Great Ruler Cultivator

Great Ruler Cultivator
Pelatihan Siksa Neraka! Selesai!!


__ADS_3

Setelah menyelesaikan makannya, Shen Li kemudian bergegas merebahkan tubuhnya yang kelelahan itu.


"Aku sangat lelah sekali, ini tidak bisa dibilang dengan pelatihan, ini lebih patut dibilang penyiksaan" kata Shen Li mendengus dengan wajah jelek.


"Tetapi aku juga merasa tubuhku jadi lebih ringan. Aku harus segera menjadi kuat, karena aku menyadari seluruh alam semesta rendah sedang tidak aman selagi Long Dian yang menjadi Kaisarnya." ucap Shen Li sembari menunjukkan raut ekspresi dinginnya, juga bisa dilihat bahwa ia tengah marah saat ini.


1 hari telah berlalu,


Shen Li saat ini sudah menghadap pada gurunya dan siap menerima pelatihan selanjutnya.


Pada pelatihan kali ini, Li Quan menyuruh Shen Li untuk bermeditasi di bawah air terjun Es. Ia menyuruh Shen Li untuk bisa merasakan energi alam yang ada di sekitarnya.


Li Quan kemudian melesat menuju arah air terjun yang jaraknya 1.500 mil dari gunung danau petir tadi. Tentu saja Shen Li berlari lagi, kali ini ia membutuhkan waktu 2 hari untuk sampai di sini.


Sebab sebelumnya Li Quan telah menyuruh Shen Li untuk berlari sembari menggendong tas khusus seberat 200 kilo dan setiap 50 mil bebannya akan bertambah 5 kilo.


Shen Li merasa pelatihan kali ini akan lebih berat, dan benar saja sesampainya ia di air terjun es, ia tidak dibiarkan untuk beristirahat, dan langsung di suruh bermeditasi dibawah air terjun yang begitu deras setinggi 400 meter dengan air berwarna biru keputihan yang nampak setiap tetesnya mampu menyayat daging di tubuhnya.


Shen Li sebenarnya ingin protes untuk beristirahat, tetapi dengan segera dibantah oleh Li Quan. Mau tidak mau ia hanya bisa menuruti keinginan gurunya itu.


Shen Li kemudian berjalan perlahan mendekati sebuah batu seperti altar dibawah air terjun itu, dan nampak batu itu sama sekali tidak tergores karena hantaman air terjun, sebab jika itu batu biasa, maka dengan sejap mata pasti akan hancur menjadi debu saat menerima hantaman air terjun itu.


Shen Li sedikit demi sedikit mulai mengambil posisi meditasi di bawah air terjun itu. Ia merasakan tubuhnya seperti ingin membeku karena dinginnya air itu, dan seperti ingin hancur saat rasa sakit yang ia rasakan karena hantaman air.


Shen Li menahan semua rasa dingin dan sakit, lalu mengikuti arahan Li Quan untuk bermeditasi dengan tenang demi bisa merasakan energi alam di sekitarnya.


Pada awal mulanya Shen Li merasa begitu sangat kesulitan untuk berkonsentrasi, tetapi sedikit demi sedikit ia mulai bisa berkonsentrasi tetapi tidak dengan merasakan energi alam di sekitarnya.


Pelatihan kali ini ia jalani selama 20 hari dunia kecil. setelah 20 hari, tubuh Shen Li nampak mulai mengalami sedikit perubahan dengan bertambah sedikit lebih kekar dan tubuhnya yang ramping.


Ia kemudian membuka matanya perlahan menuruti keinginan gurunya, setelah itu ia beranjak dari tempat itu dengan rasa dingin dan sakit masih ia rasakan.


Li Quan lalu menyuruhnya untuk makan kemudian beristirahat 1 hari. Sebenarnya awalnya ia memang mengatakan hanya 5 jam saja, tetapi melihat kegigihan dan semangat Shen Li yang begitu kuat ia sedikit berbaik hati untuk menambah waktu istirahatnya.


