Great Ruler Cultivator

Great Ruler Cultivator
Menjemput Jia Yu! II


__ADS_3

Seorang gadis yang begitu cantik nampak tengah menangis saat mendapati dirinya dirias oleh seorang laki-laki tetapi berpenampilan dan berperilaku seperti layaknya perempuan.


"Berhentilah menangis! Kamu membuat pekerjaanku semakin susah saja." Bentak perias itu.


Gadis yang tak lain adalah Jia Yu itu hanya bisa semakin menangis seperti merenungkan kesalahan yang ia perbuat. Dia begitu mengkhawatirkan ayahnya dan juga orang yang ia cintai, Shen Li.


Lalu tak lama kemudian, datang seorang lelaki yang sudah memakai pakaian layaknya pengantin pria mendekati Jia Yu.


"Sebentar lagi kamu akan menjadi milikku seutuhnya Jia Yu. Apa masih lama persiapannya?" tanya lelaki itu yang tak lain adalah putra Sang Patriark Sekte Cerberus, Tang Lu.


"Tuan Muda. Sebenarnya saya bisa cepat merampungkan persiapan ini, tetapi karena ia selalu saja menangis sehingga membuat persiapannya tidak selesai-selesai" balas perias itu dengan nada dibuat-buat seperti wanita


"Berhentilah menangis! Tak ada gunanya kamu terus memikirkan ayah sampahmu itu" Bentak Tang Lu pada Jia Yu.


"Hiks, hiks, Shen Li dimana kamu saat ini?! hiks" Gumam Jia Yu yang masih menangis tersedu-sedu.


"DIAMLAH!!" Bentak Tang Lu sembari ingin melayangkan tamparan pada Jia Yu, tetapi sesaat sebelum tangannya menggapai pipi Jia Yu, sebuah teriakan begitu kencang terdengar sampai ke ruangan itu.


"JIA YU!!"


Jia Yu yang mendengar teriakan asing itu mengehentikan tangisannya, ia begitu penasaran dengan siapa orang itu karena belum pernah mendengar suaranya. Namun entah mengapa ia merasakan perasaan hangat darinya.


"Bajin*an!! siapa yang berani mengganggu pernikahanku!" Teriak Tang Lu yang kemudian keluar dari ruangan itu menuju aula diikuti oleh perias tadi.


Aula Sekte Cerberus


"PENJAGA!!!" Teriak Tang Mo memanggil para penjaganya, akan tetapi entah mengapa tidak ada satupun yang datang. Hal itu tentu saja dikarenakan Shen Li telah membunuh seluruh anggota Sekte Cerberus tanpa terkecuali dan berbelas kasih.


"Tang Mo!" gumam Shen Li dengan nada dingin penuh amarah menatap tajam ke arah Tang Mo.


Ia lantas mengibaskan katananya lalu bergegas melesat ke arah Tang Mo berada.


Tuk!!


Tang Mo yang tidak menyadari apa yang tengah terjadi, dengan tiba-tiba ia merasakan tubuhnya terasa begitu ringannya. Pandangannya mulai memudar perlahan dan tetapi masih bisa melihat dengan jelas sebuah tangan yang begitu kuat menjambak kepalanya agar tidak terjatuh.


Ia melirik dengan cepat, melihat tubuhnya sudah ambruk dengan darah membanjiri lantai itu keluar dari lehernya.

__ADS_1


Tak ada satupun orang yang menyadari kejadian itu karena begitu cepatnya. Yang mereka ketahui saat ini, bahwa pemuda tadi telah memenggal kepala Patriark Tang Mo tanpa memberikannya perlawanan.


"Ayahh!!!" Teriak seorang pemuda yang datang dari pintu samping aula itu, dia tak lain adalah Tang Lu. Lalu nampak dibelakangnya ada seorang lelaki berpakaian seperti wanita menutup mulutnya yang terbuka lebar menggunakan kedua tanganya karena begitu tidak mempercayai kejadian saat ini.


Shen Li yang melihat ke arah Tang Lu yang menatap tajam ke arahnya dengan tatapan nafsu membunuh yang begitu kuat tak begitu menganggapnya ada, lalu kembali menatap kedua bola mata Tang Mo yang masih terbuka.


