
"65 kristal jiwa, ada yang ingin menawar lagi?"
"65 kristal jiwa 500 kristal roh" ucap orang dari Klan Serigala Petir.
"65 kristal jiwa 500 kristal roh. Ada yang menawar lebih tinggi lagi?"
Sementara itu, Tetua Sekte Langit Merah hanya bisa menahan emosinya karena sedari awal lelang setiap ia menawar, pasti selalu disaingi oleh Fang Di.
"Tetua sebaiknya mengalah terlebih dulu kali ini, kita harus mencari tahu informasi orang di ruang VIP nomor 2 itu terlebih dahulu. Sepertinya dia sengaja memancing tetua agar menaikkan harga. Untuk senjata itu nanti kita bisa merampoknya saja" ucap seorang penasihat Tetua Sekte Langit Merah.
"Awas saja jika aku bertemu denganmu nanti" ucapnya dengan menggeram marah.
Persaingan harga terus terjadi sampai akhirnya Tombak Pedang Bulan terjual seharga 80 kristal jiwa oleh Klan Gajah Putih.
"Baiklah, terimakasih atas antusiasme para tuan dan peserta sekalian. Tetapi kembali saya mengingatkan untuk tuan sekalian tidak membuat keributan selama acara berlangsung di Rumah Lelang Angsa Putih ini. Jika tidak, tuan sekalian pasti tahu sendiri konsekuensinya" Ucap Xiao Yin sembari tersenyum yang mengisyaratkan ancaman.
"Terimakasih, sekarang kita akan melanjutkan ke barang nomor 2.."
Seorang pelayan wanita yang cukup cantik datang membawa sebuah kotak kecil, meski tak secantik Xiao Yin, kecantikannya patut untuk disetarakan dengan wanita cantik lainnya. Pelayan cantik itu kemudian membuka kotak kecil itu, yang saat dibuka mengeluarkan cahaya yang cukup menyilaukan para peserta di lantai 1 dan 2.
"Untuk barang kedua, adalah sebuah gelang antik." ucap Xiao Yin.
Gelang itu berwarna hitam dengan pola sisik ular yang terdapat sebuah batu berwarna merah di atasnya.
Sementara itu Bai Zian Ma dan para Tetuanya berdiri terkejut. Tak luput Bai Ling Yue juga tidak kalah terkejut karena mengetahui gelang apa itu.
"Gelang leluhur naga! kenapa ada yang menjual barang berharga itu?!" gumam Bai Zian Ma.
"Yang Mulia, apakah itu benar gelang milik leluhur naga?" tanya tetua.
"Tidak salah lagi, entah mengapa kesadaranku seakan terhubung dengan gelang itu, meski samar-samar." balas Zian Ma.
Memang benar sebuah warisan milik leluhur naga memiliki sebuah energi peninggalan milik leluhur mereka. Sehingga tak heran jika para keturunan asli dari leluhur naga dapat merasakan kesadaran yang terhubung.
Shen Li juga sedikit terkejut saat kalung Dragon Realm miliknya juga ikut bergetar saat barang itu diperlihatkan.
"Ohoo, apa kamu menemukan belahan jiwamu?" gumam Shen Li sembari memegang kalungnya itu. "Baiklah jika kamu menginginkannya, aku akan mendapatkannya untukmu" lanjut Shen Li.
"Untuk barang kedua akan dijual dari harga 50 kristal jiwa, setiap kelipatan tidak boleh kurang dari 500 kristal roh"
"70 kristal jiwa.."
"75 kristal jiwa.."
"100 kristal jiwa.."
Tiga buah suara penawaran terdengar secara bersamaan yang mengejutkan seluruh peserta acara lelang itu, bahkan Xiao Yin sendiri juga ikut terkejut.
__ADS_1
Ketiga tawaran itu masing-masing dari Bai Ling Yue, Bai Zian Ma, dan tentu saja Shen Li.
