
Suasana di villa yang merek rindukan selama ini membuat mereka betah disana. Udaranya masih segar dan sejuk walaupun sekarang pukul 11 siang. Kayla dan juga bella yang sedari tadi bermain sangat menikmati tempat yang mereka rindukan.
" Sayang, mari kita buat makanan untuk makan siang nanti ". Ajak mama rena kepada novi dan lia.
" Aku gak di ajak nih ". protes gaby
" Kerjaanmu hanya memantau dua krucil itu saja, oke ". Sahut novi mengacak- acak rambut gaby.
"Kakak ... jangan merusak rambut indahku ". Gerutu gaby sambil merapikan rambutnya.
" Ciihh .. rambut indah ! Rambut kuda ". Ledek novi tertawa.
" Kalian berdua ini, kalau sudah ketemu selalu berantem, nanti gak ketemu malah kangen ". Tutur mama rena yang tertawa melihat kelakuan kedua putrinya.
" Itulah saudara ma, jika dekat malah suka berantem nanti jauh malah kangen-kangenan, tapi melihat mereka berdua seperti ini aku semakin menyayangi mereka ma ". Ucap Lia disamping mama rena.
" Kami pun menyayangi kakak ipar ". Jawab serempak novi dan gaby memeluk lia.
" Mama senang melihat kalian akur seperti ini .. Ayoo ayoo kita mulai masak ". Perintah mama rena yang senang melihat menantu dan kedua putrinya saling menyayangi.
" Gab, jaga mereka berdua yaa nanti kakak kasih tip deh, hitung-hitung untuk liburanmu selama disini. " Ujar novi lalu mengambil bahan makanan di dalam kulkas.
" Ahhsiiiiappp kak ". Jawab gaby acungi jempolnya.
Sedangkan dilain tempat stefan yang mengobrol dengan Justin di halaman belakang sambil melihat-lihat sawah di dekat villa.
__ADS_1
" Jadi kau akan melaksanakan pendidikan dulu baru menikah novi ". Tanya Stefan.
" Ya, setelah sudah selesai kami akan menikah .. Novi juga setuju katanya biar aku fokus pendidikan dulu ". Ujarnya yang tersenyum kecil.
" Semoga semua lancar just, aku berdoa yang terbaik untuk kalian berdua ".
" Terima kasih kak ".
" Oh yaa, satu hal lagi just, buat mereka berdua bahagia yaa .. aku titip adik dan keponakanku kepadamu, aku mempercayaimu just ". tutur Stefan sambil menepuk pundak justin.
Justin yang mendengar penuturan stefan menganggukan kepalanya dan tersenyum kepada stefan. Mereka berdua pun membahas hal lainnya sambil menelurusi jalanan kecil.
*****
" Makanannya sungguh lezat sayang ". bisik justin di telinga novi.
" Makasih mas ".
" Ayo dimakan dimakan kalau bisa dihabis yaa .." Ucap mama rena senang.
" Kayla, bella makannya pelan-pelan dong, gak ada yang bakal ambil makanan kalian berdua ". Tegur gaby tiba-tiba yang melihat kedua ponakannya makan cepat-cepat.
" Kami mau main lagi onty gaby ". Jawab bella.
" Iya tapi gak gini juga kali makan kayak kesurupan aja nih kalian berdua ". Tutur gaby lagi sembari memberi minum kepada kedua keponakannya.
__ADS_1
" Makasih onty ". Ucap kayla lalu meneguk air putih yang diberikan gaby.
" Suasana seperti ini terjadi lagi, dulu masih ada Farel sedangkan kayla belum ada dan sekarang ada Justin dan Kayla, Mama sangat merindukan kehangatan ini ketika keluarga kita berkumpul walaupun papa kalian juga tidak bisa merasakan seperti ini ". Imbuh mama rena, matanya mulai berkaca-kaca.
" Ma " Novi memegang tangan mama rena karena duduk mereka berdekatan. " Seperti yang mama pernah katakan kepadaku, Tuhan itu adil saat Dia mengambil orang yang kita kasihi, Dia juga mengirimkan orang yang kita kasihi seperti Kayla dan Mas Justin ". Ucap novi dan memberikan senyuman hangat kepada mama rena.
" Benar ma, mama jangan sedih lagi yaa kan kita sekarang sudah berkumpul lagi ya walaupun kak Novi dan Kak Justin belum sah sih " Sahut gaby terkekeh.
" Anak ini, suka sekali mengacaukan suasana ". Tegur Stefan tertawa.
" Ayo dilanjut lagi makannya ". Perintah mama rena yang senang melihat ketiga anaknya yang bahagia.
Novi melirik Justin yang asyik makan tanpa dia sadari novi memperhatikannya. Makasih mas sudah hadir di kehidupanku dan keluargaku, aku mulai mencintaimu mas tapi aku gak mau gegabah akan perasaan ini, bersabarlah sedikit lagi mas sampai ku pastikan bahwa perasaanku ini benar seutuhnya. Batin novi.
Justin yang sadar di perhatikan novi, membuyarkan lamunan novi.
" Kenapa menatapku seperti itu !" Serunya
" Ah tidak mas , aku hanya senang karena maa Justin menikmati semua makanannya ".
" Benarkah ! Atau jangan-jangan kamu terpesona dengan ketampanan ku ". puji justin pada diri sendiri.
Novi tertawa kecil mendengar perkataan Justin barusan ". kok jadi orang kepedean banget sih mas ".
Mereka berdua sama-sama tertawa sambil menikmati makanan mereka.
__ADS_1