
" Mell .. Melly ". Panggil Novi.
Melly tersentak dan menyadarkan kembali pikirannya saat ada yang memanggil namanya. Melly melihat siapa yang memanggilnya dan berjalan mendekati Novi, Justin dan Kayla.
" Maaf bu, ada apa bu manggil saya ? ". Tanyanya yang sedikit gugup.
" Sebentar keruanganku ya ". perintah Novi dengan terrsenyum.
Melly hanya menganggukan kepalanya, setelah itu Novi mengajak Justin dan Kayla menaiki lift khusus atasan perusahaan Sanjaya Group.
Tak berapa lama ketiga orang tersebut sampai diruangan Novi. Kayla yang baru pertama kali datang ketempat kerja mamanya yang baru itu tampak senang karena besarnya ruangan kerja itu dan juga memiliki ruang istirahat jika tidak sempat pulang kerumah. Sementara itu, terdengar suara ketukan di pintu ruangan Novi. Setelah dipersilahkan untuk masuk, orang itupun membuka handle pintu, sudah tahu siapa yang datang yang tak lain adalah Melly Novi mempersilahkan dia untuk duduk dengan menggunakan bahasa isyarat.
" Mas kalian berdua tunggu diruang sebelah dulu yaa aku mau berbicara sebentar dengan Melly ". Pintanya dengan lembut.
Justin pun menuruti permintaan Novi dan membawa Kayla untuk masuk kedalam ruang istirahat sembari menunggu Novi. Setelah dipastikan Justin dan Kayla tidak terlihat lagi, Novi kembali melayangkan arah pandangannya kepada Melly.
Ada apa ya Ibu Novi memanggilku tiba-tiba seperti ini ? Semoga tidak ada yang aneh-aneh saja. Pikir Melly.
" Melly ... untuk mengusir kecanggunganmu kepadaku, aku akan meminta tolong kepadamu, apa boleh ?". Ucap Novi dengan sopan.
__ADS_1
" Bo-boleh bu, minta tolong apa yaa ". Imbuhnya mengulangi kata " Minta Tolong ".
" Aku ingin meminta bantuanmu untuk mencarikan aku informasi tentang ini ". Sebuah foto ukuran kecil yang disodorkan Novi kepada Melly.
Melly mengambil foto itu dari atas meja dan memperhatikan dengan seksama foto tersebut. Melly tampak binggung kenapa Novi meminta kepadanya untuk mencari tahu orang difoto itu. Karena penasaran akhirnya dia pun bertanya kepada atasannya itu. " Ini siapa bu ? Dan Informasi apa yang ibu inginkan ".
" Cari informasi tentangnya Mell, semuanya tanpa terkecuali karena orang itu sudah membawa kabur beberapa dokumen penting perusahaan saat Pak Ikshan bertemu dengannya. Dia pergi diam-diam dan membawa dokumen perjanjian kerjasama saat pak Ikshan ijin ketoilet sebentar. Kalau kau sudah menemukan tempatnya dan bisa mengajaknya untuk bertemu aku akan memberikanmu bonus Mell ".
" Tapi bu, saya tahu orang ini, dia orang yang suka menipu perusahaan dan mengambil keuntungan untuk dirinya sendiri. Tapi gak masalah bu kalau itu permintaan ibu Novi akan saya lakukan ". Ucapnya penuh yakin menerima permintaan Novi.
" Aku dengar dia sekarang berada dikawasan perumahan elite BCV, kau cari aja dia disekitar sana ". Tutur Novi yang menyandarkan tubuhnya disandaran kursi.
" Baik bu, akan saya kerjakan tapi apa boleh saya mengajak teman saya bu ?". Pintanya penuh harap kepada Novi.
" Kalau begitu saya permisi dulu bu, selamat siang ". Pamit Melly sopan kepada Novi.
Melly keluar dari ruangan Novi, dan Novi masih melihat punggung belakang Melly sampai benar-benat Melly menghilang dari pandangannya.
*****
__ADS_1
Justin keluar dari kamar istirahat karena Kayla sudah tidur, jadi pikirnya lebih baik menemui kekasihnya itu diruang kerjanya. Justin melihat Novi yang sedang bersandar sambil memijit pangkal hidungnya akibat rasa sakit kepala yang dialaminya. Novi tidak mengetahui kedatangan Justin yang menghampirinya itu, saat tiba-tiba tangan Justin didaratkan diatas kedua bahu Novi bermaksud untuk memijat Novi.
Novi tersentak karena tangan Justin yang memijat-mijat di bahunya itu. " Astaga mas Justin, bikin kaget aja nih ". Serunya saat tahu siapa orang yang memijatnya.
" Sedang memikirkan apa sayang ". Ujarnya sambil memijat bahu Novi dengan pelan-pelan agar tidak terasa sakit bagi Novi.
" Tidak ada mas, aku hanya sakit kepala aja kok, makasih ya udah mijitin aku mas ". Ucapnya berterima kasih kepada Justin.
" Kamu jangan terlalu capek yaa nanti sakit pula apalagi 2 bulan berikutnya kita akan menikah, aku gak mau kamu sakit atau kenapa-kenapa sayang ".
Novi tersenyum kecil memdengar kekuatiran Justin kepadanya. " Tenang aja mas, aku gak akan seperti yang mas kuatirkan kok ".
Justin menarik salah satu sudut bibirnya saat mendengar ucapan Novi. Justin tidak menjawab lagi karena dia lebih fokus memijat bahu Novi agar kekasihnya itu kembali bugar dan semangat menghadapi pekerjaannya.
***Maaf ya kakak-kakak pembaca, jika di beberapa part ceritanya ada yang pendek, thor juga tidak mau seperti itu 😩 tapi terkadang keadaan yang memaksa author sehingga gak konsen menulis. Author mohon maaf yaa kakak ... selain itu juga author punya tanggung jawab dan tugas mengurus kedua anak author nih, oleh karena itu UP nya gak tiap hari. Mohon dimaklumi ya kak ..
Dukung thor terus yaa kak, jejak kalian kayak Like, koment, Vote, ratting 5 bintang dan favorite membuat thor tambah semangat juga.
Oya, yang mau berteman di IG dengan author silahkan follow yaa @novianggrianii .. 😘😊
__ADS_1
Salam sehat untuk kita semua ya ...
❣️novnov***