
๐ Jangan Lupa di vote ya guys dan beri ratting bintang 5 untuk mendukung author selalu๐๐
Terima kasih.
Justin dan Novi yang masih saling menatap, membuat siska keheranan karena ternyata mereka sudah saling mengenal.
" kalian sudah saling kenal " Tanya siska melihat justin dan novi bergantian.
" Hmm .. " Jawab singkat Justin yang masih menatap novi.
" Iya sis, kami sudah saling kenal " Jawab novi juga kemudian mengalihkan pandangannya ke siska.
" Bang rudy, ikut aku sebentar ". Ajak siska langsung menarik tangan rudy.
Sementara siska dan rudy menjauh, mitha yang melihat Justin masih menatap novi, angkat bicara.
" Novi cantik banget ya kak !". Ledek mitha tersenyum nakal.
" Iyaa " Jawab reflek justin kemudian tersadar.
" Ah, maksud ku semua wanita cantik, kalo aku yang dibilang cantik kan gak mungkin ". Sambungnya lagi.
" Hahaha ... " Ketawa mitha melihat salah tingkah justin.
Novi yang sudah malu dibuat mitha hanya menundukkan kepalanya. Apaan sih mitha ini, buat malu aja nih anak. gerutunya.
Siska yang membawa rudy menjauh sebentar ingin meminta penjelasan tentang semua ini.
" Bang, jangan bilang kalo yang abang maksud teman abang suka sama novi adalah kak Justin !". Tanya siska sambil melirik kearah tempat duduk mereka.
" Hhe .. iya sis " Jawab Rudy menganggukan kepalanya.
" Hah ! Jadi kak Justin benaran suka sama novi ?" Serunya lagi kaget tak lama kemudian dia tersenyum.
Rudy menganggukan kepala lagi, kemudian siska mengajaknya kembali ketempat semula.
Justin dan rudy yang rencananya mau pulang jadi tertunda karena siska menahan mereka. Sementara mereka tengah mengobrol, HP novi berbunyi tanda panggilan masuk. Novi yang melihat layar siapa yang memanggilnya heran.
Mama telepon, tumben yaa biasanya kalo ada perlu mama hanya WA aja. pikir novi.
Tanpa menunggu lama novi meraih HP yang berada di atas meja dan menerima panggilan tersebut.
" Halo ma " Sapa novi
__ADS_1
" Cepat pulang nov, kayla ... kayla ... " Suara mama rena gugup.
" Kayla kenapa ma " Teriak novi dipanggilan sehingga membuat yang lainnya berhenti mengobrol dan mengalihkan pandangan mereka ke novi.
" Ada apa " Tanya mitha tapi gak dijawab oleh novi
" kayla pingsan, setelah nangis2 memegangi perutnya, katanya perut sakit ... cepat pulang ". Jawab mama rena ditelepon.
Novi yang mendengar jawaban mama rena langsung mematikan panggilannya, bergegas pulang.
" Ada apa nov ?" Tanya siska lagi kebinggungan liat sikap novi.
" Maaf, aku harus pulang sekarang, kayla .. pingsan " Jawabnya dengan suara bergetar.
Saat novi hendak pergi , justin yang melihat kondisi tubuh novi gemetaran langsung menahan langkah novi.
" Tunggu, kamu ikut aku aja mobilmu biar rudy yang bawa . "Ucap Justin kemudian berdiri.
Begitu juga dengan yang lainnya Siska, mitha dan rudy ikut pergi bersama Novi dan justin. Novi memberikan kunci mobilnya kepada rudy kemudian masuk ke dalam mobil Justin.
" Buruan mas, aku takut terjadi apa2 dengan kayla ". Pintanya masih gemetaran.
" Iyaa, kamu tenang ya ". balas justin menoleh sekilas ke arah novi.
" Halo ma, bawa kayla sekarang kerumah sakit tempat biasa yaa, kita ketemu disana. Ucap novi gugup kemudian matikan panggilannya.
Setelah itu novi mengirim pesan kepada siska untuk menuju kerumah sakit langsung. Justin yang memperhatikan keadaan novi yang gelisah, tangannya bergetar. Untuk menenangkan novi, justin mencoba memegang tangan novi yang bergetar.
" Heii, tenanglah .. percaya kayla akan baik2 saja nov .. oke ". Ucapnya menoleh ke novi dan memegang tangan novi.
