
Saat hari sudah siang, Novi yang baru saja datang ke perusahaan Sanjaya Group dikejutkan oleh suara anak kecil dari arah belakang. Suara yang dihafalnya itu tak lain adalah suara Kayla.
"Mama ". Teriak Kayla sambil berlari kearah Novi.
" Lohh, Kay kesini yaa .. mana orang yang jemput Kayla ". Tanya novi yang mensejajarkan tubuhnya agar mudah berbicara dengan anaknya itu.
Belum sempat Kayla menjawab, suara laki-laki yang dicintainya itu menyapanya. " Hai sayang ". Sapa Justin yang tersenyum kepada Novi.
Melihat Justin datang Novi mendirikan tubuh dan balas menyapa Justin. " Hai juga mas, kok kesini tadi katanya kalian mau jalan- jalan dulu ?".
" Nanti saja jalannya, kami memang sengaja datang kesini untuk mengganggumu bekerja. Iyakan Kay ?" Seru Justin meminta dukungan kepada Kayla.
" Iya ma, bolehkan Kay dan om Justin main kesini ? Kay juga pengen tahu tempat kerja mama yang baru ". Tutur Kayla melihat mamanya.
Novi tersenyum kepada dua orang yang dicintai itu lalu mengajak Justin dan Kayla ikut bersamanya masuk ke perusahaan. Semua karyawan wanita yang melihat Justin tampak terpesona karena ketampanan dan tubuh yang atletis yang dimiliki oleh Justin. Mereka tampak berbisik-bisik satu sama laib dan menebak-nebak siapa laki-laki yang bersama boss mereka itu.
Justin yang merasa diperhatikan oleh karyawan-karyawan wanita itu pun tampak biasa dan cuek. Tidak mempedulikan puluhan mata yang melihatnya disana, dia tetap fokus kepada dua wanita didekatnya yaitu Novi dan Kayla. Diantara karyawan-karyawan itu ada Melly juga disana, tak bisa dipungkiri jika ia juga terpesona dengan ketampanan Justin. Setelah beberapa menit Melly menepis pikirannya itu, cukup baginya mengagumi pasangan orang lain apalagi itu calon suami bossnya.
__ADS_1
Melly merupakan Manager Pemasaran di Perusahaan Sanjaya Group, walaupun ia dari keluarga orang berada tapi ia tidak mau mengandalkan kekayaan orangtuanya. Oleh karena itu, Melly melamar pekerjaan di perusahaan Sanjaya Group, karir bekerjanya lumayan bagus dan akhirnya bisa mencapai posisi sebagai Manager Pemasaran.
Melly sempat menaruh hati kepada Justin sejak pertemuan pertama mereka dulu di sebuah restaurant dimana disana Melly dan Justin sama-sama mengantarkan mama mereka untuk pertemuan arisan. Waktu itu Melly tidak sengaja menabrak tubuh Justin saat hendak keluar dari toilet restaurant.
Flashback on
Bruukk .. Melly menabrak tubuh Justin saat keluar dari toilet. " Aduh .. maaf maaf mas, saya gak sengaja " Ucapnya meminta maaf dan melihat wajah ganteng Justin.
" Gak apa mbak, saya permisi dulu ". Jawan Justin dengan suara datar kemudian masuk kedalam toilet.
Melly yang saat itu terpana dengan ketampanan Justin tidak menghiraukan Justin yang sudah berlalu dari hadapannya.
Setibanya Melly ditempat duduknya, pikirannya masih dipenuhi wajah Justin. Dia membayangkan wajah Justin yang tersenyum melihatnya dan membayangkan hal-hal yang lain tentang Justin. Melihat anaknya senyum-senyum sendiri, Ibu Mega pun membuyarkan lamunan Melly dengan menyenggol lengannya.
Melly tersentak kaget dan menoleh kearah mamanya yang sedang menatapnya itu. " Apaan sih ma, ganggu aja nih ". Ucapnya kesal kepada mamanya.
" Kenapa senyum-senyum sendiri, kau sedang memikirkan apa ?". Tanya ibu Mega yang berbisik kepada Melly.
__ADS_1
" Oya ma, tadi aku ketemu laki-laki. Ganteng banget loh ma orangnya ". Seru Melly namun tetap suaranya kecil yang hanya didengar olehnya dan mamanya.
" Siapa !". Tukas ibu Mega.
Melly lupa menanyakan nama laki-laki yang tadi ditabraknya, sementara dia memikirkan sesuatu tanpa sengaja matanya melihat Justin yang berjalan kearah meja lain.
" Itu .. itu ma orangnya, yang aku bilang ganteng tadi ". ucaonya girang sambil menunjuk kearah Justin yang lewat.
Ibu Mega pun mengikuti arah yang ditunjuk oleh Melly dan setelah menemukan siapa orang yang ditunjuk anaknya itu, sebuah senyuman terbit diwajahnya. " Syukurlah kalian sudah bertemu Mell ". Ujar Ibu Mega lalu meneguk minumannya.
" Maksud mama !". Sahutnya heran.
" Mama sengaja membawamu kesini, laki-laki itu anak teman mama, Itu loh anaknya Diana yang terakhir dan masih lajang juga. Tujuan mama sih mempertemukan kalian, ya siapa tahu cocok kan bisa lanjut kejenjang yang lebih serius ". Tutur Ibu Mega.
" Aku menyukainya ma, siapa namanya ". Tanya Melly yang senang.
" Kalau gak salah namanya Justin. Sekarang giliranmu mendekatinya dan urusan yang lain serahkan kepada mama ".
__ADS_1
" Siap ma, doain Melly ya ma biar Justinya juga gak menolak kalau Melly dekatin ". Ucap Melly meminta doa kepada mamanya.
Selesai mengobrol dengan mamanya, Melly pun kembali memandang Justin yang duduk dimeja yang tidak terlalu jauh dari mejanya. Namanya Justin yaa, aku akan berusaha dekatin dia apalagi dia kan anaknya teman mama. Ganteng gitu gak akan aku biarkan. Gumamnya dalam hati.