
Malam harinya Justin menepati omongannya yang akan datang kerumah Novi. Kedatangan Justin begitu disambut hangat dan bahagia oleh Kayla. Anak kecil ini sudah merindukan sosok laki-laki yang akan menjadi papanya nanti. Kayla masih dalam pelukkan Justin sedari tadi, dia gak mau melepas sedikit pun pelukkan Justin.
" Kayla, ayo dong turun kasian om Justinnya capek gendong Kayla dari tadi ". Ujar Novi yang melihat Kayla tidak mau lepas dari Justin.
" Gak mau ma, Kay kangen sama om Justin ". Jawabnya yang tanpa melihat Novi.
" Gak apa-apa sayang, biarkan Kayla seperti ini melepas rindunya ". Tutur Justin mengelus lengan Novi.
" Kamu gak capek mas, Kayla berat loohh ". Balasnya yang gak tega melihat Justin gendong Kayla dari tadi.
" Sudah, aku gak apa-apa kok ".
Justin dan Novi yang masih mengobrol tiba-tiba di panggil oleh mama Rena untuk segera makan malam bersama. Mereka berdua datang bersamaan ke meja makan, Kayla yang digendong dari tadi di suruh duduk juga oleh Novi karena mau menikmati makan malam.
Novi mengambilkan makanan untuk Justin dan juga Kayla, Justin tersenyum kepada Novi saat piringnya diberikan oleh Novi, Setelah itu mereka makan bersama-sama.
*****
Selesai makan malam mereka menuju balkon atas, menikmati suasana malam didampingi beberapa cemilan dan minuman hangat yang disediakan oleh mama rena serta bibi. Gaby juga ada disitu, ikut sama mereka tapi tidak ikut mengobrol malah asyik sendiri berkomunikasi dengan seseorang melalui aplikasi WA.
" Kau sedang apa Gab ? Kakak perhatikan senyum-senyum sendiri ". Tegur Novi yang dari tadi mengamati Gaby.
" Hehehe .. ada dong, kakak kepo banget sih ". Jawabnya tertawa kecil.
__ADS_1
" Kalau itu pacarmu, ajak kesini kenalkan sama kami jangan sembunyi-sembunyi loh ya ".
" Diihh, gak jaman kali main sembunyian .. tenang aja nanti saatnya tiba aku akan memperkenalkanya kepada kalian semua ". Tuturnya lalu beranjak berdiri untuk berpindah tempat.
Kayla yang masih melepas rindu dengan Justin tidak mau berpindah dari pangkuan Justin. Novi yang melihat hanya tersenyum karena Kayla dekat sekali dengan Justin.
" Mas, sepertinya aku bakal kalah nih dari Kayla ". Ucapnya yang tertawa sambil melihat kayla yang asyik memakan cemilannya.
" Sabar ya, kamu kan nanti dapat bagian juga ". Jawab Justin yang tertawa juga.
" Gak apa mas, aku senang melihat Kayla seperti ini, Kayla bener-bener menyayangimu mas ".
" Aku juga menyayanginya sayang terlebih menyayangimu bahkan mencintaimu ". Kata-kata romantis Justin yang diutarakan.
" Aku akan usahakan menelepon kalian bahkan videocall agar dia juga terobati rindunya ".
Novi meraih tangan Justin lalu digenggamnya dengan kedua tangannya. Sebenarnya dalam hati Novi masih ada yang menjanggal, dia ingin mengutarakannya kepada Justin tentang wanita yang dipeluk Justin waktu itu.
" Hmmm ... mas, aku mau ...... " belum selesai Novi berbicara kepada Justin, Kayla langsung memotongnya.
" Om Justin, Kay ngantuk ". Ucap Kayla yang sudah menguap-nguap.
" Ah iyaa .. sini om gendong antar ke kamar Kayla yaa ". Jawab Justin yang mengangkat Kayla da beranjak berdiri.
__ADS_1
" Ayo mas, kita antar Kayla ke kamarnya ". Ajak Novi yang juga ikut berdiri.
Lalu Justin dan Novi berjalan menuju kamar Kayla, Kayla yang digendong sudah menutup matanya karena ngantuk. Sesampainya di kamar Kayla, Justin dengan hati-hati menaruh Kayla di ranjangnya agar Kayla tidak bangun lalu menyelimutinya.
Setelah itu, Novi mencium kening Kayla dan mengucapkan selamat malam begitu juga dengan Justin. Saat akan keluar dari kamar Kayla, Justin menahan langlah kaki Novi. Dia merindukan wanita yang berada didepannya sekarang ini.
" Sayang ". Ucapnya pelan. " Aku tidak tahu apa yang sedang kamu pikirkan tentang ku tapi yang harus kamu percaya bahwa aku mencintaimu ". Lanjutnya lalu memeluk Novi erat.
" Mas, aku ... " Ucap Novi yang menggantung.
" Aku sangat merindukanmu, biarkan aku memelukmu seperti ini ". pinta Justin yang masih memeluk tubuh Novi.
Novi juga membalas pelukkan Justin dan menenggelamkan kepalanya dalam pelukkan Justin.
" Aku juga merindukanmu mas ". Balasnya yang juga memeluk Justin.
Mereka berdua menikmati kehangatan pelukkan satu sama lain. Novi yang sudah nyaman berada di pelukan Justin membuatnya tenang bahkan hatinya yang sempat menjanggal seketika hilang dalam.
" Aku bakal rindu dengan pelukkanmu seperti ini mas ". Ucapnya tersenyum dan menatap mendongakkan kepalanya melihat Justin.
" Setelah pendidikan selesaiku kamu gak akan rindu lagi karena setiap hari kapanpun tanpa kamu minta aku akan memelukmu ". Balasnya yang melihat Novi.
Novi menatap kedua mata Justin ada kesungguhan yang terpancar disana, tidak ada kepalsuan. Justin yang juga melihat Novi, tanpa sadar memajukan kepalanya dan menyentuh bibir Novi dengan bibirnya. Novi yang tersentak kaget karena tiba-tiba Justin menciumnya sempat terdiam tapi tidak ada penolakan. Setelah itu dia mengalungkan tangannya di leher Justin mengikuti irama ciuman yang diberikan oleh Justin. Mereka berdua hanyut dalam situasi yang mereka ciptakan, Justin maupun Novi menikmati sentuhan bibir satu sama lain hingga tidak terasa ponsel Justin yang dari tadi bergetar diabaikannya begitu saja. Justin tidak ingin diganggu oleh siapapun, karena menurutnya malam ini malam terindah untuknya dan juga Novi.
__ADS_1