
Malam harinya semua keluarga berkumpul dirumah Justin untuk acara makan malam bersama. Jamuan yang disediakan oleh keluarga Justin begitu mewah, padahal yang hadir tidak banyak orang, karena tinggal 3 minggu lagi Justin dan Novi akan segera, tandanya kedua keluarga akan bersatu. Persiapan pernikahan mereka pun juga sudah ditangani oleh pihak Wedding Organizer.
" Sayang, apa kau sudah memilih gaun dan serta jas pernikahan kalian nanti ?". Tanya Diana yang melihat kearah Novi dan Justin yang duduk pas dihadapannya.
" Belum Ma, rencananya besok sih, kenapa ma ?". Tanya Novi balik.
" Besok ke butik langganan mama aja, kebetulan teman mama baru aja merilis gaun-gaun penggantin keluar terbaru, siapa tahu kamu suka nak ". Saran Diana.
" Baiklah ma, besok kita kesana yaa bareng mama Rena juga sekalian ". Novi menyetujui saran Diana yang kemudian diangguki sama mama Rena.
Mereka berbincang-bincang sambil menikmati makan malam mereka saat ini, semuanya begitu bersukacita malam ini. Sampai akhirnya Mama Diana menyampaikan sesuatu kepada Justin dan Novi.
" Oya, seminggu sebelum hari pernikahan kalian, wajib bagi kalian untuk tidak bertemu alias dipinggit ". Ucap Diana yang tersenyum kepada Justin dan Novi.
" Ya mama .. kenapa harus dipinggit sih ma ". Protes Justin yang mendengar ucapan Mama Diana barusan.
" Iya harus dipinggit loh nak, biar kalian bisa menjaga stamina kalian saat pernikahan kalian nanti, terlebih aura kecantikan bagi calon manten perempuan ". Kali ini Mama Rena menimpali.
__ADS_1
" Tapi Ma ... ". Ucapan Justin terhenti ketika Novi berucap menerima untuk dipinggit.
" Aku setuju ma dengan itu ". Sahutnya dengan tersenyum.
" Sayang, kok kamu setuju sih, apa kamu gak rindu sama aku kalau gak bertemu selama seminggu ?".
" Gak kok mas, selama sebulan aja aku sanggup gak ketemu sama kamubmas apalagi seminggu ". Jawabnya santai dan terkekeh kepada Justin.
Mau tidak mau Justin pun menerima apa yang disampaikan oleh mama Diana terlebih lagi calon istrinya pun setuju jadi tidak ada yang bisa dibantahkan lagi kecuali menerima untuk pinggitan.
*****
Menempuh waktu 40 menit, akhirnya mereka sampai dibutik tersebut. Kedatangan mereka berempat disambut hangat oleh si pemilik butik yang merupakan teman mama Diana. Dan betul saja, banyak model-model baju yang modern terpajang diruangan ini, dan khusus untuk gaun pengantin berada dilantai dua.
Mata Novi dibuat takjub begitu sampai dilantai dua tersebut, matanya melihat disekeliling ruangan yang sudah terpajang berbagai bentuk gaun pengantin. Dia sendiri pun binggung harus memilih yang mana untuk dipakainya saat menikah nanti, begitu banyak model yang modern dan bagus menurutnya.
" Ma, semuanya aku suka .. gaun-gaunnya semua cantik dan bagus ma, aku sampai binggung harus pilih yang mana ". Ucapnya kepada Mama Diana dan juga Mama Rena.
__ADS_1
" Benarkan .. mama pun setuju semuanya bagus-bagus dan cantik ". Jawabnya. " Oya jenk, pesanan ku yang kemarin sudah disiapin ?". Lanjut Diana yang bertanya kepada temannya yang bernama Rita.
" Sudaj dong jenk, sebentar ya aku suruh pegawai ku tunjukin ". Tutur Rita yang lalu memerintahkan dua orang pegawai butiknya untuk membawakan apa yang dipesan oleh Diana.
Sementara menunggu, Justin juga memilih beberapa jas untuk dipakainya nanti. Sebagai laki-laki dia tidak perlu ribet memilih pakaian yang penting warnanya senada dengan gaun pengantin perempuan. Setelah menunggu beberapa menit, dua pegawai yang diperintahkan oleh Rita datang membawa 3 gaun pengantin wanita yang berwarna beda-beda. Semua yang ditunjukan kepada Novi sangat cantik tapi karena nuansa tema pernikahan Novi dan Justin adalah putih jadinya Novi memilih gaun yang berwarna putih, menurutnya gaun itu terllihat elegan dan cantik.
Novi tipe wanita yang suka berpakaian simple untuk itu, dia memilih gaun warna putih yang pertama untuk dipakainya saat pemberkatan nikah nanti. Gaun tanpa lengan dan tidak terlalu terbuka bagian depannya, sangat cocok dengan dirinya.
Setelah memilih gaun yang pertama, kemudian dua pegawai butik tersebut menunjukan lagi gaun yang kedua. Semuanya berwarna sama yaitu putih tapi ada satu yang membuat Novi jatuh hati saat melihatnya begitu gaun tersebut ditunjukan kepadanya. Dia pun mendekati gaun yang sudah terpajang dipatung, dia menyentuhnya sebentar, arah matanya tak lepas dari gaun tersebut. Dan akhirnya dia kemudian memilih gaun itu tanpa melihat-melihat yang lainnya.
Dua gaun pengantin yang cantik dan tidak ramai oleh hiasan manik atau permata pada gaun tersebut. Karena itu merupakan pilihannya, mama Rena dan mama Diana pun menyetujuinya. Menurut mereka berdua apapun yang akan dipakai Novi akan sangat terlihat bagus dan menawan karena Novi memiliki postur tubuh yang ideal. Dan itu juga diakui oleh Rita teman Mama Diana.
Kedua gaun itu pun dicoba oleh Novi satu persatu, dan benar saja pilihan Novi memang sangat cocok ditubuh langsingnya. Gaun-gaun itu pun menjadi bagus begitu Novi mencobainya, terlebih lagi saat mencoba gaun yang kedua yang akan digunakannya saat resepsi pernikahannya. Belahan dada digaun tersebut menampakan bagian depan tubuh Novi, Justin pun yang melihatnya terperangah karena Novi begitu cantik mengenakan gaun tersebut.
__ADS_1
Aku beruntung mendapatkanmu, kamu memang wanita yang luarbiasa sayang. Aku mencintaimu Novi Keanila. Gumam Justin yang menatap Novi masih memakai gaun yang kedua.