
Shen Kai yang mengetahui akan pertarungan dahsyat yang segera terjadi, dengan terburu-buru melesat ke tempat Shen Li. Ia ingin mengawasi jalannya pertarungan antara tuannya dan sosok naga hitam itu dari dekat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
Saat setelah sampai di tempat itu, betapa terkejutnya dia saat naga yang menunggu gua itu berada pada ranah Supreme Being Puncak.
Ini mungkin akan sedikit menyulitkan mengingat tuannya saat ini baru berada di ranah Ancient God. Jika pun dibantu dengan katana miliknya itu masih akan menyulitkannya karena Shen Li baru bisa menguasai 30% energi primordialnya.
Ia hanya bisa berharap dalam hatinya, semoga tuannya akan baik-baik saja. Sebab ia dilarang untuk ikut campur dengan pertarungan Shen Li saat ini.
Pertarungan yang mengguncangkan hutan kematian bak terjadi bencana alam yang begitu dahsyatnya seketika pecah. Saat sosok naga itu mulai menyerang Shen Li menggunakan energi kuat miliknya.
Shen Li saat ini juga mengaktifkan tubuh Primordialnya sehingga ia berubah ke wujud aslinya. Pertukaran ribuan serangan terjadi begitu cepatnya dalam waktu singkat antara Shen Li dengan naga hitam.
Shen Li juga merasa sedikit khawatir karena ia bertuemu dengan lawan yang begitu kuat sesaat setelah selesai menjalani latihan. Memang ini adalah hal yang baik untuk melatih tubuhnya, akan tetapi untuk kedua kalinya Shen Li harus menjalani pertarungan hidup dan mati.
Serangan-serangan mereka sudah meluluhlantakkan wilayah inti hutan kematian, dan terlihat sudah hampir 60% hutan kematian menjadi tanah tandus dengan api putih dan ungu membakar wilayahnya.
Karena merasa kondisi tidak semakin kondusif, dengan terpaksa Shen Kai mengurungkan niatnya untuk melihat dengan dekat pertarungan antara kedua sosok mengerikan itu.
Shen Kai dengan segera melesat menuju tempat Raja Bing untuk memerintahkan dengan segera mengevakuasi seluruh penduduk kerajaan. Sedangkan sekte Singa Api saat ini mendapat perintah Shen Kai menbantu jalannya evakuasi.
Mereka diberitahu jika saat ini Shen Li tengah menghadapi sosok yang begitu kuat.
Semua orang yang ada di kerajaan Bing begitu ketakutan, fenomena di langit juga begitu mencekam menambah ketakutan mereka semua.
Langit bintang Sirius berubah menjadi hitam dengan petir-petir yang kuat menghujani seluruh wilayah hutan kematian. Sekarang tidak ada lagi yang namanya hutan kematian, yang ada hanyalah sebuah tanah tandus yang terbakar oleh api, dengan banyaknya kawah-kawah yang begitu besar.
DUARRR!!!
BOOMMM!!!
Ledakan terjadi saat benturan serangan Shen Li dan naga hitam begitu kuat yang mengakibatkan sebuah kawah tercipta seluas mata memandang dengan kedalaman yang entah berapa puluh mil.
Jika kawah itu di lihat dari luar angkasa maka akan terlihat bintang sirius seperti berlubang begitu dalamnya.
Pertarungan mereka kembali memanas saat salah satu diantara mereka tidak ada tanda-tanda ada yang ingin segera kalah.
"Hei pak tua!! Jika kita melanjutkan pertarungan kita di sini, aku yakin bintang ini akan menghilang dari alam semesta." kata shen Li di tengah-tengah pertarungan.
"Hahaha!! Asal kamu tahu, aku tidak peduli dengan bintang kecil ini!" balas naga itu sembari melayangkan serangan kuat kearah Shen Li, tetapi masih bisa di tahan oleh Shen Li.
"Cih!! dasar pak tua sialan!" ucap Shen Li yang kemudian membawa naga hitam itu melesat ke lautan bintang di angkasa menjauhi bintang Sirius sejauh mungkin.
Sedangkan seluruh orang-orang di bintang sirius seakan-akan mengalami teror yang begitu menakutkan. Mereka semua tidak mengetahui akan adanya sosok naga kuat yang mendiami bintang mereka selama ini.
Para kaisar, para Raja, dan seluruh petinggi organisasi-organisasi tidak bisa tenang untuk saat ini. Tak peduli entah itu aliran hitam maupun putih semua akan menghadiri sebuah pertemuan akbar atas permintaan Kaisar yang memimpin bintang Sirius dengan segera.
