Hanya Kau Yang Aku Cinta

Hanya Kau Yang Aku Cinta
Malam minggu 2 ... #24


__ADS_3

Novi pun menoleh kebelakang dan terkejut melihat siapa yang datang barusan.


" Mas justin ".


" Novi "


Seru mereka berdua serempak karena kaget. Justin berjalan mendekati novi.


" Mas ngapain disini ". Tanya novi binggung.


" Lah kamu ngapain disini juga, ini rumah aku nov " Jawabnya juga binggung.


" Rumah kamu mas ! " Serunya masih binggung


" Iyaa " justin menganggukan kepalanya.


Mama diana dan yang lainnya melihat mereka berdua yang seperti sudah mengenal satu sama lain pun bertanya.


" Loh kalian berdua udah saling kenal " Tanya mama diana melihat ke justin dan novi.


" Bukan kenal lagi tante .. mereka berdua sepasang kekasih ". teriak andin dari tempat duduk lain membeberkan hubungan mereka berdua.


" apa !!! ". Kaget mama diana. " Kalian berdua pacaran !". Tanya mama diana.


Novi yang malu hanya memandang justin sekilas lalu tertunduk malu.


" Iyaa ma " Jawab justin santai.


" Ya ampun justin, perempuan yang mama mau kenalin ke kamu itu ya dia " Tunjuk mama diana gelengkan kepala karena tidak percaya semuanya kebetulan.


" Jadi, yang tante maksud mau kenalin ke novi itu mas justin ya rupanya ". Sahut novi


Mama diana menganggukan kepala dan tersenyum lega karena gak perlu lagi dia sibuk menjodohkan justin ternyata novi adalah kekasih justin.


" Tunggu dulu, jadi perempuan yang nolongin mama waktu itu, novi " Timpal justin.


" Iyaa, dialah orang nak yang sudah menolong mama waktu itu ".

__ADS_1


" Om justin .. " Teriak kayla dari tempat lain karena dibawa oleh pak anton ke ruang bermain karena anak-anak ngumpul disitu. Kayla berlari ke arah justin.


" Kayla " Lalu mengendong dan mencium pipi kayla.


" Kay rindu sama om justin " Ucap kayla memeluk justin.


" Om justin juga rindu kayla ".


" Ma, pa, ini kayla anaknya novi .. karena kalian semua ada disini, sekalian saja aku memberitahukan kepada kalian ".


" Mas .. " Sahut novi terlihat gugup.


" Gak pa-pa sayang " Melihat novi lalu melanjutkan perkataannya. " Aku berencana akan menikahi novi begitu pendidikan ku untuk kenaikan pangkat selesai. Pa, ma, mohon doa restu kalian untuk kami, ini pilihanku karena aku mencintai novi. Dan kayla terimalah dia sebagai cucu kalian ". Jelas justin gentle.


Novi yang mendengarkan penuturan justin hanya diam, dia memperhatikan justin ada sebuah kesungguham yang mendalam atas ucapannya. Jujur saja novi tersentuh mendengarnya.


Andin dan lola yang mendengar ucapan justin reflek bertepuk tangan senang, begitu juga saudara justin yang lain ikut senang akhirnya justin menemukan belahan jiwa.


" Kakak bangga padamu justin ". Lola berjalan mendekat ke tempat justin. " Semoga kalian langgeng dan bahagia " Ucapnya lagi memeluk novi dan justin bersamaan.


" Papa dan mama mendukung hubungan kalian nak, pilihanmu tentunya yang terbaik untukmu ". Imbuh pak anton di depan justin.


" Kalau begitu mari kita makan sekarang, papa sudah lapar " Seru pak anton yang membuat yang lainnya tertawa.


Mereka semua pun berjalan menuju ruang makan, mejanya panjang karena memang keluarga mas justin banyak. Novi yang masih canggung, dibuat rileks oleh justin, mereka berdua duduk berdampingan sedangkan kayla dan anak-anak yang lain duduk dimeja lain yang sudah dipersiapkan agar tidak menganggu orang dewasa.


Justin memegang tangan novi. " Aku senang karena mereka semua menerimamu " . Ucap justin.


" Iya mas, keluargamu semuanya orang-orang yang sangat baik ". imbuhnya.


" Aku mencintaimu ". Balas justin tersenyum.


Novi terdiam dia binggung mau jawab apa, justin juga yang melihat wajah novi sebenarnya tahu apa yang dipikirkan novi.


" Aku gak apa-apa jika sekarang pun kamu belum mencintaiku ". lanjutnya lagi masih tersenyum melihat novi.


" Maafkan aku mas ... aku hanya bisa mengucap ini ... ".

__ADS_1


" Santai saja, aku percaya suatu saat kamu juga akan merasakannya ". Timpal justin cepat.


Makan malam pun berjalan dengan penuh sukacita, mereka menikmati hidangan diselingi canda gurau dan obrolan-obrolan santai. Cupcake yang novi bawa pun dihidangkan dimeja makan dewasa dan anak-anak.


Untun saja aku membuat cupcakenya banyak, kalau tidak mana cukup untuk orang segini banyak. Pikir novi soal cupcakenya.


Mereka mencoba memakan cupcake buatan novi, ada rasa kuatir yang dirasakan novi takut cupcakenya tidak enak dilidah mereka masing-masing.


" Hmm .. cupcake nya loh nov ". Ujar saudara laki-laki mas justin bernama David mengunyah cupcakenya.


" Iyaa nih, enak banget " Sahut yang lainnya yang juga memakan cupcake tersebut.


" Terima kasih semuanya ". Ucap novi tersenyum kepada yang lainnya.


" Iya beneran enak loh yang cupcakenya, kamu ya selain pintar masak pintar buat kue juga ya ". Puji justin.


" Makasih mas ".


" Memang calon istri idaman kamu ". Lanjut justin mencubit pipi novi.


Setelah mereka semua selesai makan, mereka menuju taman belakang melanjutkan obrolan-obrolan mereka. Tapi tidak dengan justin, dia mengajak novi ke balkon atas. Mereka berdua pun menuju balkon dan ternyata pemandangan dari balkon sangat indah membuat mata novi takjub melihat suasana malam itu.


" Mas, makasih untuk yang tadi ".


" Aku melakukannya karena memang aku serius denganmu ".


" Maafkan aku mas, karena belum bisa mencintaimu tapi aku merasakan jika aku ..... menyayangimu mas ". Ucap novi pelan namun masih bisa didengar justin.


" Apa ! kamu bilang apa barusan ". seru justin memastikan.


" Aku mulai merasakan menyayangimu mas ". Imbuhnya dengan malu.


justin langsung memeluk novi, mendekapnya erat seakan tak rela untuk dilepaskan.


" Aku sangat senang mendengarnya ". Makasih sayang ".


" Mas , bersabarlah tetap disisiku sampai aku benar-benar mencintaimu seutuhnya ". Pinta novi yang membalas pelukan justin.

__ADS_1


" Iya aku akan tetap menunggu bila waktunya tiba kamu juga mencintaiku ". Justin mencium puncak kepala novi dengan hati yang bahagia karena setidaknya sekarang novi mulai menyayangi dirinya.


__ADS_2