"Ini adalah balasan untukmu karena mencelakai Paman Jia Ru" Ucap Shen Li dengan dingin.


Bang!!


Tang Mo begitu terkejut dengan ucapan pemuda itu, akan tetapi hal itu hanya bertahan sesaat lalu menghilang dengan cepat karena Shen Li telah membakarnya dengan api putih.


Sementara Tang Lu mulai ambruk lemas berkeringat dingin tidak percaya karena ayahnya yang berada di tingkat Kaisar ⭐3 begitu mudahnya di bunuh oleh seorang pemuda yang entah dari mana asal-usulnya.


Sesaat setelah kejadian itu muncul seorang gadis yang begitu cantik dari pintu samping aula tadi. Tubuhnya bergetar begitu hebatnya saat melihat seorang pemuda yang begitu gagah beraninya di tempat itu.


Tubuhnya bergetar dengan hebatnya, lalu tangisan kembali pecah darinya. Shen Li yang melihat gadis yang tak lain Jia Yu itu dengan segera melesat lalu memeluknya dengan begitu eratnya. Ia mengusap perlahan puncak kepala Jia Yu dengan begitu mesranya tanpa mempedulikan tatapan dari seluruh orang di aula itu.


Para tamu undangan yang berada di ruangan itu berlarian kesana-kemari dengan perasaan begitu ketakutan jika mereka menjadi korban selanjutnya.


Namun ditengah-tengah tindakan Shen Li dan Jia Yu itu, dengan tiba-tiba muncul 5 orang lelaki tua lalu ada seorang pria paruh baya dan nampak sepasang tanduk kecil berada di kepalanya. Tang Lu yang melihat kedatangan Leluhur dan Tetua Sekte Cerberus menjadi berbesar kepala dan yakin bisa membunuh pemuda yang belum diketahuinya itu.


Shen Li yang mengetahui hal itu hanya diam saja tak bergeming tak menganggap keberadaan mereka sedikitpun. Lalu sepersekian detik sesaat sebelum serangan dari lima tetua itu mengenai Shen Li, dengan tiba-tiba muncul 5 orang pemuda yang berparas sama persis seperti Shen Li menghentikan serangan-serangan itu dengan mudahnya lalu memberikan serangan balik dengan cepatnya menjauh dari tempat Shen Li dan Jia Yu berada.


Kelima klon Shen Li menyerang tanpa menahan diri sedikitpun, sehingga dengan mudah kelimanya membunuh para tetua itu dalam waktu beberapa detik saja.


Sementara di sisi Tang Lu dan pria paruh baya dengan tanduk kecil di kepalanya yang tak lain adalah Leluhur Sekte Cerberus itu, saat ini mereka sudah benar-benar mandi keringat dingin karena begitu ketakutan dengan Shen Li.


"Yu'er, tunggulah sebentar. Aku akan membereskan mereka terlebih dahulu" kata Shen Li sembari mengusap air mata Jia Yu, sedangkan Jia Yu hanya mengangguk paham dengan perkataan Shen Li.


"Dimana paman Ru?" tanya Shen Li.


"A-ayah di bawa ke alam bawah oleh pria itu" ucap Jia Yu sembari menunjuk ke arah Leluhur Sekte Cerberus itu.


Mereka kemudian melepaskan pelukan satu sama lain, Shen Li lantas membalikkan badannya berjalan perlahan ke arah kedua orang tadi penuh aura penekanan. Ia lalu mengarahkan telunjuknya kedepan membuat sebuah energi sebesar kelereng lalu membelah menjadi dua bagian sama besarnya.


"Jika kalian salah bicara, kalian akan tahu akibatnya" Kata Shen Li mengintimidasi.

__ADS_1


"Mo-mohon ampuni hamba tuan muda, sa-saya berjanji akan mengatakan dengan jujur pada tuan muda" Kata Leluhur membela diri.


"Mo-mohon ampuni saya juga tuan muda, saya berjanji akan mengabdikan diri saya pada tuan muda" Ucap Tang Lu.


