
Sesampainya Novi dirumah, dia langsung membawa kayla ke kamarnya, membaringkan kayla di tempat tidur kemudian melepaskan sepatu kayla hati-hati agar kayla tidak terbangun.
Selesai mengurus kayla, novi menuju kamar mandi mengganti pakaiannya dengan piyama motif bunga. Setelah itu dia menbasuh wajahnya memakai sabun wajah sementara mengusap2 busa sabun diwajahnya, novi teringat wajah kayla yang bahagia bersama Justin.
Kayla seperti bersama ayahnya, wajahnya yang polos terlihat bahagia sempurna jika bersama mas Justin. Sikap respon yang diberikan kayla ke justin berbeda sekali dengan pria lainnya yang pernah mendekatiku.
pikir novi dalam lamunannya didepan cermin kamar mandi.
Dia mencuci wajahnya hingga bersih setelah itu menggosok giginya kemudian mengelap wajahnya dengan handuk setelah itu keluar menuju tempat tidur.
Sekali lagi dia melihat kayla yang tidur tenang disampingnya, malam ini novi ingin tidur berdua dengan kayla karena merasa sudah lama tidak tidur bersama kayla. Novi mengusap kepala kayla lembut dan kembali lagi mengingat kejadian hari ini bersama justin.
" Kayla sayang, apa mama harus membuka hati mama untuk pria lain ?. Ucap novi pelan didekat kayla sambil mengusap kepala kayla.
" Mama ingin kamu bahagia sayang .. " Lanjutnya lagi kemudian mengecup kening kayla.
Novi membaringkan badannya berusaha untuk tidur tapi semakin dia berusaha memejamkan matanya semakin gelisah hatinya. Dia berguling ke kanan dan ke kiri gelisah gak karuan, dia mengingat lagi perkataan Justin ke kayla dan anehnya kayla merespon baik semua itu.
Novi membuka matanya menatap langit2 kamarnya merenung semua yang dia lalui sekarang ini.
Mas farel .. aku harus bagaimana ? Aku gak bisa melupakanmu mas, hatiku masih ada namamu. Mas farel aku tau kau melihatku dari sana. Renung novi menatap langit kamar.
Tak terasa lama kelamaan novi mulai mengantuk dan terlelap dalam tidurnya. Dalam tidurnya dia memimpikan Farel, Farel datang menghampirinya yang duduk dikursi taman. Dengan wajah yang bercahaya tersenyum bahagia diperlihatkan Farel dalam mimpi itu.
"Mas farel, aku merindukanmu mas ". Peluk novi ke farel.
__ADS_1
Dalam posisi yang masih memeluk, farel mengeluskan kepala dan punggung belakang novi dengan lembut.
" Aku mau kamu dan anak kita bahagia sayang, aku baik-baik saja saat ini jangan khawatirkan diriku, aku sedih melihat keadaanmu seperti ini ". Ucap farel sambil mencium puncak kepala novi.
" Mas, apa kamu bahagia disana ?". Kenapa mas farel cepat meninggalkanku dan kayla ". Balas novi masih dalam pelukkan farel.
" Apa kamu tidak melihat wajahku sayang ! Aku bahagia sekali disana, sekarang giliranmu untuk bahagia sayang ". Pinta farel memeluk erat novi dan melepaskan pelukkannya.
Novi menatap mata farel dalam-dalam ada sebuah kebahagiaan yang terpancar disana, wajah farel berseri , kemudian novi menyentuh pipi farel mengusapnya lembut. Airmata novi keluar jatuh dikedua pipinya, farel menghapus airmata novi yang mengalir ke pipinya.
"Aku harus bagaimana mas, aku gak bisa melupakanmu " . Ucap novi menangis.
" Kamu harus bahagia sayang, aku percaya kamu akan menemukan seseorang yang menerimamu dan kayla apa adanya ". Balas farel tersenyum.
Novi yang tersadar dari mimpinya bangun dan merasakan pipinya basah ternyata tangisannya nyata. Dia menuju ke kamar mandi membasuh wajahnya agar terlihat segar. Dia melihat jam di dinding sekilas sudah pukul 5.45 pagi. Dia mengganti bajunya dengan baju olahraganya, kemudian melihat sekilas kayla yang masih tertidur.
Sebelum berangkat kerja, dia berolahraga terlebih dahulu seperti biasa 30 menit lari pagi sekitar kompleks rumahnya. Dengan berlari pagi setidaknya bisa mengalihkan pikirannya. Setelah dirasa cukup novi menyudahi lari paginya kemudian dilanjut jalan kaki sehingga sampai didepan rumahnya. Novi masuk ke dalam rumah dan melihat mama rena dan pembantunya sibuk didapur. Sebelum naik keatas, novi menghampiri mereka di dapur.
" Ma, minta tolong dong buatin aku sup jagung ya ". Pinta novi di dekat mamanya.
" Sup jagung, baiklah sebentar mama buatkan untukmu ". Setuju mama rena.
" Bi mina, nanti gak usah buat kopi untukku yaa ". Lanjut novi ke arah pembantunya.
Kemudian novi naik ke atas menuju kamarnya, dia mendapati kayla sudah terbangun tapi masih ditempat tidur.
__ADS_1
" Pagi mama ". Sapa kayla dengan suara serak khas bangun tidur.
" Pagi juga bidadari mungilnya mama ".
Sahut novi menghampiri kayla dan mencium pipi kayla gantian.
" Ayoo mandi bareng mama ". Ajak novi lagi.
Kayla pun mengganggukkan kepalanya dan ikut ke kamar mandi. Sementara novi melepaskan pakaian kayla, kayla menceritakan mimpinya kepada novi.
" Ma, tadi kay mimpi ". Ucap kayla senang.
" Oyaa .. emang kay mimpi apa ?". Balas novi mau tau apa yang ada di mimpi kayla.
" Kay mimpi om Justin nikah sama mama ". Jawab kayla tersenyum.
Novi yang mendengar penuturan kayla akan mimpinya, yang tadi wajah novi senyum berubah datar. Kayla yang terus menceritakan mimpinya sambil dimandiin membuat novi gelisah lagi, pikiran yang semalam sudah dilupakan malah diingatkan lagi oleh kayla.
Kayla yang sudah selesai dimandikan oleh novi mengeringkan badannya dengan handuk. Novi merespon apa yang disampaikan kayla soal mimpinya.
" Kayla ... ". Novi membungkukkan badannya menghadap kayla.
" Kayla senang sama om justin ?". Tanya novi memastikan.
Pertanyaan novi dijawab dengan anggukan kepala kayla yang menandakan kalo kayla menyukai sosok justin. Beberapa pria yang pernah dekat dengan novi dan memperkenalkan mereka dengan kayla, tapi tidak direspon positif oleh anaknya berbeda dengan Justin, kayla memberikan sikap yang sebaliknya. Apa kelebihan Justin sehingga kayla senang dengannya.
__ADS_1