
Kepergian Lola dan Melly, menyisakan Novi dan Justin yanh masih diselimuti kebahagiaan yang tidak terduga itu. Justin tak henti-hentinya mencium kepala, pipi serta bibir Novi karena sangking senangnya dia akan segera memiliki anak dari wanita yang sangat dicintainya itu.
Tidak lama kemudian datanglah Kayla bersama kedua oma nya yaitu Rena dan Diana. Saat sampai dirumah sakit, Justin sempat menghubungi mamanya untuk memberitahukan jika Novi dibawa ke rumah sakit.
"Mama." Seru Kayla yang berlari mendekati tempat tidur yang ditempati Novi.
" Kamu kenapa bisa pingsan Nov ? Pasti telat makan lagi kamu kan." Tanya Rena yang sudah berdiri di samping Novi.
Novi dan Justin hanya saling melirik satu sama lain kemudian Justin memberitahukan penyebab Novi dibawa ke rumah sakit. "Tenang aja ma, Novi gak kenapa-kenapa kok. Novi saat ini sedang hamil ma." Tuturnya tersenyum.
"Serius !" Sahut Diana yang tidak percaya. "Benaran kamu hamil Nov ?." Tanyanya lagi untuk memastikan.
Novi hanya menganggukan kepalanya membenarkan ucapan yang Justin ucapkan kepada mereka. Lalu Novi mengalihkan pandangannya kepada Kayla. "Sayang doa Kayla sekarang sudah terjawab. Gak lama lagi Kayla bakal punya adik lagi." Ucapnya lembut kepada Kayla.
Kayla melebarkan senyumannya. " Kayla bakal punya adik bayi lagi ma ?." Tanyanya mengulangi. Novi tersenyum kepada Kayla dan menganggukan kepalanya.
"Yeeeyyyy ... Kay punya adik bayi lagi." Soraknya kegirangan dan berlari kearah Justin untuk menggendong dirinya. " Papa, Kay punya adik bayi lagi." Lanjutnya dalam gendongan Justin.
*****
Pukul 17.30 sore Novi dan keluarganya meninggalkan rumah sakit, Dokter Wanda juga sudah memberikan beberapa vitamin untuk dikonsumi oleh Novi. Dan dalam perjalanan pulang, Novi meminta kepada Justin terlebih dulu singgah ke perusahaannya untuk mengambil tasnya yang tertinggal disana.
Karena jarak rumah sakit dan perusahaan Sanjaya Group dekat jadinya tidak memakan waktu lama sampai di perusahaan. Sampai depan pintu lobby, Novi hendak membuka pintu mobil tapi ditahan oleh Justin.
__ADS_1
"Mau kemana kamu yank ?." Tangannya menghentikan tangan Novi yang hendak buka pintu mobil.
" Mau ambil tas ku mas. Kenapa ?."
" Kamu tunggu dimobil aja, biar aku yang ambil tasmu." Pinta Justin lalu melepaskan sabuk pengamannya dan keluar dari mobil.
Tan bantahan apa pun Novi membiarkan suaminya itu yang mengambilkan tasnya diruang kerjanya. Sembari dia menunggu Justin yang masuk ke dalam perusahaan, terdengar suara dering di hp Justin. Novi mengambil hp yang berada diatas dashboard mobil dan melihat siapa yang menelepon suaminya itu.
Mbak Andin.Pikirnya lalu menggeser ikon warna hijau untuk menjawab panggilan dari Andin.
"Halo mbak Andin." Sapanya duluan.
"Halo Nov."
" Gak Nov. Aku tadi menghubungimu tapi gak diangkat-angkat makanya aku telepon Justin. Selamat ya Kayla bakal punya adik lagi." Ucap Andin senang walalupun hanya melalui telepon tapi bisa dipastikan wanita itu sedang senang sekarang karena bisa ditebak melalui suaranya saja.
"Terima kasih mbak. Maaf hp ku ketinggalan diruang kerja mbak jadi gak tahu deh kalau mbak Andin ada hubungi aku."
" Iya gak apa. Nanti aku jalan-jalan kerumah."
" Oke mbak. Silahkan datang kapan aja ya mbak, rumahku terbuka untuk mbak Andin." Jawabnya sambil tertawa.
"Hahaha ... baiklah kalau gitu. Salam sama Justin ya. Bye Nov." Andin mengakhiri pembicaraan mereka ditelepon.
__ADS_1
Dan bersamaan itu Justin juga datang dan masuk ke dalam mobil.
" Mas Justin. Mbak Andin titip salam." Ucapnya saat melihat Justin sudah duduk di kursi kemudi. " Tadi dia telepon ke hp mu mas." Sambungnya lalu memberikan hp tersebut kepada pemiliknya.
" Iya tadi aku ngecek hp mu yank, ada 3 kali panggilan tidak terjawab darinya."
"Ya udah kita pulang sekarang, aku mau istirahat lagi nih mas." Pinta Novi dengan suara manjanya.
*****
Kesegaran yang dirasakan oleh Novi saat selesai mandi membuatnya ingin cepat-cepat beristirahat. Setelah memakai piyamanya, Novi naik ke atas tempat tidur dan langsung merebahkan tubuhnya. Tidak berapa lama kedua mata Novi pun terpejam, dan begitu juga dengan Justin yang baru keluar dari kamar mandi mendapati istrinya itu sudah tidur.
Sekilas Justin tersenyum lalu berjalan mendekati lemari pakaian untuk mengambil baju yang akan dikenakannya. Dan setelah itu Justin pun ikut naik ke atas tempat tidur, melingkarkan tangannya memeluk istri tercintanya itu. Tapi saat bersamaan juga pintu kamar mereka dibuka oleh gadis kecil yang lucu dan cantik, siapa lagi kalau bukan Kayla.
Justin menoleh kearah anak sambungnya itu dengan tersenyum hangat dan memberi isyarat diam kepada Kayla agar Novi tidak terbangun.
Kayla menghampiri papanya dengan berjalan pelan-pelan dan itu membuat Justin tertawa kecil melihat tingkah lucu anaknya. "Ada apa Kay?." Tanya Justin saat Kayla sudah berada didekatnya.
"Kay mau cium adik bayi yang ada diperut mama. Apa boleh pa ?."
"Tentu aja boleh Kay. Tapi pelan-pelan ya kasihan mama kecapekan dan perlu istirahat." Ucap Justin.
Kayla pun menganggukan kepalanya tanda mengerti dan kemudian dia mendekati Novi pelan-pelan dan mencium perut Novi lalu mencium pipi mamanya. Setelah selesai kini giliran Justin yang dicium oleh Kayla dan Justin pun membalasnya dengan mencium puncak kepala anaknya itu.
__ADS_1