1 hari berlalu,


Kini Shen Li sudah kembali menuju gunung danau petir, ia mulai menjalani latihan seperti sebelumnya, tetapi kali ini ia mampu dengan mudah mendekati tengah danau sembari mengangkat batu yang jauh lebih berat lagi.


Ia terus menjalani kedua latihan itu tanpa henti dengan semangat dan gigih, pelatihannya juga menjadi lebih berat setiap harinya.


Gua Pelatihan

__ADS_1


Sementara di tempat Shen Kai, saat ini ia tengah mencari rusa untuk ia buru yang akan ia berikan pada Li Quan. Tetapi anehnya selama 1 hari mencari ia tidak bisa menemukan hewan buruan satupun.


Ia hanya menjumpai monster-monster yang hendak menyerang dalam perjalanannya. Tentu saja dengan mudah ia mengatasi mereka.


Shen Kai terus berjalan untuk mencari buruan, pada akhirnya ia menemukan sebuah rusa yang begitu besar di depan sebuah gua di pusat hutan itu. Merasa mendapat keberuntungan, tak mau ambil pusing ia segera memburu rusa itu sampai dapat.


Setelah mendapatkan buruannya, ia kemudian bergegas ingin pergi, tetapi ia merasakan adanya aura kuat yang begitu kuat seakan mengancamnya, tetapi ia tidak menghiraukannya kemudian melesat kembali menuju gua.


"Aku akan membiarkanmu untuk sementara waktu, dan biar tuan yang mengatasimu sebagai bahan latihannya nanti" gumam Shen Kai. "Karena aku tidak ingin membuat tuan merasa lapar saat pelatihannya ini" lanjutnya bergumam.


Waktu terus berjalan, hingga tak terasa 6 Tahun di dunia nyata telah berlalu. Banyak misteri-misteri yang Shen Kai temukan di dalam hutan kematian dan juga di seluruh penjuru bintang Sirius.


Tetapi ia sengaja membiarkan hal itu sebagai pelatihan tuannya nanti.


Dunia Kecil


Sudah tak terasa waktu di dunia kecil 30 tahun terlewati. Tubuh Shen Li kali ini juga berubah total menjadi lebih kuat, tubuhnya memang hanya menjadi 2,1 meter saja tetapi parasnya menjadi sangat-sangat rupawan, dengan tubuh kekar tetapi ramping menjadikan ia seperti mendekati sempurna.


Rambutnya yang panjang ia kuncir kuda, alisnya menjadi lebih tajam dari sebelumnya. Saat ini ia telah menjalani latihan dasar yang diberikan oleh Li Quan.


"Shen Li, sudah tidak ada pelatihan yang bisa aku berikan kepadamu lagi. Semua dasar-dasar juga telah aku ajarkan kepadamu. Sekarang hanya tinggal bergantung pada dirimu sendiri untuk bisa meningkatkan kekuatanmu" ucap Li Quan.


"Untuk sekarang aku hanya membiarkanmu menggunakan 30% dari energi primordial, itu sudah lebih dari cukup mengingat fondasi tubuhmu sudah mencapai Dou Zun dalam waktu 30 tahun yang singkat ini, ini adalah pencapaian yang sangat luar biasa. Sebab aku dulu memerlukan waktu sampai 300 tahun demi mencapai tingkatanmu ini." lanjut Li Quan.


Shen Li hanya diam saja mendengarkan kata-kata gurunya, ia juga merasa senang dengan perubahannya ini, tetapi ia belum merasa puas sama sekali mengingat masih ada tingkatan yang lebih kuat lagi, meski ia sekarang sudah bisa mengendalikan energi alam, tentu saja ia belum puas.


"Sekarang aku akan kembali ke dalam tubuhmu, karena sudah terlalu lama aku diluar. Aku sudah menghabiskan banyak sekali energiku." Kata Li Quan.


Shen Li yang mendengar hal itu hanya bisa patuh, sembari menahan kesedihannya karena harus berpisah dengan guru satu-satunya yang ia miliki.


"Aku akan memberimu sebuah hadiah saat kamu sudah berada di tingkat Duo Di nanti" kata Li Quan yang kemudian melesat masuk ke dalam tubuh Shen Li.