Bai Zian Ma sedikit tersentak kaget saat mendengar suara anaknya dari ruangan VIP nomor 9. Begitu pula sebaliknya dengan Bai Ling Yue, ia juga mengira ayahnya akan mengirimkan tetua untuk hadir di pelelangan ini. Tetapi ia tak mengira jika ayahnya sendiri yang akan datang.
Akan tetapi mereka semua lebih terkejut dengan suara anak remaja dari ruang VVIP yang menawar dengan harga cukup tinggi.
"Apa anak itu mengetahui akan gelang itu?" gumam Bai Zian Ma.
"Mengapa aku merasa tidak asing dengan anak itu ya? tapi siapa?" ucap Bai Ling Yue sembari berpikiran.
"Ehem.. Baiklah tuan dari kamar VVIP menawar seharga 100 kristal jiwa. Ada yang bisa lebih tinggi lagi?"
Ucapan Xiao Yin menyadarkan lamunan seleuruh peserta, mereka semua mulai semakin penasaran identitas orang yang berada di dalam ruangan VVIP itu.
Sementara itu di pihak saudara Shen Li, mereka semua mulai sedikit khawatir saat mendapati orang yang mereka waspadai mulai menawar dengan harga dua kali lipat harga awal.
"Hei bocah nakal, apa kamu takut? hihihi. Kenapa kamu jadi diam saja" Ejek Shin pada Fang Di.
"Diamlah dasar cerewet. Aku tidak takut padanya, hanya saja apa kalian tidak menyadari sesuatu yang aneh?"
Kata-kata Fang Di menjadi perhatian keenam saudaranya, mereka tentu mengetahui insting milik Raja Ras Manusia Binatang tidak bisa dianggap remeh. Bahkan digadang-gadang adalah yang terhebat.
"Apa yang kamu katakan itu?" Tanya Sigurd.
"Aku merasa jika orang di dalam sana, sebenarnya dekat dengan kita. Kita bahkan belum menemukan dimana Tuan Muda. Bukankah sebelumnya putri Bai Zian Ma mengatakan mengajak Tuan Muda untuk datang bersamanya?"
Penjelasan dari Fang Di itu mulai bisa diterima para saudaranya. Perkataannya juga sangat mendetail sehingga sulit bagi mereka untuk menolak ucapan Fang Di itu. Hingga pada akhirnya mereka berpikiran sama dan mengucapkan isi pikiran mereka secara serentak.
"Tuan Muda!!"
"Mohon sekiranya tuan dari ruang VVIP memberikan wajah bagi Klan Naga untuk mendapatkan barang yang penting bagi Klan Naga itu" ucap Bai Zian Ma dengan sopan.
Seluruh peserta lelang yang mendengar datangnya Raja Naga menjadi semakin antusias dan bersemangat. Karena mereka mengetahui dengan pasti reputasi Klan Naga yang paling tinggi di Bintang ini.
Sementara Shen Li sedikit mengerutkan keningnya mendengar perkataan Zian Ma itu. Ia mulai menyadari jika Zian Ma berasal dari Ras Naga, sebab itu Zian Ma mengetahui akan gelang itu.
"Mohon maaf paman, gelang ini juga sangat penting bagi saya. Jika paman menginginkannya, paman bisa menawarnya" balas Shen Li.
semua orang yang berada di sana mulai membodoh-bodohkan Shen Li karena berani bersinggungan dengan Klan Naga.
"Baiklah jika tuan berkata seperti itu. Maka saya akan menawar lagi seharga 150 Kristal jiwa." ucap Bai Zian Ma.
Ia belum mengetahui jika Shen Li lah yang berada di ruangan VVIP itu. Sampai saat setelah ia melontarkan tawaran, sebuah suara telepati dari Fang Di ia dengar.
"Apa yang kamu lakukan pak tua?" Tanya Fang Di.
"Apa maksud ucapanmu itu anak nakal, tentu saja aku menawarnya." Balas Zian Ma membela diri.
__ADS_1
"Pak tua, sebaiknya kamu mengalah saja, sebab aku yakin jika orang di ruangan VVIP itu adalah Tuan Muda. Kamu bisa membuktikan ucapanku dengan mengedarkan kesadaranmu mencari Tuan Muda" Ucap Fang Di mengakhiri telepatinya.
