
Novi sangat merindukan kehangatan pelukan Justin, dia membenamkan wajahnya di dada Justin, lalu tiba-tiba dia membulatkan matanya karena dia baru ingat jika Kayla dan Siska pasti menunggunya untuk sarapan. Dia melepas pelukannya dan segera mengajak Justin keluar dari kamar hotel. " Ayo mas kita sarapan dulu, pasti mereka sudah menungguku dari tadi ". Tuturnya yang menarik tangan Justin.
Justin hanya mengikuti saja kemana Novi membawanya. Mereka pun sampai di ruang breakfast lalu Novi melihat disekeliling ruangan yang luas itu untuk mencari Siska dan Kayla. Tak lama Novi kembali menarik tangan Justin karena dia sudah menemukan tempat Siska dan Kayla duduk.
" Kay, maaf mama lama datang yaa ". Ucapnya begitu sampai di meja Siska dan Kayla.
" Gak apa-apa kok ma, ada onty Siska juga yang temenin Kay disini ".
" Kayla ". Sapa Justin yang melihat gadis kecil yang lucu itu duduk sambil menikmati roti selainya.
" Om Justin ". Kayla yang girang melihat Justin langsung beranjak dari duduknya dan memeluk Justin. Kayla memeluk Justin erat-erat karena rasa rindunya kepada calon papanya itu.
" Om Justin rindu sekali denganmu Kay ". Justin mencium pipi chubby Kayla kiri kanan. Kayla yang sudah dianggapnya anak sendiri itu juga senang karena rindunya terobati sekarang ini.
Siska memperhatikan Novi yang tersenyum kepada Justin dan juga Kayla, lalu Siska dengan rasa penasarannya menarik Novi agar lebih dekat dengannya. " Jadi udah baikan nih ceritanya ". Tanyanya ingin tahu.
Novi tersenyum dan menganggukan kepala. " Iya Sis, makasih ya karena kau mungkin saat ini kami belum berbaikan ".
" Aku melakukan apa memangnya beb ! Tapi .. aku senang kalau kalian sudah baikan, gitu dong diselesaiin masalahnya baik-baik ".
" Iya, sekali lagi makasih ya Sis. Ya sudah aku ambil sarapan ku dulu yaa ". Ucap Novi lalu meminta Kayla untuk turun dari gendongan Justin karena mereka berdua ingin mengambil sarapan.
*****
" Sayang, apa gak sebaiknya kita pulang aja sekarang kembali ke Kota X ". Tanya Justin kepada Novi yang baru saja datang menghampirinya.
" Besok minggu mas, besok aja kita pulangnya karena hari ini aku ingin mengajak Kayla jalan-jalan di Kota B ini ".
__ADS_1
" Ya sudah kalau gitu, jam berapa pergi keluar nanti kita bareng aja pakai mobilku yaa ". Pinta Justin.
" Terserah mas aja kalau gak capek aja ".
Sembari Novi dan Justin mengobrol, Kayla datang menghampiri mereka berdua. " Mama .. apa aku boleh minta satu hal ?". Ucap Kayla yang melihat Novi dan Justin bergantian.
" Kay mau minta hal apa memangnya ? Kalau yang aneh-aneh Kay tahu kan jawaban mama ".
" Gak yang aneh-aneh kok ma, Kay hanya mau mama dan om Justin terus baikan seperti ini .. jangan berantem lagi yaa ". Pintanya yang polos kepada Novi dan Justin.
Kedua orang dewasa itu melirik satu sama lain lalu menjongkokkan badan mereka dengan Kayla. " Kalau itu permintaannya, om janji gak bakal buat mama Kay sakit lagi dan om juga janji akan selalu baik-baik sama mamanya Kay". Tutur Justin sambil mengelus kepala Kayla.
" Kay doain mama dan om Justib biar selalu baikan yaa ". Sambung Novi yang tersenyum kepada anak gadisnya itu.
" Kay mau mama dan om Justin bahagia, kalau nanti mama dan om Justin menikah jangan berantem kayak gini lagi ya ... Kay sayang sama mama dan om Justin ". Selesai mengucapkan kata-kata itu Kayla memeluk bagian leher kedua orang dihadapannya itu.
" Om Justin juga sayang banget sama Kayla ". Sambung Justin lagi.
*****
1 minggu kemudian ...
Hari ini Novi yang berada dirumah Justin karena ada arisan mama Diana. Karena waktu itu Novi diragukan oleh satu teman mama Diana maka dari itu Novi akan membuktikan kemampuan masaknya di depan teman arisan mama Diana.
" Sayang, kamu masak banyak banget memangnya untuk siapa sih " Tanya Justin heran melihat banyak makanan dimeja makan. Justin memang tidak tahu jika hari ini ada arisan mama Diana dirumah.
" Loh hari ini kan mama Diana dan teman-temannya arisan dirumah ini mas, makanya aku masak banyak nih ". Jawab Novi yang menata makanan.
__ADS_1
" Oh gitu, aku boleh cicip gak makanannya, udah lama aku gak rasain masakanmu ".
" Boleh, tapi gak yang ini yaa mas .. ada tuh disitu makanannya .. ambil aja buat mas ". Tunjuk Novi kearah tempat lain.
" Oke .. aku lapar .. aku makan dulu ya sayang ". ucap Justin lalu mencium pipi Novi sebentar dan menuju tempat yang ditunjuk Novi tadi.
Selesai Novi menata semua makanan dimeja makan, Novi menghampiri mama Diana diruang tamu, sesampainya diruang tamu dia mendapati mama Diana sedang mengobrol dengan beberapa teman arisannya walaupun belum semua yang datang kerumah itu.
" Maaf Ma menganggu, makanannya sudah siap dimeja makan ". Ucapnya yang ikut duduk bersama mama Diana.
" Sudah siap ya, tapi teman mama belum ..... ". Omongann mama Diana terpotong karena kedatangan teman arisannya yang lain.
" Selamat sore, maaf kami datang terlambat yaa ".
" Ah selamat sore jenk .. ayo silahkan silahkan duduk disini .. akhirnya kita lengkap juga". Tutur mama Diana yang mempersilahkan teman-temannya untuk duduk.
" Maaf jenk Diana, aku mengajak anak ku untuk ikut kemari .. nda apa kan, sebentar dia datang menyusul kesini ". Ucap ibu Mega yang tersenyum lalu melihat Novi yang duduk disamping Mama Diana.
" Oh gak apa Jenk Mega, santai ajalah yaa .. oke sementara menunggu anaknya jenk Mega datang, ayo kita makan dulu diruang sebelah nanti keburu dingin makanannya ". Ujar mama Diana yang kemudian mempersilahkan semua teman arisannya menuju ruang makan.
Mereka semua berjalan bersamaan menuju ruang makan untuk menikmati makanan yang sudah disediakan. Mata mereka berbinar melihat berbagai macam makanan dimeja tersebut, tampak menggiurkan mulutnya.
" Wah, sepertinya lezat nih makanannya, apa semua ini masakan kamu Nov ". Tanya ibu Frida yang segera mendudukan tubuhnya di kursi.
" Jelas dong jenk, calon menantuku yang menyediakan semuanya ini tanpa bantuan siapapun loh ". Timpal mama Diana yang bangga akan keahlian masak Novi.
Mereka semua duduk dikursi masing-masing sementara mereka mengambil makanan yang sudah tersedia, tiba-tiba seseorang datang menghampiri mereka semua diruang itu.
__ADS_1