Seketika Shen Li juga keluar dari dunia kecil dalam tubuhnya, "terimakasih banyak guru" gumam Shen Li.


Gua Pelatihan


Shen Kai yang melihat tuannya sudah selesai berlatih, tak sadar ia meneteskan air mata harunya melihat perubahan Shen Li.


"Tu-Tuan, selamat datang kembali" kata Shen Kai.


"Terimakasih Shen Kai, lalu mengapa kamu menangis?" tanya Shen Li.

__ADS_1


"Ahh maafkan saya tuan, saya hanya terharu senang melihat perubahan tuan" Balas Shen Kai.


"Sudahlah, jangan menangis seperti anak kecil, kamu sudah berusia jutaan tahun" kata Shen Li mencoba menenangkan Shen Kai.


"Baiklah tuan, lalu dimana Li Quan tuan?" tanya Shen Kai yang menyadari Li Quan tidak berada di situ.


"Pak tua Li sudah kembali ke dalam tubuhku, karena ia mengatakan sudah terlalu banyak menggunakan energinya untuk berada di luar" balas Shen Li yang menepati janjinya pada gurunya untuk memanggilnya pak tua Li setelah pelatihan selesai.


"Baiklah kalau begitu tuan" kata Shen Kai merasa tenang.


Mereka berdua kemudian beranjak meninggalkan tempat itu, lalu pergi ke kota kerajaan yang dulu mereka sempat datangi.


Kerajaan Bing


Sesampainya di depan gerbang, mereka berdua menjalani pemeriksaan seperti dulu lagi. Lalu setelah itu mereka segera menuju ke penginapan yang dulu mereka singgahi.


Banyak sekali mata yang melihat mereka selama berjalan di jalan kota kerajaan. Bagaimana tidak? saat ini mereka berdua tidak memakaikan tudung kepala jubah mereka. Karena mereka merasa sudah tidak perlu lagi untuk bersembunyi.


Banyak pembicaraan-pembicaraan yang tak senonoh mereka dengar dari para wanita-wanita sepanjang jalan. Mereka sebenarnya merasa sangat risih, tetapi dengan sengaja mereka berdua tidak menghiraukannya.


Sesampainya di depan penginapan, mereka segera memasuki penginapan itu. Karena sebenarnya sedari tadi para wanita yang mereka temui di jalan beramai-ramai membuntuti mereka.


Gadis yang dulu menjaga penginapan itu, dengan segera mengusir para wanita-wanita yang mengekori kedua orang itu, karena membuat kegaduhan di depan penginapan.


Sedangkan para lelaki menjadi sangat kesal melihat ketampanan kedua orang itu, terutama pada Shen Li. Mereka merasa terancam dan iri dengan ketampanannya. Mereka yang berada di restauran penginapan itu berbisik-bisik merencanakan hal buruk pada mereka berdua, tetapi Shen Li tak menghiraukannya.


Berbeda dengan Shen Kai yang merasa sangat marah saat tuannya akan dicelakai oleh mereka, meskipun ia sekarang sudah tidak mengkhawatirkan tuannya.


Tetapi Shen Li yang menyadari hal itu dengan segera menenangkan Shen Kai agar tidak berbuat diluar batas.


"Selamat datang di Penginapan angsa putih tuan, ada yang bisa kami bantu" ucap pelayan itu dengan nada profesional, tetapi tidak bisa menyembunyikan wajahnya yang memerah saat melihat kedua orang tampan di depannya.


"Aku ingin makanan terbaik 2 porsi, 1 minuman segar, dan paman?" tanya Shen Li pada Shen Kai.


Shen Kai yang disebut paman sedikit terkejut tetapi ia tidak memikirkannya lebih.


"Arak kualitas terbaik, tolong" balasnya.


"Baiklah, 2 porsi makanan terbaik, 1 minuman segar, dan 1 arak terbaik akan segera kami siapkan tuan, silahkan tunggu di meja restauran di sana" ucap pelayan itu sembari memberitahu tempat restauran.


***

__ADS_1


__ADS_2