
Setelah menempuh 30 menit perjalanan ke cafe akhirnya sampai, sebenarnya butuh waktu 15 menit aja tapi karna macet jadinya memakan waktu 30 menit. Novi langsung masuk ke dalam cafe dan mencari andin tiap sudut ruangan ternyata belum datang. Novi membuka tasnya dan mengeluarkan HP nya untuk menghubungi bos nya, tapi diurungkan karna yang dicari menyapanya dari belakang.
" Maaf nov, mbak telat karna tadi singgah isi bbm dulu " Seru andin sambil mengajak novi ke arah salah satu meja.
" Gak apa mbak, aku juga baru nyampe kok disini ".
balas novi tersenyum.
Sementara mengobrol, pelayan datang memberikan daftar menu dan menulis orderan mereka berdua. Setelah pelayan pergi, andin yang memperhatikan raut wajah novi yang memainkan hpnya seperti orang keheranan.
" Kenapa nov kok wajahnya mbak liat macam binggung gitu ". Tanya andin yang mengikat rambut panjangnya.
" Heh, gak kenapa2 mbak hanya aku heran aja di log panggilan ku ada 5 kali missed call nomor baru lagi ". Jelas novi sesaat kemudian memasukkan HPnya ke dalam tas.
Nomor baru, jangan2 si Justin lagi yang hubungi novi kan dia ada minta no hp novi sama aku .. hahaha kasian gak di angkat sama novi .. batin andin sambil tersenyum kecil.
**************
Justin yang baru sampai rumah tampak kelelahan karena menumpuknya pekerjaan dikantor, ditambah lagi rasa kegalauannya yang membuat suasana hatinya runyam. Sesampainya di kamar justin langsung merebahkan tubuhnya dan memijit pangkal hidungnya, wajah novi kembali terbayang dalam benaknya wajah yang menampakkan senyuman manis berlesung pipi satu.
Justin mengambil HPnya lagi dan memencet tombol panggilan, selang berapa detik panggilan teleponnya disambut oleh seseorang.
" Halo!". Sapa duluan suara di telepon tersebut.
Mendengar suara itu sontak justin terbangun ada rasa senang bercampur grogi.
" Halo, dengan siapa ya ?" tanya suara itu lagi.
Justin memantapkan hati dan pikirannya menjawab suara ditelepon tersebut.
__ADS_1
" Selamat malam nov, ini aku justin ". Jawab justin mantap agar tidak terdengar yang sebenarnya dia grogi 😄
" Mas justin !" Kok mas justin tau nomor teleponku, dapat dari siapa lagi .. dalam hati novi.
" Malam juga mas, ada perlu apa ya mas ?".
" Aku hanya memastikan aja bahwa ini benar nomormu nov, aku takut salah orang ". Jawab justin dibarengi tawa kecil.
" Tenang aja mas ini beneran nomorku kok ". Jelas novi memastikan kepada justin.
Mereka berdua pun melanjutkan obrolan mereka entah apa yang dibicara hanya mereka berdua saja yang tau. hehehehhe
Perusahaan MM ...
" Pagi mbak andin ". Sapa novi yang melihat andin datang dan masuk keruangannya.
Pagi yang cerah, udara segar terasa sejuk menyentuh kulit novi menambah semangat untuk bekerja hari. Sampai di tempat kerja tadi hatinya terasa bahagia seperti tidak ada beban, dan dengan ceria novi masuk ke lobby perusahaan MM menyapa siapapun yang ditemuinya sampai pada ruangannya dia tetap tersenyum dan menyapa bos nya yang kebetulan sudah datang juga.
" Apa agenda ku hari ini nov ?" tanya andin begitu menaruh tasnya di meja.
" Hari ini mbak ada menghadiri undangan diluar sekitar jam 10 pagi ini mbak, kemudian jam 1 siang rapat dengan divisi keuangan & marketing mbak ". Ujar novi seraya melihat agenda di Tablet khusus.
" Baiklah kalo begitu, masih ada waktu sekitar 2 jam lagi .. ayo temenin aku sarapan novi tadi gak sempat sarapan dirumah ". Sembari andin melihat arloji di tangannya.
" Tapi mbak ada berkas yang perlu mbak tandatangani sekarang". Ujar novi lagi
" Itu gampanglah, ayo buruan ikut aku kekantin ". Paksa andin yang langsung menarik tangan novi hampir saja tablet nya jatuh (eluuss dada karna gugup)
Enak yaa mentang2 bos nya semua di bilang gampang sama dia, mbak andin gak tau aku yang pusing di hubungi karyawan yang lain .. pikir novi sambil geleng2 kepala.
__ADS_1
Sesampai mereka di kantin, ada beberaa karyawan yang sedang asyik menikmati sarapan mereka sambil mengobrol satu dengan yang lain. Begitu melihat siapa yang datang, mereka seperti kebakaran jenggot kalang kabut takut di marahi sama yang punya perusahaan.
" Mau kemana kalian ?". Seru andin yang berjalan mendekat ke arah meja makan yang di tempati karyawan2 itu.
" Maaf bu " serempak beberapa karyawan yang makan tadi.
Novi yang melihat mereka hanya bisa mengulum senyum aja karna melihat tingkah lucu teman se karyawannya.
Andin yang menatap mereka satu persatu ada 2 perempuan dan 4 laki2, sebenarnya andin gak mempermasalahkan ini tapi karna sudah melihat tingkah mereka andin pun mengerjai karyawan2 nya.
" Kenapa makan di jam masuk kerja ?". Hardik andin yang pura2 marah.
6 karyawan itu pun hanya bisa menundukkan kepala mereka, berpikir takut di pecat ada yang sampai gemetaran juga.
" Jangan menunduk ketika saya bertanya! cepat jawab kenapa makan di jam masuk kerja ?" seru andin lagi.
Mereka yang mendengar suara andin marah masih tetap menundukkan kepala mereka. kemudian salah satu karyawan menjawab.
" Dirumah tadi saya gak sempat sarapan bu, begitu juga dengan teman yang lain " Sahut karyawan yang laki2 dan di angguki teman2 yang lain.
" Kalo begitu, kalian ..... saya perintahkan .. " Tiba2 bicara andin terhenti sambil menahan ketawa.
" saya perintahkan ... ayo kita sarapan rame2 disini ". ujar andin dengan suara yang dilembutkan lagi.
Sontak 6 karyawan itu pun kaget dan mengangkat kepala mereka melirik ke kanan ke kiri ke arah teman mereka di samping yang masih binggung dengan pernyataan bos mereka.
" Ngapaian berdiri disitu, ayo kesini semuanya duduk bareng saya dan novi ". Ajak andin ramah kepada 6 karyawan tersebut.
Karyawan2 itunpun berjalan kembali ke arah meja yabg mereka tempati tadi dengan rasa canggung duduk dengan bos mereka sendiri.
__ADS_1