karena serangan Shen Li.


Bagaimana tidak, hanya dengan satu kali tebasannya sudah memberikan efek yang begitu menyakitkan. Tubuhnya dari perut ke bawah terasa seperti dihisap masuk ke dalam katana Shen Li, seakan-akan senjata itu bisa memakan makhluk hidup.


"DIAMLAH!!"


Buakh!!


Swushhh!!


Duarr!!!


Tubuh Mo Shen yang hanya tinggal setengah bagian itu, di tendang begitu kerasnya oleh Shen Li dan menghantam bintang Huang layaknya sebuah meteor dengan dentuman yang memekakkan telinga.


Sementara anaknya dan Huang Long Dian, mereka berdua begitu sangat marah melihat ayah dan partner mereka dibuat menjadi sangat menyedihkan.

__ADS_1


Seluruh pasukan Long Dian menjadi gentar untuk melawan Shen Li. Jumlah pasukan yang dimiliki long Dian juga sangat fantastis hingga menyentuh angka 1 miliar pasukan. Kenapa banyak sekali? itu karena seluruh pasukan yang dimiliki Long Dian pribadi digabungkan dengan seluruh pasukan ketujuh ras yang ikut berperang itu.


Pasukan itu mengabaikan ketakutan mereka lalu menyerang Shen Li dengan membabi-buta.


"Majulah kalian semua!!" teriak Shen Li terdengar menggema dengan lantangnya di lautan bintang.


Ia kemudian membuat 7 api kecil, yang masing-masingnya berwarna putih dengan inti berwarna hitam lalu diselimuti deratan-deratan petir. Ketiga elemen itu adalah elemen yang sudah dimiliki oleh Shen Li hingga saat ini.


Ia lalu menyerapkan energi di sekitar untuk masuk kedalam tujuh api kecil itu, ia lalu menggenggamkan tangan kirinya itu untuk memadatkan masing-masingnya.


"Primordial Creator : Ashura Fury Lotus"


Cahaya bersinar dengan terangnya menerangi peperangan itu. Seluruh pasukan yang telah mengitari Shen Li dan hendak menyerangnya harus dibuat membeku di tempat menutupi mata mereka masing-masing.


Shen Li kemudian mengangkat tangan kirinya keatas lalu menyebarkan ketujuh api itu hingga membentuk tujuh titik berbentuk Heptagon. Para pasukan itu dibuat sibuk akan penasaran dengan apa yang akan terjadi, sebab ketujuh api kecil berbentuk teratai itu tidak dirasakan energi yang kuat dikandungnya.


Bahkan gurunya, Zhang Li Quan dibuat bergidik ngeri saat melihat kekuatan dari api itu. Sebab ia mengetahui dengan pasti kekuatan api teratai itu begitu mengerikan saat diberitahu melalui telepati oleh Shen Li.


Shen Li dengan segera menjentikkan jarinya, lalu membuat formasi pelindung dirinya, sebab jarak ketujuh api teratai itu termasuk sangat dekat meskipun antara satu dengan yang lain berjarak 100 mil. Zhang Li Quan juga dengan segera membuat pelindung dirinya sebelum terkena dampak ledakan yang akan terjadi.


Ctik!


Ketujuh api teratai itu berputar dengan kencangnya dan berdengung begitu mengerikan bagi siapapun yang mendengarnya hanya karena jentikan jari Shen Li.


api-api teratai itu mulai lenyap dari pandangan, sontak seluruh pasukan tertawa terbahak-bahak menghina Shen Li. Sedangkan Shen Li hanya bisa tersenyum liciknya dalam formasi perlindungannya yang tak ingin ikut terkena dampaknya.


"BUAT PELINDUNG!!" Sebuah teriakan dari Huang Long Dian memberi perintah pada pasukannya yang bodoh itu.


Akan tetapi semua itu sudah terlambat. Ketujuh api kecil yang menghilang tadi dengan tiba-tiba membesar begitu cepatnya menutupi seluruh pasukan itu dengan rata tanpa satupun terkecuali, dan...


KRAKK!!


BOOMMM!!


BOOMMM!!


BOOMMM!!


...


Sebuah ledakan maha dahsyat layaknya Supernova terdengar beruntuk sebanyak tujuh kali menggetarkan dan terdengar di seluruh penjuru alam semesta rendah.


Siluet ledakan yang begitu besar nan kuat itu membentuk sebuah teratai yang sangat besarnya dengan berderatan petir. Seketika seluruh pasukan Long Dian tidak ada satupun yang tersisa.


Para pemimpin ras dan putri Mo Shen, juga mendapatkan luka dengan sangat serius, bahkan ikut mati jika saja Long Dian tidak melindungi mereka.


Ledakan itu mencipakan angin yang begitu teramat kuatnya, menggeser bintang-bintang yang berada di sekitar lautan bintang itu, dan satu hal yang pasti, bintang Huang hancur!.


[Ding~ Selamat tuan telah mencapai ranah Immortal True God tingkat Order]


Shen Li sedikit kecewa dengan peningkatannya itu, tetapi ia juga tidak bisa menyalahkan karena semakin banyaknya exp yang harus ia penuhi untuk naik tingkat. Meskipun hanya bisa membantunya naik satu tingkatan, Shen Li hanya bisa puas dengan hal itu.

__ADS_1


"Sekarang giliran kalian untuk menyusul mereka semua" Kata-kata Shen Li terdengar begitu menyeramkan dan memberikan teror bagi Long Dian, dan para pemimpin ras utama itu tak lupus putri Mo Shen yang tubuhnya sudah penuh peluh darah.


***


__ADS_2