
Empat orang penjaga masing-masing membawa sebuah kotak yang mengeluarkan bau harum yang sangat menenangkan. Mereka kemudian berdiri di samping Xiao Yin lalu mempersilahkan secara pribadi Xiao Yin membukanya satu persatu yang membuat bau harum semakin terasa kuat sampai ke luar Rumah Lelang Angsa Putih.
Seluruh peserta tanpa terkecuali berdiri dengan semangat dan terkejut luar biasa saat melihat keempat barang lelang yang Shen Li jual.
Sementara Shen Li? yah, ia masih sibuk dengan kopinya yang kali ini ia meminum varian Americano Latte. Dan sama sekali tidak memperdulikan kegaduhan yang mulai terdengar bergemuruh di rumah lelang itu.
Para tamu VIP juga sangat terkejut melihat barang yang dilelang adalah sumberdaya langka dengan kualitas terbaik dari selama ini yang pernah mereka lihat.
"Ini?! apakah ini benar-benar nyata?"
"Sepertinya dewi keberuntungan tengah memihak padaku"
"Aku harus mendapatkan salah satu dari keempat sumberdaya itu"
Banyak suara celotehan terdengar dari para peserta. Tak banyak dari mereka yang timbul rasa keserakahan dalam benak mereka. Ada juga yang bertanya-tanya siapa gerangan yang telah menjual sumberdaya langka itu.
Sementara di pihak para saudara Shen Li, mereka juga ikut terkejut saat melihat sumberdaya itu. Keterkejutan mereka bukan karena tingkat kelangkaannya, melainkan karena mereka merasa begitu familiar dengan keempat sumberdaya tersebut.
"Apa kalian juga berpikiran sama denganku?" ucap Fang Di.
" Tentu saja, bukankah itu berasal dari dunia jiwa milik tuan muda?" tanya balik Gi Luan.
"Itu berarti?!" Shin bergumam diikuti para saudaranya.
Mereka semua nampak berpikir keras yang kemudian berubah menjadi wajah keterkejutan lalu saling memandang satu sama lain.
"Dia benar-benar tuan muda!!" ucap mereka berenam lalu menatap ke arah ruangan VVIP secara serempak.
"Hehehe, kalau begitu aku akan membantu tuan muda." Ucap Fang Di sembari menggosok-gosokkan telapak tangannya di depan dada sembari menjilat bibirnya sendiri.
Sementara itu, kelima saudaranya secara sepontan mengambil satu langkah mundur menjauhi Fang Di karena jijik melihat ekspresinya itu secara bersamaan.
"Hei apa maksud kalian?! Aku hanya ingin sedikit bersena-.. maksudku membantu tuan muda" kata Fang Di membela.
"Hehh, kau sudah mengatakan niatan aslimu tadi" ucap Chen Ba.
"Apa yang kamu katakan, fu.. fu.. fu" balas Fang Di sembari mengusap pipinya bersiul-siul kecil menatap ke lain arah.
"Dasar bocah nakal" gumam Shin.
Sementara itu di sisi, Bai Zian Ma dan Bai Ling Yue, mereka masih kebingungan dan merasa antusias dengan sumberdaya yang mereka lihat itu, selain karena kelangkaannya, juga karena tingkatannya yang tinggi.
Sementara Xiao Yin hanya tersenyum cerah melihat antusiasme para peserta. Ia kemudian menjelaskan keempat sumberdaya itu.
"Sepertinya para peserta dan tuan sekalian sudah mengetahui akan sumberdaya ini. Tetapi saya akan menjelaskannya lagi.."
"Yang pertama ada bunga teratai seribu purnama, yang memiliki manfaat bagi yang menyerapnya untuk menembus ke ranah Supreme God, dan bisa juga di jadikan sebagai bahan pembuat pil tingkat surgawi."
"Lalu untuk yang kedua, ada buah persik putih abadi. Untuk manfaatnya juga sama yaitu sebagai jalan menembus ranah Supreme God bagi yang menyerapnya, lalu bisa menguatkan dan memurnikan elemen yang dikuasai setiap kultivator"
"Untuk barang ketiga, ada sepotong kulit pohon dao 1000 tahun. Manfaatnya sendiri yaitu bisa memperkuat fondasi tubuh seorang kultivator, dan bisa juga dijadikan sebagai bahan pembuatan armor tingkat surgawi rendah, apabila dimaksimalkan bahkan mampu mencapai tingkat kuno rendah"
"Lalu yang terakhir, ada bunga tulip pelangi tujuh warna. Mungkin ini menjadi sumberdaya yang paling tinggi diantara keempat sumberdaya ini. Mengingat khasiatnya yang tidak memiliki batasan, bisa digunakan untuk bahan pembuat pil, memurnikan senjata dan armor dan masih banyak lagi. Sudah menjadi rahasia umum untuk manfaat bunga tulip pelangi tujuh warna ini"
Xiao Yin menjelaskan dengan panjang lebar dari setiap sumberdaya yang Shen Li berikan itu, selain karena ingin memancing keserakahan para peserta dan tamu, ia juga berharap bisa menjadi perhatian Shen Li dengan menampilkan penampilan yang memukau baginya.
