
Keesokkan paginya Novi bangun terlebih dahulu karena ingin berolahraga sebentar, sudah seminggu ini dirinya tidak sempat berolahraga karena kesibukkannya. Dia melihat arlojinya yang diletakkan diatas nakas samping tempat tidur, sudah menunjukkan pukul 6 pagi. Dia berganti baju dengan pakaian olahraga setelah itu masuk kedalam kamar mandi untuk mencuci muka dan menggosok giginya.
Selama Novi berolahraga, Kayla terbangun dari tidurnya dia memanggil mamanya berkali-kali tapi tidak ada jawaban, Kayla melihat Siska yang masih tidur di tempat tidur lain kemudian mencari Novi di ruang kamar hotel tersebut. Kayla mendapati Novi berada diruang tengah yang sedang berolahraga sambil mendengarkan lagu melalui headset yang dipasang ditelinganya.
" Mama .. " Kayla menyentuh Novi dari arah belakang.
Novi yang merasa tubuhnya disentuh segera menoleh kebelakang dan melihat Kayla berdiri di dekatnya.
" Pagi anak mama ". Sapanya sambil melepaskan headset ditelinganya.
" Mama, Kay lapar " Ucap Kayla sambil memegang perutnya.
" Astaga, maafin mama sayang, ya sudah kita pergi sarapan yaa, aunty Siska sudah bangun ?" Tanya Novi kepada Kayla.
" Belum ma, aunty masih tidur ". Jawabnya polos.
" Ya sudah, Kayla cuci muka dulu yaa biar mama yang bangunin aunty Siska biat kita pergi sarapan sama-sama ". Perintah Novi yang menyuruh Kayla mencuci mukanya.
__ADS_1
Kayla berjalan ke kamar mandi sedangkan Novi membangunkan Siska yang masih tidur padahal sekarang sudah jam 7.30 pagi.
" Sis, ayo bangun kita sarapan yuk, kasian Kayla sudah kelaparan nih ". Novi mengguncang badan Siska.
" hmmmm ... emang sekarang jam berapa sih ?". Tanya Siska dengan suara serak.
" Jam 7.30, cepat bersihkan dirimu setelah itu kita turun kelantai 2 ". Perintahnya kepada Siska.
Siska yang masih ngantuk mau tidak mau harus bangun dan berjalan dengan lesu menuju kamar mandi. Sementara itu Novi mengelap keringat dibadannya yang sehabis olahraga, dan tak lama Kayla datang karena sudah selesai mencuci mukanya.
" Sebentar ya sayang, tunggu aunty Siska dulu ". Pintanya kepada Kayla untuk menunggu sebentar.
" Ayo sarapan , aku juga sudah lapar karena semalam gak makan ". Ucap Siska kepada dua orang didekatnya.
Novi memakai baju kaos agak besar berwarna putih, setelah itu mereka bertiga bersama-sama berjalan menuju pintu kamar. Ketika Novi membuka pintu kamar dia terkejut karena dua orang yang dikenalnya sedang berdiri di depan mereka. Novi mengernyitkan keningnya merasa heran, karena dua orang tersebut adalah Justin dan Vanya.
Novi binggung kenapa Justin dan Vanya bisa disini sekarang, lalu dia melirik kearah Siska yang berdiri disampingnya. Siska yang mendapatkan lirikan tajam oleh Novi hanya tertunduk.
__ADS_1
" Kalian, ngapain kesini ?". Tanya Novi dengan suara masih kesal.
" Sayang, aku kesini hanya ingin memperbaiki kesalahpahaman ini ". Jawab Justin.
Novi tidak menjawab lagi *** kini dia kembali melirik Siska. " Siska, kau yang memberitahukan kepada dia tempat kita ". Tanya Novi sambil menunjuk arah Justin.
" I-iya .. maafin aku beb, aku hanya ingin hubungan kalian segera membaik, aku gak tega melihatmu mengalami kesedihan terus .. jadi, aku memberitahu kak Justin jika kita berada di hotel ini ". Siska menjelaskan kepada Novi.
Novi menghembus nafasnya dengan kasar, lalu kembali menatap Justin dan Vanya secara bergantian.
" Nov, apa boleh kita bicara sebentar saja, karena jam 9.30 aku harus kebandara ". Ucap Vanya dengan lembut.
" Sis, kalian pergi saja duluan untuk sarapan nanti aku menyusul setelah ini selesai ". Pinta Novi kepada Siska.
" Baiklah ".
Lalu Siska mengajak Kayla pergi duluan untuk sarapn tapi sebelumnya Kayla menyapa dan memeluk Justin sebentar kemudian pergi meninggalkan ketiga orang tersebut.
__ADS_1
" Masuklah ". Perintah Novi kepada Justin dan Vanya dan mempersilahkan keduanya untuk duduk disofa yang sudah disediakan oleh hotel dikamar itu.