Shen Kai yang saat ini tengah bersama tetua agung sekte Singa Api, dan Raja serta para tetuanya, tengah membahas hal penting. Sebab akibat serangan dahsyat antara dua sosok tadi, sekarang kerajaan Bing telah ikut menyatu menjadi kawah.
Seluruh orang yang ada di sana berhasil selamat dari serangan dahsyat itu atas perlindungan Shen Kai. Mereka tengah membagi tugas untuk membuat sebuah perkemahan sementara sebagai penampungan para penduduk.
Sementara itu di pertarungan Shen Li dan naga hitam.
Nampak tubuh kedua 'monster' mengerikan itu telah penuh dengan peluh darah dari tubuh mereka masing-masing. Pertarungan mereka di lautan bintang terus terjadi hingga memakan waktu 10 hari tanpa henti.
Saat ini nampak Shen Li lagi-lagi mengalami luka yang begitu parah. Ia sudah kehilangan tangan kirinya, dan luka-luka seperti sayatan di sekujur tubuhnya.
Luka yang dialami naga hitam juga tak kalah mengerikan, hampir seluruh sisik yang menjadi armornya telah hancur dan menyebar di lautan bintang. Ekornya hampir putus dan hanya butuh sedikit serangan saja akan benar-benar lepas dari tubuhnya.
Shen Kai yang merasakan keadaan Shen Li dengan segera melesat ke tempat pertarungan itu. Sesampainya di sana ia begitu terkejut saat tuannya sudah kehilangan salah satu tangannya sedangkan naga hitam sudah benar-benar kehilangan ekornya.
Akan tetapi hal tak terduga terjadi saat naga hitam itu menggunakan sebuah jurus terlarang.
__ADS_1
"Teknik kegelapan : Pengorbanan Jiwa!!"
Tubuh naga hitam itu perlahan mulai pulih, seluruh sisiknya sudah kembali dan ekornya sudah tumbuh lagi. Ia telah mengorbankan 80% masa hidupnya hanya demi menghadapi Shen Li seorang.
Shen Kai yang melihat keadaan kembali rumit, dengan segera ia mendekati Shen Li lalu memberikan pil pemulih untuk menumbuhkan kembali tangan Shen Li, dan memulihkan luka-lukanya.
"Shen Kai!!" teriak Shen Li saat mengetahui Shen Kai tiba-tiba datang.
"Maafkan saya tuan, saya tidak bisa mematuhi perintah tuan." Kata Shen Kai.
Dengan segera Shen Kai merubah tubuhnya menjadi butiran-butiran partikel cahaya lalu dengan segera melesat ke arah katana Ame no Habakiri.
"Shen Kai tidakk!!"
Shen Li yang menyadari bahwa Shen Kai telah mengorbankan dirinya, ia hanya bisa menggeram marah dan sedih secara bersamaan.
"Kamu akan menerima akibatnya!" Kata Shen Li biasa dengan nada dingin.
Nampak raut wajahnya seperti sudah tidak bisa berekspresi. Ia yang sekarang sudah ditinggalkan oleh dua orang yang begitu berjasa baginya.
Katana milik Shen Li kemudian bercahaya begitu terang yang menyinari seluruh penjuru lautan bintang. Perubahan besar terjadi pada katana miliknya.
Saat ini katananya berubah warna menjadi hitam legam dengan bilah berwarna merah darah. Katana itu kemudian melayang, melesat kesana kemari seperti memiliki jiwa tersendiri. Dan memang benar katana itu sekarang sudah menjadi tubuh baru bagi jiwa Shen Kai atau Kai Shan Li.
Shen Li kemudian melesat ke arah naga hitam tadi, ia mengayunkan tangannya nampak ingin meraih sesuatu. Dan benar saja katana miliknya telah berada di genggamannya seakan menerima panggilan Shen Li.
Mereka berdua kemudian menyerang dengan begitu dahsyatnya ke arah naga hitam. Pertarungan yang lebih dahsyat kembali terjadi di lautan bintang.
Tetapi berbeda saat ini, karena nampak dengan jelas Shen Li lebih menguasai jalannya pertarungan. Dalam waktu singkat naga itu sudah mendapat luka parah di sekujur tubuhnya.
"Seekor cacing tanah sepertimu, tidak pantas untuk hidup lebih lama di slam semesta ini" balas Shen Li.
Shen Li kemudian mengambil posisi kuda-kuda menyerang yang begitu kokoh, ia akan memusatkan kekuatannya di katana miliknya bersiap melakukan serangan terakhir.