Novi yang merasakan tangannya digenggam Justin, ada rasa nyaman dirasakannya tapi kemudian dia menarik tangannya.
" Terima kasih mas ". Balasnya tapi tatapannya melihat kedepan.
Sesampainya mereka di Rumah Sakit novi segera turun dari mobil dan berlari masuk kedalam, justin yang ditinggalkan pun ikut berlari juga menyusul novi. Novi mencari-cari mama rena ternyata mama rena berdiri di depan pintu ruang IGD.
" Maaa .. " Panggil novi berlari menghampiri mama rena.
" Novi ". Balasnya senang karena anaknya sudah datang.
" Dimana kayla ma ? Apa yang terjadi dengannya ?" Tanya mengebu- ngebu.
" Kayla masih diperiksa di dalam, mama juga gak tau tiba2 kayla teriak kesakitan pegangi perutnya dan setelah itu tidak sadarkan diri ". Jelas mama rena di depan novi.
__ADS_1
" Ini salahku ! Ini salahku ! " Tukas novi gemetaran dan memegangi kepalanya frustasi.
" Nov, tenanglah .. tenangkan dirimu jangan seperti ini menyalahkan dirimu sendiri ". tegur justin yang membalikkan badan novi menghadap dirinya.
" Bener mas, ini salahku .. aku gak bisa jagain kayla dengan benar ". Ucapnya lagi dan kali ini dengan menangis.
Justin yang gak tega melihat novi seperti ini langsung memeluk tubuh novi menenangkan dirinya. Tidak ada penolakan dari novi dan tidak ada juga balasan pelukan yang diberikan novi. Selang beberapa waktu siska, mitha dan rudy datang. Mereka melihat Novi, Justin dan mama rena berdiri di depan pintu ruang IGD.
Secara bersamaan pintu ruangan terbuka dan keluar seorang dokter wanita.
" Orangtua pasien ". Ucap dokter tersebut.
" Saya dok, bagaimana dengan anak saya dokter ? Apa yang terjadi dengannya ? " Tanya novi menghampiri dokter tersebut.
" Anak ibu mengalami usus buntu akut, dan besok harus segera di operasi karena kalau terlambat akan mengakibatkan ususnya pecah dan menyebar di dalam perut". Jelas dokter menatap novi.
" Usus buntu ! Operasi ! " Sahut novi kaget
" Iya bu, anak ibu harus di operasi besok ".
" Lakukan yang terbaik untuk anak saya dok ". ucap novi memegang tangan dokter.
Ada rasa ketakutan dalam dirinya karena kayla harus dioperasi diumurnya yang memasuki 4 tahun.
" Silahkan ibu urus administrasi terlebih dahulu di bagian sana ". Tunjuk dokter wanita itu. " Saya permisi ". Sambungnya.
Tanpa berlama-lama novi berjalan ke arah bagian administrasi ditemani justin. Pikirnya agar cepat diproses pengobatan untuk kayla.
Setelah selesai mengurus administrasi, kayla dipindahkan diruangan rawat inap VIP. Kayla yang masih tidur dengan wajah pucatnya membuat novi merasa kasihan, rasa bersalahnya timbul lagi.
" Kayla sayang, maafin mama yaa karena gak jagain kamu dengan bener nak .. " Ucapnya sambil memegang tangan kayla dan mengusap pipi kayla.
" Nov, kami pamit pulang dulu ya, janji besok kami kesini lagi .. " Pamit mitha yang datang menghampiri novi di samping tempat tidur pasien.
" Iyaa, makasih sudah temenin disini. Kalian hati2 ya " Balasnya memandang mitha dan siska.
Kemudian merek bertiga berpelukan, mitha dan siska memberikan semangat untuk novi agar selalu kuat menghadapi apapun termasuk kuat melihat keadaan kayla saat ini. Tak lupa mitha dan siska juga mencium dahi kayla sebagai tanda sayang merek kepada anak sahabat mereka.
" Bang rudy, ikut pulang !". Tawar siska yang melirik kearah rudy.
" Pulanglah duluan, aku masih tetap disini ". perintah justin kepada rudy
Rudy hanya menganggukan kepalanya tanda setuju, lalu mendekat kepada siska.
__ADS_1
" Sis, bawa aja mobil ku sekalian antarin mama ku pulang ya ". Pinta novi. " Mama pulang aja ya biar aku yang disini jaga kayla ". Sambungnya meminta mama rena istirahat dirrumah aja.