Hanya Kau Yang Aku Cinta

Hanya Kau Yang Aku Cinta
Ketemu Andin ... #56


__ADS_3

Ibu dan anak itu hanya bisa diam dan tidak banyak bicara lagi terutama Ibu Mega. Setelah tahu siapa Novi, dia memilih diam dan tidak mau berkomentar lagi. Tak lama Justin menghampiri mereka dan langsung memeluk pinggang Novi, adegan itu tampak mesra dan diperlihatkan kepada semua orang diruangan itu.


Namanya kumpulan ibu-ibu arisan pasti pada heboh melihat apa yang dilakukan oleh Justin kepada Novi walaupun itu hanya hal biasa saja. " Aduh romantis banget sih anak muda ini, jadi iri loohhh ". Heboh Ibu Cila yang diikuti oleh ibu-ibu lainnya.


"Beruntung banget kamu Justin dapati calon istri seperti Novi, udah pintar masak terus, punya jabatan tinggi lagi, aduuhh tante doain kalian berdua langgeng terus ya ". Seru Ibu Frida yang senang melihat anak temannya itu.


" Makasih tante untuk doanya, aku doain juga tante sekeluarga sehat semua ya ". Balas Novi tersenyum.


" Oke kalau gitu, karena sudah selesai makan ayo kita lanjut arisannya jenk ". Saran Diana dan angguki setuju oleh mereka.


Arisan mereka pun dilakukan diruangan itu juga, sedangkan Justin dan Novi memilih untuk meninggalkan ruangan tersebut dan menuju lantai atas. Bukannya ke balkon rumah, Justin malah mengajak Novi masuk kedalam kamarnya.


" Loh mas kok aku dibawa kesini ". Tanya Novi heran.


" Sebentar saja aku ingin memelukmu erat-erat disini, kalau ditempat lain nanti dilihat orang ". Jawabnya santai lalu memeluk tubuh Novi.


Novi menerima pelukan Justin, dalam hatinya merasa tidak enak dan takut jika diketahui oleh orang lain. " Tapi mas hanya peluk saja kan, aku gak mau kalau orang lain menganggap lain loh ".


" Tenang saja dirumah ini tidak ada yang seperti itu, lagipula kamu kan calon istriku juga, apa salahnya sayang". Justin tetap santainya menjawab.


" Iya mas .. tapi .... " Belum selesai Novi melanjutkan kalimatnya, Justin tiba-tiba mencium bibir Novi. Novi membelalakan matanya karena kaget, Novi berusaha melepaskan ciuman Justin namun Justin menahan tangannya agar Novi berhenti berontak.

__ADS_1


" Maass .. umm ..umm ... maassss " Novi mendorong tubuh Justin dan memukul perutnya juga.


" Awwww ... " pekiknya pura-pura sakit lalu tertawa.


"Apanya yang lucu mas !".Tukasnya melihat Justin tertawa.


" Kamu kok gemesiiinnn banget sih sayang, sini aku peluk lagi ".Ucap Justin dan mendekap kembali tubuh Novi. " Aku mencintaimu sayang ". Lanjut Justin lalu mengecup kening Novi.


" Aku juga mas ". Balas Novi dalam dekapan Justin.


*****


Keesokan harinya, Novi membawa Kayla ke salah satu TK yang elite. Usia Kayla yang sudah 4 tahun dan ingin sekali sekolah, untuk itu Novi mendaftarkan Kayla di TK dekat tempatnya bekerja. Setelah selesai melakukan pendaftaran dan melewati proses untuk menyekolahkan Kayla, Novi melanjutkan perjalanannya ke Sanjaya Group. Tapi tiba-tiba dia tidak sengaja menabrak tubuh seseorang saat sedang mencari hpnya didalam tas.


" Novi ". Ucap orang itu kaget.


" Mbak Andin ". serunya dan tak lama langsung memeluk Andin. Rasa kangennya terobati kepada mantan bossnya itu, walaupun pertemuan mereka tidak disengaja.


" Kamu apa kabar Nov,lama gak ketemu kamu ". Ujar Andin yang melepas pelukannya.


" Aku baik mbak, aduh aku kangen banget sama mbak Andin loh.Oya, mbak ngapain disini ". Tanyanya karena gak mungkin kalau anaknya Andin sekolah ditempat ini.

__ADS_1


"Aku mengantarkan keponakanku Nov, sekolah di TK ini ". Jawab Andin. " Kamu ngapain juga disini ?". Tanyanya balik lagi kepada Novi.


" Oh, aku daftarin Kayla sekolah disini mbak, Kay terus-terus minta kepadaku untuk sekolah ya mau gak mau aku turuti deh ".


" Bagus dong, anakmu sekolah ini jadi bisa temanan sama keponakan mbak ".


" Iya juga yaa, terus mbak mau kemana lagi, kalau gak sibuk kita ngopi-ngopi dulu yuk mbak sudah lama nih gak ketemu mbak Andin ". Ajak Novi.


" Boleh juga tuh, hahaha kamu ya gayaan mentang-mentang boss yaa ". ledek Andin kepada Novi lalu mereka berdua menlanjutkan obrolan mereka sambil berjalan menuju mobil mereka.


*****


Sesampainya mereka berdua di cafe langganan mereka, tanpa mengulur waktu Andin langsung memesan kopi untuk mereka berdua seperti biasa. Sembari menunggu orderan, Andin dan Novi berbincang-bincang seputaran kehidupan mereka apalagi setelah Novi resign dari perusahaan Andin.


" Oya mbak, gimana dengan ade aku si Gaby bisa diandalkan kerjanya ".


" Gaby sih oke aja yaa cuma 1 yang masih kurang Nov ".


" Apa tuh mbak ". Tanya Novi penasaran.


" Ademu suka baperan looh, kalau yang lain aku memuji keahliannya tapi cuma itu aja sih Nov ". Jawabnya sambil tertawa kecil.

__ADS_1


" Gaby memang gitu mbak, baperan banget orangnya tapi mbak tenang aja deh, nanti aku nasihatin dia supaya gak baperan lagi ". Balas Novi terkekeh.


Karena jarang ketemu Andin dan Novi pun menikmati waktu pertemuan mereka berdua saat ini. Banyak cerita yang dilontarkan oleh keduanya, karena sangking asyiknya mereka lupa waktu dan pada siang hari Andin dan Novi keluar dari cafe tersebut dan kembali ke perusahaan masing-masing.


__ADS_2