
Justin pun menemani Novi didalam ruangan bersalin tersebut, membantu memberikan semangat kepada sang istri yang akan melahirkan anaknya itu. Semua persiapan sudah disiapkan oleh tim medis, dan tiba saatnya bagi Novi untuk melakukan proses persalinan secara normal yang dipandu oleh Dokter kandungan.
"Sayang. Kamu pasti bisa dan kuat." Ucap Justin yang memberi semangat kepada Novi yang sudah siap bersalin.
Dengan dipandu oleh beberapa perawat dan dokter kandungan, Novi berusaha untuk mengeluarkan anaknya. Nafasnya pun tidak beraturan karena berusaha mengeluarkan bayi mungil, namun karena terus mendengarkan suara Justin yang memberinya semangat, dengan sekuat tenaganya ia pun mengejan yang ketiga kalinya.
Dan akhirnya pun anak yang dinantikan oleh mereka keluar dan segera ditangani oleh salah satu perawat untuk dibersihkan serta mengukur berat dan tinggi si bayi mungil tersebut.
Justin yang melihat perjuangan istrinya itu pun tanpa sadar mengeluarkan airmata. Secara langsung dirinya melihat seorang wanita yang tengah berjuang mengeluarkan seorang bayi, seperti antara hidup dan mati.
Dalam kebahagiaannya melihat anaknya sudah lahir, tak lupa Justin memberikan banyak kecupan di puncak kepala Novi sambil mengucapkan terima kasih kepada istrinya itu yang sementara ditangani oleh perawat membersihkan **** ********** Novi.
"Terima kasih, Sayang. Kamu luarbiasa. Aku mencintaimu." Lirih Justin disamping Novi.
Novi tampak tersenyum, walaupun dirinya masih kelelahan sehabis melahirkan namun mendengar suara manis dari suaminya itu membuatnya semangat. Dan kemudian perawat yang mengurus anak mereka tadi pun, menaruh bayi tersebut diatas dada Novi.
Selama ini Novi dan Justin tidak mau mengetahui jenis kelamin anak mereka, entah laki-laki atau perempuan yang akan lahir yang penting bayi tersebut sehat.
"Selamat ya bu pak, anaknya laki-laki. Berat badannya 3,5kg dan tingginya 52cm. Bayinya sehat dan normal ya bu pak. " Ucap perawat yang menanggani sang bayi tadi dengan tersenyum.
"Terima kasih mbak." Balas Novi kepada perawat tersebut.
Dia pun mengecup puncak kepala anaknya yang baru lahir tersebut, bayi laki-laki yang putih serta wajahnya pun terlihat manis dan ganteng terlebih hidungnya yang mancung.
__ADS_1
"Anak kita laki-laki, Mas. Lihat wajahnya lucu banget, Mas." Novi menyentuh pipi serta hidung anaknya dengan lembut.
"Ternyata jagoan ya, Sayang. Anak kita sudah lengkap ada perempuan dan juga laki-laki. Kamu sudah siapkan namanya, Sayang ?." Tanya Justin disela-sela tangannya yang menyentuh tubuh mungil tersebut.
Belum sempat Novi menjawab, seorang perawat datang menghampiri mereka untuk kembali membawa bayi tersebut untuk dipakaikan baju, Novi dan Justin pun mempersilahkan perawat tersebut membawa anak mereka.
Novi pun sudah selesai dibersihkan oleh perawat yang menangganinya tadi, Novi pun mengganti pakaiannya yang sudah basah karena keringat, sembari menunggu anak mereka dipakaikan baju.
"Aku sudah memikirkan nama yang bagus untuk anak kita, Mas. Semoga kamu suka dengan namanya ya."
"Apapun itu yang menurut kamu bagus dan baik, aku bakal setuju, Sayang."