__ADS_1
"Baiklah keempat barang telah selesai saya umumkan, lalu untuk harga pembukaan pada setiap sumberdaya adalah berbeda, karena itu saya akan melelangnya satu persatu mengingat jika melelangnya bersamaan aku takut tidak ada yang berani menawar, hihihi" ucap Xiao Yin sedikit memancing para peserta.
Para peserta dan tamu VIP tidak mempermasalahkan akan hal itu, justru mereka setuju untuk melelang satu persatu dengan begitu ada sedikit kesempatan mereka untuk mendapatkannya.
"Baiklah yang pertama, dari nominal yang terendah seharga 250 kristal jiwa adalah bunga teratai seribu purnama, setiap kelipatan penawaran kali ini tidak dibatasi, silahkan."
"255.."
"270.."
"300.."
"400 kristal jiwa.."
tawaran demi tawaran terus bersaing diantara tamu VIP, bahkan Bai Zian Ma dan Bai Ling Yue juga ikut menawar berharap bisa mendapatkannya. Sementara keenam saudaranya di ruang VIP nomor 2 hanya bisa terkekeh melihat Bai Zian Ma yang terpancing dengan sumberdaya itu.
Sampai-sampai Fang Di ikut serta memanasi kembali jalannya perang harga itu.
Di lain sisi pelelangan, kali ini Fei Luo telah berhasil menghabisi para tikus yang dikirimkan oleh Tetua Sekte Langit Merah tadi.
"Ini gara-gara bocah nakal itu, awas saja nanti jika dia tidak memberiku kompensasi, huh"
Setelah membereskan mereka, dengan santainya Fei Luo berjalan menuju ke ruangan VVIP guna memastikan apakah orang di sana benar-benar tuan mudanya atau bukan.
Sementara itu, Shen Li yang asyik menikmati kopinya, sedikit merasa terganggu karena ia merasakan banyak keberadaan yang bergerak menuju tempatnya itu.
"Apa yang dilakukan orang-orang ini? bukankah mereka terlalu berlebihan menghadapiku, hihihi" gumam Shen Li yang terus melanjutkan acara ngopinya.
Ia kemudian membuat sebuah array pelindung di pintu masuk agar tidak ada satupun yang bisa memasukinya.
Setelah Shen Li selesai membuat array itu tadi, satu persatu para bawahan yang disuruh para tamu VIP mulai berdatangan ke ruangan VVIP.
Mereka semua berusaha sekuat tenaga mencoba untuk mendobrak masuk ruangan itu, tetapi sekuat apapun mereka mencobanya tak ada satupun goresan pada pintu itu.
Pada akhirnya setelah merasa tindakan mereka hanya sia-sia saja. Orang-orang itu memutuskan untuk kembali ke masing-masing tuannya untuk melaporkan akan hal ini.
Sementara di sisi Fei Luo, ia kali ini telah sampai di depan pintu itu. Ia bingung harus seperti apa, atau bagaimana caranya agar ia bisa memasuki ruangan itu. Hingga sesaat setelah mengetahui adanya array tingkat tinggi, ia juga ikut memutuskan kembali karena kebingungannya. Bahkan ia hanya menyentuh pintunya saja, Fei Luo tidak berbuat apapun selain itu.
"Hahh, lebih baik aku kembali saja. Aku tidak ingin membuat keributan lagi karena aku takut tuan muda yang akan kerepotan nantinya" ucapnya lalu berjalan santai beranjak pergi.
Padahal kala itu saat Fei Luo berpikiran untuk mencoba menghancurkan array di punti tersebut. Ternya Shen Li sudah menempelkan telinganya di pintu sesaat setelah menyadari kedatangan Fei Luo.
"Hihihi, tidak buruk pemikirannya. Mungkin nanti aku akan memberikan hadiah khusus yang berguna bagi kalian. Sruuppppt.... Huahhhh! ini nikmat sekali" ucap Shen Li yang kemudian beranjak kembali ke kursinya menyaksikan lelang yang sudah hampir berakhir itu.
"Hahh, aku malah melewatkan banyak momen seru sepertinya" gumamnya menghela nafas.
Kembali ke pelelangan.
"7 kristal spirit dan 750 kristal jiwa, ada yang ingin menawar lebih tinggi lagi?"
"7 kristal spirit 750 kristal jiwa, pertama.."
"7 kristal spirit 750 kristal jiwa, kedua.."
"Tidak ada?! Baiklah."
__ADS_1
Tok! tok! tok!
