Hanya Kau Yang Aku Cinta

Hanya Kau Yang Aku Cinta
Malam Pertama ... #74


__ADS_3

Selesai acara resepsi pernikahan Novi dan Justin tepat pada pukul 21.15 malam. Rasa lelah menyelimuti semua yang terlibat terlebih untuk kedua pengantin yang menjadi raja dan ratu sehari. Mereka berdua tampak lelah tapi bahagia juga karena akhirnya pergelaran pernikahan mereka berjalan dengan lancar dan meriah.


Kamar hotel bertipe president suite yang dikhususkan untuk Novi dan Justin malam ini tidur, sudah dihiasi dengan taburan bunga mawar dilantai dan hiasan bentuk love diatas tempat tidur. Novi dan Justin sudah ada didalam kamar tersebut, mereka bergantian membersihkan diri di kamar mandi. Walaupun kamar mandinya terbilang besar tapi Novi masih malu untuk mandi berdua dengan Justin yang sekarang adalah suaminya.


Sedangkan diluar kamar tepatnya dikamar lain Kayla ingin tidur bersama mama dan papanya malam ini tapi dicegah oleh Gaby.


" Kay mau kemana ?". Tanya Gaby yang melihat keponakannya itu ingin keluar kamar


" Kay mau tidur sama mama dan papa malam ini ". Jawabnya polos dengan wajah menggemaskan.


Gaby membulatkan matanya setelah tahu Kayla hendak kemana, dengan gerak cepat Gaby menyusul keponakannya itu yang sudah berjalan keluar.

__ADS_1


" Kay .. Kay ". Panggilnya dan berhasil menahan tubuh kecil tersebut.


" Jangan malam ini ya sayang, biarkan mama dan papa tidur berdua dulu ". Ucapnya memberi pengertian.


" Kenapa memangnya aunty ? Kay juga mau tidur bareng mama dan papa ". Lagi-lagi Kayla memberi pertanyaan yang membuat Gaby binggung menjawab apa.


" Maksud aunty ... ". Aduh gimana ya ngejelasinnya sama anak kecil ini. Gumamnya sambil mencari alasan yang tepat. " Mama sama papa pasti capek banget karena berdiri terus saat acara tadi, jadi biarkan mama dan papa istirahat dulu yaa kan kasihan kalau Kay datang membangunkan mereka ". Jelasnya menyakinkan Kayla.


*****


Sementara didalam kamar sang pengantin, Novi yang sudah selesai mandi menyegarkan dirinya keluar dari dalam kamar mandi. Dia melilitkan handuk berwarna putih dikepalanya agar sisa air dari rambutnya tidak menetes. Dia mencari baju piyamanya untuk dia pakai namun pergerakkannya dihentikan oleh Justin yang ternyata sudah berdiri dibelakangnya. Laki-laki belum memakain bajunya dan masih memakai handuk yang dililitkan dipinggangnya, Novi tersentak dan membalikan tubuhnya menghadap Justin.

__ADS_1


Wajah Novi mulai terasa panas karena melihat tubuh dan dada bidang Justin. Dia menelan salivanya karena Justin saat ini sedang menatap dirinya, terlebih lagi arah mata Justin mengarah kepada belahan dada Novi yang terlihat sedikit. Karena sudah tidak tahan lagi, Justin mencium bibir tipis Novi terlebih dahulu. Bibir yang selama ini membuat dirinya mendamba ingin mencium wanita itu terus menerus, tidak ada penolakan dari Novi bahkan dirinya pun terbuai akan ciuman dari Justin.


Justin memegang leher Novi dengan kedua telapak tangannya, memainkan bibirnya dan ******* bibir Novi tanpa henti. Semakin lama ciuman mereka semakin memanas dan itu membuat Justin ingin lebih dari sekedar ciuman, dia menggendong tubuh Novi dan mengarahnya keatas tempat tidur. Bahkan ciuman mereka pun tidak terlepas, Novi yang sudah terbaring diatas tempat tidur membuat darah Justin berdesir kuat apalagi saat jubah/kimono handuk yang dikenakan Novi terbuka sedikit dan memperlihatkan sebagian tubuh Novi.


Justin kembali mencium bibir Novi dan kemudian turun kebagian leher Novi, tangan Justin pun mulai menjelajahi setiap inci tubuh istrinya itu. Handuk yang dikenakannya pun dilepaskan dan dibuang disembarang tempat begitu juga kimono yang dipakai Novi, dia melemparkannya begitu saja. Hasrat yang sudah lama ia pendam akan tersalurkan malam ini juga, wajahnya yang penuh damba akan tubuh Novi membuatnya segera menyatukan tubuhnya ke tubuh Novi.


Mereka berdua pun melaksanakan malam pertama tanpa gangguan apapun, pergumulan yang dilakukan entah berapa kali itu membuat Novi benar-benar kelelahan karena meladeni keinginan Justin yang tiada habisnya itu. Laki-laki itu benar-benar tidak mau berhenti akan hasratnya yang sudah dirinya pendam selama ini, dan saat moment inilah dia melampiaskan semuanya.


Selesai dalam pergumulan mereka berdua, Novi yang memang sudah dilanda rasa lelah langsung memejamkan kedua matanya karena mengantuk. Sedangkan Justin membiarkan istrinya itu tidur sambil memandangi wajah wanita yang tidur disampingnya itu.


" Maaf sudah membuatmu kelelahan sayang, istirahatlah ". Ucapnya lalu mencium kening Novi dengan lembut.

__ADS_1


__ADS_2