Shen Li hanya diam tidak menanggapi perkataan mereka berdua, lalu menembakan salah satu energi itu ke arah Tang Lu tepat di tengah keningnya hingga berlubang dan mati!.


"Aku tidak butuh pengikut busuk sepertimu itu" gumam Shen Li yang masih bisa didengarkan oleh Leluhur Sekte Cerberus.


"Katakan!" Ucap Shen Li.


"Ba-baik tuan muda, Sa-saat ini orang yang bernama Jia Ru telah dibawa oleh Kaisar alam bawah ke istananya, lalu untuk alasannya saya tidak mengetahuinya, saya hanya disuruh untuk melakukan Kaisar Alam Bawah saja" Jelas Leluhur itu.


"Bagaimana caranya masuk ke dalam alam bawah?" Tanya Shen Li.


"Shen Li-..!" Ucap Jia Yu yang sudah berada di belakangnya lalu memegang tangan kanannya dengan lembut, berharap agar Shen Li tidak melakukan hal nekat meski ia mengetahui Shen Li tak bisa ia hentikan.


Sebenarnya ia juga merasa senang jika Shen Li akan menyelamatkan ayahnya, tetapi ia juga merasa khawatir dan sedih karena tak ingin ditinggalnya lagi.


"Yu'er, percayalah padaku" ucap Shen Li tersenyum hangat menatap Jia Yu yang memohon padanya.


"Jelaskan padaku!" ucap Shen Li menatap tajam Leluhur itu.


Leluhur kemudian menjelaskan panjang lebar bagaimana caranya untuk pergi ke alam bawah. Ia mengatakan jika seseorang yang kekuatannya belum mencapai puncak alam surga, maka orang itu membutuhkan sebuah artefak tingkat tinggi.


Namun jika orang itu sudah mencapai puncak alam surga, maka ia membutuhkan teknik ruang dan waktu untuk melintasi dimensi. Shen Li yang mendengar itu tersenyum tipis, karena ternyata ia bisa melakukannya dengan begitu mudah.


Shen Li kemudian menembakkan energinya tadi untuk membunuh leluhur dengan begitu mudahnya. Sedangkan lekuhur itu seakan tidak terima karena ia telah mengatakan semuanya tetapi tetap saja dibunuhnya.


Selagi Shen Li mencsri tahu informasi tentang cara memasuki alam bawah. Kelima klon miliknya tadi telah berpencar ke seluruh penjuru sekte, membunuh setiap tamu undangan yang tadi datang tanpa tertinggal satupun sebelum keluar dari wilayah Sekte, lalu mereka menghilang dengan sekejap mata setelah menyelesaikan tugas mereka.


Shwn Li kemudian melayang ke langit Sekte Cerberus bersama dengan Jia Yu. Lalu setelah berada di langit, ia mengarahkan tangannya ke bawah sembari berucap,


"Primordial Creator : Ancient Jade Pyramid" gumamnya perlahan agar tidak terdengar Jia Yu.


Seketika sebuah lingkaran energi yang begitu besar menutupi seluruh wilayah Sekte Cerberus. Lalu nampak sebuah batu giok yang begitu berkilauan muncul dari lingkaran energi itu perlahan mulai turun menghantam dan meratakan seluruh wilayah Sekte Cerberus digantikan dengan sebuah piramida giok berwarna hijau mengkilap begitu besar dan kokohnya.


Setelah menyelesaikan tugasnya, ia bersama Jia Yu kemudian menghilang dari tempat itu bergegas kembali ke alam rendah, dimana ibu dan ayahnya menunggu di sana.

__ADS_1


Sedangkan seluruh alam surga menjadi gempar saat sebuah sekte raksasa yang dianggap memiliki kekuatan terbesar, dihancurkan oleh seseorang yang tak mereka ketahui identitasnya. Kabar ini menyebar dengan begitu cepatnya, tak luput kebenaran tentang adanya sebuah piramida giok yang menempati bekas wilayah Sekte Cerberus itu juga menjadi ketertarikan seluruh makhluk di alam surga.


***


__ADS_2