"Selamat kepada tuan dari ruangan VIP nomor 8 telah mendapatkan Bunga tulip pelangi tujuh warna seharga 7 kristal spirit 750 kristal jiwa"
Suara teriakan, tepuk tangan dan siulan terdengar begitu meriah kala masing-masing sumberdaya berharga itu berhasil terjual dengan masing-masing harga yang sangat fantastis.
Keempat barang itu bahkan mencapai keuntungan 20 kristal spirit lebih untuk Shen Li. Yah meskipun angka sebesar itu termasuk nominal yang kecil bagi Shen Li, mengingat ia bisa membeli 1000 kristal spirit dan 100 kristal berlian tiap minggunya di toko sistem.
Keempat barang itu masing-masing dimenangkan oleh Tetua Sekte Langit Merah yang mendapat bunga teratai seribu purnama, lalu ada petinggi Sekte Mawar Biru yang mendapatkan potongan kulit pohon dao, lalu yang 2 lainnya buah persik putih abadi dan bunga tulip pelangi tujuh warna dimenangkan oleh seorang pebisnis sukses di ruang VIP nomor 8 yang bernama Wu Lian.
Lalu mengapa Bai Zian Ma tidak mendapatkannya? tentu saja karena ia telah diberitahu oleh saudaranya untuk tidak membeli dan hanya memanasi jalannya lelang itu. Bai Zian Ma juga memberitahukan pada putrinya Bai Ling Yue agar ikut serta memanas-manasi.
"Baiklah terimakasih atas seluruh antusiasme yang sangat mendebarkan ini. Bahkan bisa jadi selama hampir 500 tahun Rumah Lelang Angsa Putih ini berdiri, hari ini saya secara pribadi mengatakan jika ini adalah hari terhebat di Rumah Lelang Angsa Putih."
"Lalu, tanpa disadari kita telah mencapai pengujung waktu lelang. Kali ini Rumah Lelang akan menawarkan sebuah barang yang sangat-sangat berharga bahkan sulit untuk menolak menginginkannya"
"Karena waktu sudah menginjak sore hari, lebih baik kita langsung saja."
Sepuluh orang pengawal berjalan layaknya sebuah pasukan perang melindungi seorang wanita cantik tadi yang membawa sebuah kotak kecil. Sesampainya di panggung mereka bersepuluh kemudian berdiri di tiap-tiap ujung panggung mengamankan tempat itu. Sedangkan si wanita kemudian berjalan menuju ke tengah-tengah panggung yang kemudian dihampiri Xiao Yin.
Seluruh peserta tentu merasa keheranan dengan hal itu. Sebab mereka melihat tidak ada hal yang menarik dari kotak yang dibawa wanita itu.
"Sebelum aku membuka kotak ini, terlebih dahulu saya akan mengatakan satu kalimat."
"Mata bisa dibohongi, tetapi tidak dengan hati."
Selesai mengucapkan kalimat yang membuat penasaran para peserta di sana, Xiao Yin kemudian membuka kotak kecil itu yang di dalamnya terlihat sebuah cincin penyimpanan biasa.
Ia kemudian mengambilnya menggunakan energi miliknya agar bisa melayang di udara.
"Sepertinya yang kalian lihat, ini adalah sebuah cincin penyimpanan biasa. Untuk harga awal dimulai dari 10 kristal spirit dengan kelipatan minimal 1 kristal spirit."
Suara gaduh terdengar begitu riuhnya. Semua orang yang berada di lantai 1, 2 dan 3 seakan merasa dipermainkan oleh Xiao Yin. Mereka sangat-sangat menunggu akan acara lelang utama ini, tetapi ternyata ekspetasi mereka terlalu tinggi, sebab hanya sebuah cincin penyimpanan biasa yang mereka semua sudah punyai di jari masing-masing.
"Apa-apaan ini?!!"
"Buang saja benda tidak berguna itu!!"
"Xiao Yin! Apa kamu ingin merendahkan kami dengan guyonanmu ini?!" ucap Tetua Sekte Darah Hitam yang merasa harga dirinya dipermainkan oleh Xiao Yin.
"Apa yang tuan katakan? aku tidak bermain-main" balas Xiao Yin. Ia kemudian memberi isyarat kesepuluh penjaga itu.
Di sisi penjaga yang telah mendapatkan ijin dari Tetua mereka, dengan segera masing-masing mengeluarkan aura ranah kultivasi puncak mereka yang berada di Supreme Being tingkat puncak.
Swushh!!
Sontak seluruh kegaduhan berubah menjadi kesunyian yang pekat. Dan bisa dikatakan jika ada yang melangkah perlahan, langkah kakinya akan terdengar dengan jelas di ruangan itu.
"Terimakasih" ucap Xiao Yin.
Ia kemudian menyalurkan energinya ke dalam cincin itu kemudian mengeluarkan isinya, dan seketika bau yang sangat harum disertai energi yang begitu padat dirasakan para peserta yang membuat mereka berdiri dengan sangat terkejut.
"I-ini.."
***
__ADS_1