Tekanan aura begitu kuat keluar dari katana milik Shen Li yang mampu menekan sosok naga hitam tersebut. Saat sudah mencapai puncaknya dengan segera Shen Li melesat menyerang naga hitam itu, melepaskan serangan terkuatnya.
Sedangkan naga hitam yang melihat itu berusaha untuk menyerang balik ke arah Shen Li.
"Dragon Breath!!"
"Spatial Sword Dancer!!"
Kedua serangan dahsyat kembali beradu hingga membuat hembusan angin berbentuk cincin begitu kuat. Hembusan angin ini sampai dirasakan oleh seluruh makhluk di bintang-bintang sekitar saat nafas ungu naga hitam dan serangan katana Shen Li bertubrukan.
"Arghh!!! MATII!!"
Seketika Shen Li melesat dengan cepat membelah nafas naga itu dengan cepatnya.
"Ti-Tidakkk!! ARGHHH!!"
Srashhh!!
BOOMMMM!!!
Seketika tubuh naga hitam terbelah menjadi dua kemudian meledak menjadi hujan darah saat menerima serangan Shen Li.
Pada akhirnya, pertarungan yang begitu panjang itu berakhir dengan kemenangan di tangan Shen Li. Ia juga mengalami peningkatan, ranahnya telah kembali ke tingkat Supreme Being tingkat puncak.
Sesaat setelah pertarungan di lautan bintang selesai, seketika di atas tempat Shen Li melayang, terdapat fluktuasi energi yang begitu kuat.
__ADS_1
Perlahan energi tersebut menciptakan sebuah pusatan seperti Black Hole tetapi berwarna emas. Shen Li yang melihat itu hanya bisa mengamati dan menunggu apa yang akan terjadi.
Dengan tiba-tiba, sebuah daya trik yang begitu dahsyatnya berasal dari pusatan itu yang menyedot paksa Shen Li kedalamnya.
"Arghh!!!"
Teriakan terdengar dari Shen Li saat ia dibungkus oleh fluktuasi energi tersebut. Dia merasakan tubuhnya seperti dihancurkan dengan paksa hingga pada akhirnya hanya tersisa inti jiwanya.
Hal itu berjalan sekitar 3 jam lamanya. Tubuh Shen Li mulai terbentuk kembali saat ini auranya menjadi jauh lebih kuat, dan dengan ajaibnya fondasi tubuhnya juga ikut meningkat begitu pesatnya sampai ke tingkat tertinggi, Dou Di.
Setelah tubuh Shen Li telah utuh kembali terbentuk, fluktuasi energi tersebut secara perlahan terhisap masuk ke dalam tubuh Shen Li. Ia yang saat ini telah menerima pendewaan sehingga ia bisa menggunakan secara penuh kekuatannya di tingkat Supreme Being Puncak.
Perlahan Shen Li membuka matanya, nampak sebuah mata berwarna biru cerah yang begitu bersih terlihat. Nampak cahaya menyilaukan juga keluar dari sorot matanya bak sebuah bulan purnama.
Tubuhnya menjadi semakin halus, paras yang semakin rupawan, rambutnya juga menjadi semakin hitam mengkilap. Sebuah tato cakram dengan kepala naga dipunggungnya juga telah menjadi permanen sepenuhnya.
Menyadari tubuhnya semakin meningkat, dengan segera ia memeriksa statusnya.
"Status!"
{Status}
[
Nama : Shen Li
Usia : 20 tahun
Gelar : Tuan Muda Klan Shen, Primordial Creature
Tingkatan : Supreme Being Puncak (35,7 triliun exp\ 45 triliun exp)
Tubuh : Primordial Body (Dou Di)
Budidaya : Primordial Cultivation
Skill : Primordial Creator
Equipment : Totsuka no Tsurugi (Ame no Habakiri), Cincin Primordial.
Penyimpanan : 1,2 miliar tael emas, 650 juta kristal roh, Telur Naga Kuno, Inti monster Supreme Being.
Point sistem : ∞
- Shop
- Alchemy
- blacksmith
- custom+
]
"Telur naga kuno?! Kau kah itu guru?" Ucap Shen Li terkejut, saat kembali mengingat tentang ucapan gurunya yang akan memberinya hadiah saat mencapai tingkat Dou Di.
"Terimakasih banyak Guru Li"
Shen Li kemudian melesat kembali menuju bintang Sirius, kali ini ia tak membutuhkan waktu lama. Hanya dalam satu kedipan mata dia sudah berada di bintang Sirius.
***
__ADS_1