Sementara Bai Zian Ma yang mendapat saran dari Fang Di itu dengan segera mengedarkan kesadarannya dan benar saja apa kata Fang Di. Ia tidak dapat menemukan Tuan Mudanya, dan hanya ruangan VVIP saja yang tidak dapat ia tembus.
"Hahh baiklah jika begitu. Jika saja nanti bukan Tuan Muda yang berada di sana, aku akan menguliti anak nakal itu" gumam Bai Zian Ma.
Kembali ke pelelangan.
"150 kristal jiwa dari Klan Naga, apa ada yang ingin menawar lebih lagi?" tanya Xiao Yin, "Mungkin tuan dari ruangan VVIP ingin menawar lagi" lanjutnya.
Shen Li hanya tersenyum kecil mendapati pertanyaan dari Xiao Yin itu. "Baiklah jika itu inginmu, Zian Ma, maaf jika aku mengambil warisan kalian. Aku akan menggantinya nanti dengan sesuatu yang lebih" gumam Shen Li.
"300 kristal jiwa"
Semua orang kembali terkejut mendengar tawaran Shen Li yang melipatgandakan tawaran Zian Ma. Dalam pikiran mereka mulai timbul rasa serakah diarahkan pada Shen Li.
"Sepertinya barang ini sangat berharga untuk anak kecil itu" gumam seseorang dari ruangan VIP nomor 10 yang tak lain dari Sekte Bulan Racun. Pikiran licik pun juga tak luput tersirat di kepalanya, sampai ia menunjukkan senyuman liciknya.
"400 kristal jiwa" ucapnya.
Suara-suara heboh kembali terjadi saat persaingan harga yang fantastis kembali terjadi. Mereka semua kemudian diamenunggu tawaran yang akan diucapkan Shen Li.
Shen Li hanya tersenyum sembari berucap santai, "1 kristal spirit"
Bam!!
Tawaran Shen Li begitu tak henti-hentinya mengejutkan seluruh orang di sana. nilai tukar kristal spirit sendiri berbanding 1:1.000 dengan kristal jiwa, dan kristal jiwa 1:100.000 dengan kristal roh.
Orang dari Sekte Bulan Racun mulai tersenyum serakah lalu memerintahkan anak buahnya untuk mencari tahu siapa sosok di ruangan VVIP itu, dengan harap nanti bisa merampoknya sebab berfikir jika yang di dalam sana hanyalah anak ingusan saja.
Hal itu juga dilakukan para tamu VIP lainnya yang menyuruh masing-masing anak buahnya untuk mencari identitas orang itu. Bahkan saudaranya sampai menyuruh Fei Luo untuk menyelidikinya hanya karena kalah suit tangan dengan saudaranya yang lain.
Sementara Xiao Yin tentu saja sangat senang saat mendengar Shen Li menawar dengan harga fantastis itu, dan dengan segera mengumumkannya berharap ada yang menawar lebih lagi. Tetapi tawaran itu tidak kunjung datang dan pada akhirnya gelang antik itu dimenangkan oleh Shen Li.
"Baiklah karena tidak ada yang menawar lagi. Maka secara otomatis gelang antik dimenangkan oleh tuan dari ruangan VVIP dengan harga 1 kristal spirit"
Wuhuuu!!
Siuittt!!
Prok!! Prok!! Prok!!
Tepuk tangan dan siulan meriah terdengar dari para peserta di dalam Rumah Lelang Angsa Putih itu maupun yang ada di luar. Mereka begitu antusiasnya dan entah mengapa merasa ikut senang meskipun tidak bisa ikut menikmati hasilnya, tetapi itu lebih dari cukup bagi mereka semua setelah merasakan ketegangan tadi.
"Baiklah, untuk barang yang selanjutnya kami akan menawarkan 4 barang sekaligus"
Prok!! Prokk!!
__ADS_1
***