
Ikshan yang tidak menyangka bahwa orang yang mendekati novi adalah justin sahabat adiknya. Memang sudah lama mereka tidak bertemu, dan ini kali pertama mereka bertemu kembali. Ikshan dan Justin banyak bertukar cerita sehingga mereka berdua asyik sendiri.
Waktu terus berjalan, acara pesta ulangtahun kayla pun berakhir. Semua tamu undangan satu per satu meninggalkan ballroom tersebut, tak terkecuali keluarga novi dan justin yang masih di dalam ruangan. Walaupun lelah tapi bisa ditepis oleh mereka, acara pun berlanjut tapi tidak di ruangan itu lagi tapi berpindah ke rumah novi.
" Mas, terima kasih sudah membantuku " Ucap novi yang berdiri dihadapan justin.
" Aku senang mengambil bagian untuk ini, ahhh aku jadi tidak sabar ingin segera menikahimu ". Rangkul justin lalu menebar senyumnya.
" Aku bahagia mas melihat keluarga kita seperti ini berkumpul, suasana yang sangat ku rindukan selama bertahun-tahun ini ".
" Aku juga bahagia apalagi melihatmu selalu tersenyum seperti ini ". gemes justin menempelkan kedua tangannya di pipi novi.
" Jangan perlakukan aku seperti anak kecil mas ". Bantah novi mencubit perut justin.
Justin hanya terkekeh melihat wajah kesel novi, lalu dia mencium kepala novi.
" Ayo mas kita gabung bersama yang lainnya ". Ajaknya.
Mereka berdua pun berpindah tempat menuju taman belakang rumah novi. Suasana ramai dirumah ini, hingga waktu menuju pukul 9 malam, keluarga justin pun berpamitan pulang begitu juga dengan justin.
" Hati-hati ya mas ".
" Iyaa, selamat malam " Pamitnya lalu menjalankan mobilnya.
*****
__ADS_1
Keesokan harinya, hari ini novi dan keluarganya berencana untuk pergi piknik di villa milik stefan kakaknya novi. Karena hari ini hari minggu jadi pagi-pagi mereka mempersiapkan semua keperluan untuk di bawa ke villa.
" Dek, apa kau sudah mengajak justin untuk ikut bersama kita " tanya stefan.
" Sudah kak, mungkin sebentar lagi sampai ". Balasnya sambil memasukan beberapa cemilan dan sayuran mentah ke dalam kotak.
" Pagi semuanya ". Sapa justin yang tiba-tiba datang.
Novi yang melihat justin datang memberikan senyuman untuknya. Terlebih kayla yang kegirangan.
" Om justin". Teriak kayla berlari ke arah justin
" Kay, jangan lari nak nanti jatuh " Ucap novi yang melihat kayla berlari ke arah justin
" pagi anak cantik " Sapa justin yang mengendong kayla.
Kayla yang digendong justin ingin memperlihatkan semua hadiah yang diberikan kepadanya, Kayla pun mengajak Justin ke kamarnya.
" sepertinya Kayla sangat menyukai Justin dek ". tutur Lia yang melihat Kayla sangat dekat dengan Justin.
" Ya seperti itulah kak, Kayla langsung menyukai Justin waktu pertama kali ketemu ".
" Baguslah dalam artian kan Kayla menerima Justin sebagai papa barunya. ". Ledek Lia sambil menyenggolkan lengan Novi.
" Kak Lia ". Tegur Novi yang malu mendengar ucapan kakak iparnya.
__ADS_1
" Apa semuanya sudah selesai ". Tanya mama Rena tiba-tiba dari arah belakang.
" Sudah ma ". sahut Lia yang masih tersenyum jail ke arah Novi.
" Baiklah lebih baik kita pergi sekarang untuk menghemat waktu ". Timpal Stefan yang hendak mengangkat barang-barang.
Setelah selesai memasukan barang yang dibawa ke dalam mobil, mobil Novi di bawa oleh Stefan yang ikut bersamanya Lia, mama Rena dan Gaby. Sedangkan di mobil Justin ada Novi dan Kayla serta Bella. Mereka pun melakukan perjalanan ke villa yang memakan waktu 2 jam kalau tidak macet, jika macet akan menempuh waktu 2,5 jam.
*****
Setelah menempuh perjalanan 2,5 jam akhirnya mereka pun sampai di villa. Kayla dan Bella begitu senang karena sudah lama mereka tidak ke villa ini lagi. Mereka berdua pun berlari kesana kemari sangking kegirangannya.
" Mas justin, tolongin aku dong ". Ucapnya yang terlihat kesulitan melepaskan sabuk pengamannya.
" Aku lupa memberitahumu kalau sabuk pengamannya sedikit rusak, jadi ada teknik untuk melepaskannya " Ujar justin yang hendak menolong Novi.
" Cepat dilepasin mas sabuknya ". pintanya lagi.
Justin yang mau melepaskan sabuk pengaman Novi, memajukan tubuhnya ke arah Novi, kepalanya Justin tepat di depan wajah Novi bahkan sangat dekat, membuat Novi canggung dan menahan nafasnya. Selesai Justin melepaskan sabuk pengaman Novi, Justin yang ingin mengembalikan posisi tubuhnya, menoleh sekilas ke arah Novi dan tanpa sengaja bibirnya menyentuh bibir Novi. Keduanya pun sontak kaget dan membulatkan mata mereka.
" Maaf, maaf, aku gak sengaja Nov ". ucapnya segera kembali di tempatnya.
Novi yang sudah merasakan wajahnya panas, mungkin wajahnya sudah memerah karena malu dengan apa yang terjadi. Menundukkan kepalanya sebentar.
" Ngg .. ngg .. maaf juga mas " Ujarnya melihat kearah lain lalu membuka pintu mobil hendak keluar.
__ADS_1
" Aku duluan mas ". lanjutnya tanpa menoleh karena malu.