Kedua suami istri itu saling berciuman sebentar kemudian berpelukan. Dan setelah itu, Novi akan kembali keruangannya dengan menggunakan kursi roda sedangkan bayi laki-laki tersebut digendong oleh papanya, Justin.
Terlebih Kayla, wajahnya berseri bahagia melihat adiknya sudah lahir. Dia berkali-kali mencium pipi gembul adiknya tersebut. Kini adiknya pun digendong oleh Oma Renanya, sedangkan Justin mengambil ahli untuk mendorong kursi roda yang ditempati oleh istrinya itu.
Mereka pun sampai didalam kamar rawat yang sudah disiapkan untuk Novi, Justin pun membantu Novi untuk naik keatas ranjang. Suasana didalam ruangan tersebut begitu hangat dan penuh sukacita atas kehadiran bayi ganteng itu.
Sementara mereka asyik dengan bayi itu, tak lama suara tangisan dari bayi itu pecah yang ternyata kehausan dan ingin segera diberikan ASI oleh mamanya. Oma Rena kemudian memberikan cucu laki-lakinya itu kepada anaknya yang sudah siap memberikan ASInya.
"Kalian sudah memberikan nama kepadanya ?." Tanya Mama Diana tiba-tiba yang berjalan menghampiri menantunya itu.
"Sudah, Ma. Novi yang akan memberitahukannya kepada kalian." Jawab Justin dengan tersenyum kepada Novi yang saat itu juga sedang menatap dirinya.
__ADS_1
" Namanya adalah ... " Ada beberapa detik Novi melihat wajah tampan anaknya dengan tersenyum. Kemudian melanjutkan kembali ucapannya.
"Namanya FARIN KENDRICK MAHENDRA. " Lanjutnya dengan mata berkaca-kaca. " FARIN singkatan dari nama 2 orang laki-laki yang luarbiasa, Farel dan Justin. Dan KENDRICK yang artinya seorang PEMIMPIN yang luarbiasa dan bijaksana seperti Mas Farel dan Mas Justin, dan untuk MAHENDRA selain itu nama belakang dari Papa mertua nama itu juga ada singkatannya dari nama-nama kalian." Lanjutnya sambil menatap satu persatu Mama Diana, Mama Rena dan Papa Mario. "
"Nama-nama kami !." Timpal Mama Rena heran.
"Iya, Ma. MAHENDRA singkatan dari Nama Papa Mario, Papa Henry, Mama Diana dan Mama Rena. Jadi nama belakang itu bukan sekedar dari nama belakang dari keluarga Mas Justin, tapi menurutku nama itu adalah nama gabungan dari kalian orangtua yang aku sayangi." Ucap Novi penuh haru.
Justin pun yang mendengarnya langsung memeluk Novi dan mencium puncak kepala Novi serta mencium pipi Farin yang sudah tertidur lelap setelah selesai diberi ASI.
"Aku suka dengan namanya yang kamu berikan, Sayang. Farin akan jadi seorang pemimpin seperti kedua papanya, papa Farel dan papa Justinnya. "
" Iya, kami juga suka dengan namanya apalagi arti dan singkatannya yang bagus." Timpal Mama Diana yang diikuti anggukan kepala Mama Rena dan Papa Mario.
" Anak-anak kita akan menjadi orang luarbiasa, Mas. Kayla dan Farin akan jadi pemimpin yang adil dan bijaksana." Tambah Novi yang dibarengi dengan mencium wajah mungil Farin dan Kayla yang sudah duduk diatas ranjang Novi.
"Aku Mencintaimu dan anak-anak, Sayang."
"Aku juga Mencintaimu dan anak-anak, Mas."
Mereka saling berpelukan satu sama lain dengan kebahagiaan dan penuh damai. Kehadiran Farin menambah rasa sukacita dikehidupan mereka semua karena Farin merupakan cucu laki-laki pertama baik di keturunan keluarga Mama Rena maupun dikeluarga Mama Diana dan Papa Mario.
~ T A M A T ~
__ADS_1